Monday, May 25, 2020

# culinary # recipe

Ini Dia Masakan Lebaran yang Klasik dan Nikmat Disantap!

Indonesia tak hanya dikenal dengan kebudayaannya saja, melainkan juga berbagai jenis makanan tradisional yang dimiliki oleh setiap daerah mulai Sabang sampai Merauke. Lebaran atau Hari Raya Idulfitri identik dengan makan ketupat, rendang, kari ayam maupun opor, sambal goreng kentang, sayur godok dan sebagainya. Teman-teman masak apa di momen lebaran? Kali ini aku mau bercerita tentang sajian khas Idulfitri yang khusus aku buat untuk keluarga tercinta 😃

masakan lebaran yang klasik dan nikmat disantap nurul sufitri travel lifestyle blogger kuliner resep rendang ayam kari sambal goreng kentang resep



masakan lebaran yang klasik dan nikmat disantap nurul sufitri travel lifestyle blogger kuliner resep rendang ayam kari sambal goreng kentang resep
Aneka Bumbu Masakan Lebaran

Masakan Lebaran yang Klasik dan Nikmat Disantap 

Rendang 

Teman-teman mungkin ada yang belum tahu, ternyata bumbu alami rendang itu bersifat sebagai antiseptik. Jadi bisa membunuh bakteri patogen sehingga menjadi bahan pengawet alami. Lebaran tahun ini aku memasak rendang daging sapi sebanyak 4 kg. Banyak amat ya? 😄 Aku, anak-anak dan suami memang doyan makan jadi ga perlu khawatir ga bakal habis.


masakan lebaran yang klasik dan nikmat disantap nurul sufitri travel lifestyle blogger kuliner resep rendang ayam kari sambal goreng kentang resep
Rendang dan Ketupat Lebaran

masakan lebaran yang klasik dan nikmat disantap nurul sufitri travel lifestyle blogger kuliner resep rendang ayam kari sambal goreng kentang resep
Daging Sapi 4 kg


Sekilas Tentang Rendang

Rendang merupakan masakan yang terbuat dari olahan daging, dimasak dengan bumbu rempah yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Kata ‘rendang’ sendiri berasal dari ‘merendang’ yang artinya memasak lambat. Secara tradisional, hidangan ini dimasak selama 3-7 jam dengan api kecil di atas kayu bakar. 

Awalnya, orang-orang Minangkabau di Sumatera Barat memasak rendang dengan daging kerbau, bukan ayam atau daging sapi seperti sekarang ini. Alasannya sih daging kerbau itu keras dan alot, jadi cocok untuk waktu masak yang lama, yang dibutuhkan untuk rendang.

masakan lebaran yang klasik dan nikmat disantap nurul sufitri travel lifestyle blogger kuliner resep rendang ayam kari sambal goreng kentang resep
Bumbu Rendang Alami dalam Wajan

masakan lebaran yang klasik dan nikmat disantap nurul sufitri travel lifestyle blogger kuliner resep rendang ayam kari sambal goreng kentang resep
Proses Memasak Rendang Sapi dan Ayam Kari

Memasak rendang biasanya menggunakan bumbu-bumbu alami. Zaman sekarang sudah banyak tersedia berbagai bumbu instan yang berkualitas. Jadi ga ada alasan buat kita malas membuatnya hehehe. Aku pribadi sudah cocok dengan bumbu Bamboe dan Indofood untuk membuat makin percaya diri memasak. Mamahku sih yang awalnya merekomendasikan merk bumbu instan ini.
 

Ayam Kari 

Ayam dimasak bumbu apa aja aku selalu suka apalagi nasi ayam hainan, yang penting harus matang tentunya. Nah, di lebaran kali ini aku bikin ayam kari cukup seekor ayam aja, sedangkan yang 2 ekor diungkeb bumbu ayam goreng kuning. Sebenarnya aku agak rancu antara kari dan opor soalnya mirip begitu sih hihihi.

masakan lebaran yang klasik dan nikmat disantap nurul sufitri travel lifestyle blogger kuliner resep rendang ayam kari sambal goreng kentang resep
Ayam Kari

Sepertinya air karinya kurang banyak sehingga setelah dipanaskan 2-3 kali airnya menyusut ga bersisa wkwkwkwkw 😂 Ah, yang penting rasanya makin nikmat, makan ga bersisa. Apa rahasia enak membuat kari ayam? Ayam goreng cabai hijau juga aku sering buat di hari-hari biasa.

Bumbu-bumbu alami jangan sampai ketinggalan ya, mestipun kini sudah banyak bermunculan aneka bumbu instan segala rasa. Daging ayam yang digunakan juga harus yang segar, ga alot. Daun jeruk, sereh, dan bumbu lainnya serta santan kelapa mesti pas sesuai selera.

Sambal Goreng Kentang Spesial

Masakan yang satu ini sih sering kubuat sehari-hari. Jadi sudah ga aneh lagi dan sambal goreng kentang adalah masakan andalanku. Enak sih, jadi aku berani dong kalau mesti bagi-bagi makanan hehehe 😀 Kalau sambal goreng kentang disajikan di hotel, biasanya ga aku lewatkan untuk mencicipinya.  Ini dia resepnya!

masakan lebaran yang klasik dan nikmat disantap nurul sufitri travel lifestyle blogger kuliner resep rendang ayam kari sambal goreng kentang resep
Sambal Goreng Kentang Spesial


Bahan-bahan: 
- Kentang 1kg 
- Udang ¼ kg 
- Daging sapi ¼ kg 
- Bawang Bombay 1 siung 
- Bawang putih 
- Bawang putih 
- Cabai rawit 
- Cabai hijau 
- Saus tiram 
- Garam 
- Minyak goreng 

Cara membuat:
- Kupas kentang dan cuci hingga bersih lalu potong kotak sesuai selera. 
- Goreng potongan kentang hingga ¾ matang, angkat tiriskan. 
- Bersihkan udang dan goreng hingga kekuningan. 
- Rebus daging hingga matang/empuk, tiriskan. 
- Bumbu bisa diulek atau diiris tergantung selera kemudian ditumis hingga harum. 
- Masukkan daging, udang dan kentang, aduk merata. 
- Sajikan di piring, taburi dengan bawang goreng dan daun bawang. Santap selagi hangat. 

Sambal Goreng Terasi 

Nah, kalau sambal sih memang sudah menjadi kebutuhan makanan sehari-hari. Biasanya aku sedia stok sambal goreng terasi untuk 2-3 minggu dan disimpan di kulkas supaya tahan lama. Cabai yang digunakan ada cabai merah keriting dan cabai rawit orens, malah terkadang dimasukkan juga beberapa buah cabai hijau.

masakan lebaran yang klasik dan nikmat disantap nurul sufitri travel lifestyle blogger kuliner resep rendang ayam kari sambal goreng kentang resep
Sambal Goreng Terasi

masakan lebaran yang klasik dan nikmat disantap nurul sufitri travel lifestyle blogger kuliner resep rendang ayam kari sambal goreng kentang resep
Cabai Merah dan Cabai Rawit Orens
  
Bahan-bahan: 
- Cabai merah keriting
- Cabai rawit orens
- Bawang merah
- Bawang putih
- Tomat 3 buah
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Terasi sangrai

masakan lebaran yang klasik dan nikmat disantap nurul sufitri travel lifestyle blogger kuliner resep rendang ayam kari sambal goreng kentang resep
Bahan Smabal Goreng Terasi Direbus

masakan lebaran yang klasik dan nikmat disantap nurul sufitri travel lifestyle blogger kuliner resep rendang ayam kari sambal goreng kentang resep
Sambal Ulek


Cara membuatnya: 
- Didihkan air dalam panci.
- Masukkan semua bahan sambal, biarkan hingga layu kemudian angkat.
- Ulek bawang merah dan bawang putih hingga merata kemudian masukkan bahan lainnya.
- Siapkan wajan dengan minyak goreng secukupnya, panaskan lalu tumis sambal ulek.
- Masak hingga harum. Sambal goreng terasi siap dihidangkan. 

Aku sih lebih suka sambal terasi yang ulekannya kasar terutama cabai dan tomatnya. Sebisa mungkin aku ga menggunakan blender ketika membuat sambal seperti ini karena teksturnya beda. Kalau teman-teman gimana? Siapa tim sambel diblender, siapa demen sambel yang diulek tangan? 😍

Alhamdulillaah acara masak-memasak menu lebaran tahun ini semua bergotong-royong. Aa Rahmad, Teteh Rafa dan ayang Fakhri membantu sepenuhnya, sampai aduk-aduk daging di wajan jumbo. Lelah tapi bahagia karena bisa menikmati hasil karya sendiri. In sya Allah kalau ketemu lebaran di tahun depan, kami bakalan bikin sajian Idulfitri yang lebih maknyus lagi aamiin 😊






78 comments:

  1. Rendanya menjadi menu wajib saat lebaran
    Kemarin juga masih membuat menu rendang, walau hanya dimakan untuk keluarga sendiri. Habis tak ada tamu atau tak menerima tamu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, kalau ga bikin dan makan rendang kayak kurang afdol hehehe :D Iya sih, aku rendang 4 kg habis dimakan berempat aja wkwkwkwkw :)

      Delete
  2. Wah mantap Mbak Nurul, cuma habis lebaran ini perut saya sering panas, karena kebanyakan rendang sama karbohidrat hahahhaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha makasih, Mas Zaki. Iya nih kalorinya buanyaaak juga ya masakan lebaran hihihi kudu langsung olahraga biar langsing :D

      Delete
  3. memang mbak nurul ini suka masak ya, aku kalau banyak suka bumbunya gak kerasa, amkanya lebaran ini krn gak mudik dan gak ada anak2 pula, aku pesen ke orang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, suka masak. Yaaa...learning by doing sih ga hobi amat hehehe. Oh gitu, ya ga apa2 pesan ke orang lain kok. Praktis.

      Delete
  4. aduh sambelnya bikin enak....

    ReplyDelete
  5. Aduuuh itu sambalnya menggoda. Emang sambal enakan pakai terasi ya. Kalau ga pakai terasi rasanya ada yg kurang.kmrn sempet bikin tapi ga pakai terasi. Kurang nendang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya hehehe kudu pake terasi deh pokoknya, rasanya lebih mantap!

      Delete
  6. sambal goreng kentang ini favorit aku, kalau ada acara kantor trus dapet nasi kotakan dan lauk sambel goreng ati, pasti abis duluan si sambel goreng kentang ini, cuman sayang kalo dapet gratisan isinya dikit hahaha
    kalo di jember, biasanya dicampur sama ati ayam. jadi disebutnya sambel goreng kentang ati

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss! AKu ga doyan hati sih wkwkwkwkk :) Iya biasanya di nasi kotak hampir selalu ada sambal goreng kentang :D

      Delete
  7. Mbak Nurul sepertinya chef professional nih, masakannya uenak semua.
    Lebaran kali ini buat saya sedikit beda, karena saya ga buat rendang, biasanya juga buat rendang pake bumbu jadi, kali ini hanya masak gulai buncis tauco.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe..ah bisa aja mbak :) Ini mah cuma masakan harian :D Gulai buncis tauco juga mantab mbak :) SIp thanks :D

      Delete
  8. semuanya tidak enak, tapi SANGAT weunaaak….
    Jadi ngiler…..lapar...hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe :) Bayangin aja deh soalnya udah habis semua wkwkwkwk, thanks mas.

      Delete
  9. Ya ampun ini masakan endol kalau mpo main kerumah. Pasti begah nih. Banyak pilihan yang harus di makan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihih sini mpok :D Perut kenyang, hati senang tentunya :)

      Delete
  10. Wow rendang dagingnya menggoda sekali mbak, jadi pengin nyicipin. Tapi empat kilo apa ngga kebanyakan ya.😅

    Kalo kari ayam malah istri saya jarang bikin, seringnya bikin ayam crispy atau ayam opor. Nah, kalo sambel terasi goreng malah sering bikin, bisa seminggu 3x. Tapi seringnya jadi panas dalam.😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sih 4 kg rendang memang banyak hehehe :) Ga nyampe seminggu udah habis kita makanin kok alhamdulillaah :D

      Delete
    2. Tapi masih kalah sama tetangga saya, 5 kilo habis dalam tiga hari mbak. Katanya kalo makan nasi cuma secentong tapi dagingnya setengah kilo.🤣

      Kalo aku paling setengah kilo, itu juga habis 3 hari. Mau beli banyak harganya mahal, maklum lebaran, apa-apa naik.😅

      Delete
    3. Hahahaha 😂😂😂 Enak kok nyetok rendang. Makin dipanasin makin nikmat rasanya hihihi.... Kemaren tuh 130K per kg nya 😁

      Delete
    4. Wah disini 150k, itu juga hampir ngga kebagian. Jadi aku ceritanya agak siang jam 8 ke pasar, eh ternyata tukang daging sudah laku semua, ada 4 kali ke tukang daging baru dapat dagingnya, padahal mahal tapi tetap ludes.

      Anehnya, ayam sama ikan malah jarang pembelinya.😅

      Delete
    5. Hehehehe :) Waktu itu ayam seekor rata2 cuma 35K, mas. Jauh2 hari pesen daging rendangnya, malah udah dipotongin tau beres aja :D

      Delete
  11. Aduh kok jadi lapar lihat rendangnya :)_. Salam kenal, Mbak.
    Saya biasanya lebaran pulang ke Medan tapi krn PSBB jadi ya cukup di Jakarta saja, dan gak masak juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga :) Iya sih kalau momennya ga bisa masak ga apa2 beli rendangnya di warung nasi padang aja hihihi :D

      Delete
  12. Iya bener juga ini menu lebaran tuh klasik tapi memang selalu nikmat untuk disantap ya mbak. Aku kalau lebaran tuh favorit banget sama opor, rendang dan gulai. Tahun ini aku gak masak karena dimasakin sama mamahku jadi kemarin tuh bawain beberapa menu lebaran dari mamahku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masakan mmah emang paling terasa nikmat yaaa :) Masakan lebaran klasik selalu dinanti :D

      Delete
  13. Mbaa...terima pesanan gaak?
    satu paket lengkap yaaks hahahaa...pake ketupatnya juga
    gambarnya bikin perut krucuk2...pingin nyomot nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha oh tidaaks wkwkwkwk :D Ngebayangin aduk2nyaa hahaha :D

      Delete
  14. Meriah banget mbak hidangan lebarannya apalagi kari dan sambal terasi, yummi.. mupeeng..seru ya bergotong-royong bikinnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kudu meriah biar seruu makanannya hahaha :D

      Delete
  15. Menu kita hampir sama utk Setiap Lebaran, ya. Bedanya kami gak bikin sambel terasi (sambelterasinya buuanyaaak amat ya. Tp th inibkarena ada tamua si Covid 19, bunda sama sekali gak madak apa2. Cuma pesan aja ketupat + sayurnya dan opor ayam karena adanya himbauan #DiRumahAja jd bunda order makanan utk kirim ke tetangga non Muslim. Bunda tdk izinkan anak cucu datang ke rmh bunda demi menjaga kesehatan bunda dan anak-cucu. Tak ada snak yg mencicipi ketupat lengkap dengan teman2nya, tp yg rumahnya dekat bunda kirim via GoSend. Benar2 suasana Lebaran tahun ini tetamat unik. Kue lebaran sejoli Kastengels dan kue nastar. Kl ini tetap tidak boleh absen dari meja di ruangan tamu. Md2an th depan bunda masih bisa menyediakan hidangan lebaran seperti biasa. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss yuk bun :D Iya sambel terasi laku bun, suami dan anak2 demen sabal dan tiap kali makan pasti pakai beberapa sendok deh hihihi :D Iya silaturahim jarak jauh aja buat anak2 dan cucu2 ya bunda Yati. Semoga sehat selalu aamiin :)

      Delete
  16. Wah Banyak banget bikin rendangnya mbab..kebayang capek ngaduknya heuheu sy sekilo ada 2 jam nih pegelnya baru ilang setelah dikerokin hahahah *efek umur kayaknya*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa seru dong dari siang sampai malam, aduk bergantian aku dan suami :)

      Delete
  17. Ya ampun, mak, aku iri lihat makanan sebanyak itu bisa bikin sendiri. Baca ini pagi-pagi, langsung ngiler dan lapar jadinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha pas lagi kreatif dan niata aja ini alhamdulillaah :D

      Delete
  18. Lebaran kemarin aku ga da rendang, Mak. Jadi pengen ke warung nasi padang beli aaah hahaha. barut au juga ternyata jadi antispetik. Ini sih antispetiknya nyenengin :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkwkwk ga apa2 teh, yang penting tetap menikmati rendangnya meskipun beli :D

      Delete
  19. Duhhh autoinget punya cabai rawit rada banyak dan stock tomat juga. Bawang pun lagi melimpah cz lagi muce banget dimari. Abis ini cuss bikin ahhhh. Bikin sambel ajah. Soalnya kalo daging2an, aku gak pernah stock dan amat jarang masaknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau punya stok sambal mah enak, buat dimasak apa aja cocok :D AKu juga jarang masak daging, suka nyangkut di gigi hahaha :D

      Delete
  20. Auto ngiler dan bring me back to The memories lebaran di rumah Mama. . Dan Skrg pun aku termasuk yg suka menu2 klasik gini buat jamuan lebaran rasanya lebih nggak terlupakan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali :D IYa, masakan klasik buat lebaran kayaknya biar afdol aja gitu hehehe :D

      Delete
  21. Meskipun bukan berasal dari Sumatera barat, tapi dari dulu setiap hari raya pengolahan daging sapi ya di rendang. Suka aja sama olahannya yang dominan rempah
    Mba, Nurul banyak juga ya hidangannya..wuahhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya hahaha anak2 dan suami makannya banyak :) Biar pada begah hihihi :D

      Delete
  22. Rendang itu betul-betul masakan klasik yg wajib ada saat lebaran. Masakan terenak sedunia yg masaknya penuh perjuangan dan penuh filosofi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya :) Bener banget. Rendang kita oke punya ya.

      Delete
  23. Aku juga lagi keranjingan bikin sambel niih, kak..
    Tapi...aku tim blender.
    Sedih akutu...karena ulekan aku kecil ((banyak alesan, hahaha))

    Ini masakannya lengkap dan lezaatt~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe kalau aku sih sukanya sambal yang diulek ga terlalu hancur jadi masih terasa teksturnya :)

      Delete
  24. Duuh liat rendang, jadi lapar. Lebaran tahun ini nggak makan rendang sama sekali. Soalnya nggak mudik. Mau masak sendiri, nggak bisa. Hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mudah2an lebaran tahun depan mbak bikin rendang sendiri ya hehehe :D

      Delete
  25. Entaj sejak kapam setiap lebaran suka masak rendang walau pakai bumbu instan. Hehe... Tapi gak pernah banyak karena daging kambing lebih menggoda. Maklum saja di kampungku warganya lebih tertarik daging kambing. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh gituuuuu :) AKu juga tambah pakai bumbu instan kok. Tetap bumbu alami sih harus dong hehehe :) Aku doyannya daging sapi.

      Delete
  26. Ya Allah, saya jadi laper pagi-pagi. Apalagi lihat sambelnya, saya demen banget sama sambel sih😍.
    Tapi belum pernah makan rendang, padahal katanya rendang itu salah satu makan paling enak dari indonesia. Kayaknya kapan-kapan harus nyobain juga ya😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss! Sama2 penggemar sambal. Ah, masa sih mbak belum pernah nyobain rendang? Sip, yuk bikin atau beli deh :D

      Delete
  27. Tengah malem gini lagi laper terus ngelihat foto rendang tuh gimana dehh huhu. Langsung laper mbaakk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cuuuuzzz...beli rendang ke warung nasi Padang deh hahaha :D

      Delete
  28. Udah bikin banyak2 tapi gak ada tamu nih bu. Pada takut.

    btw. Selamat idul fitri. Minal aidin wal faizin ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohon maaf lahir batin. Dinikmati buat keluarga aja hehehe :)

      Delete
  29. Bacanya bikin laper dan baperrr. Baper karena biasanya kalo lengkap kekgini hidangannya berarti saya ada di rumah mama atau mertuaa. Huaaa. Kemarin nahan-nahan ga mudik dan ga akan mudik sampai awal tahun paling ga kata suami.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mudah2an corona segera lenyap dari muka bumi supaya kita bisa bersilaturahmi dan makan2 bareng lagi aamiin.

      Delete
  30. Wuaduuh .. lihat sambal terasi langsung mupeng sekaligus .. hihihi .. maaf mau terus terang tentang 'kebiasaan' anehku, ya ... Tiap kali lihat sambal baik di foto atau juga langsung, kupingku reflek gatal luar biasa, kak 🙉 .., rasa gatal yang timbul ngilang sendiri setelah makan sambal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh yaaaa? Masa dih, Mas Hino? Wkwkwkwk lucu juga. Hahaha ngakak jadinya. Ya udah ga apa2 tetap makan sambal gatel2 juga ok.

      Delete
  31. ngeliat gambar untuk nelen ludah sendiri mbak, rendang nya itu ga tahan, menggoda banget minta diicip, haha

    ReplyDelete
  32. Menunya sama persis dengan di rumahku mbaaak. Cuma tahun ini karena ibuku masih belum bisa move on dari kepergian ayah, jadi beliau bilang nggak akan masak macam-macam. Biasanya sih menunya persis plek ketiplek kaya yang di-share mbak Nurul ini.

    Tahun ini menu kami hanya ketupat, opor ayam, rendang, dan sayur kacang aja. Bikin rendang pakai bumbu Bamboe itu enak ya mbak? Aku soalnya nggak pede kalau udah masakan model gini. Takut gagal gitu. Biasanya kalau ada daging langsung kuserahkan ke ibu dan beliau yang masakin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya mb Tya pasti keingetan ayah pas makan rendang dan menu lebaran lainnya :) Iya enak pakai bumbu Bamboe. Iya mamanya hebat deh kalau soal masak-memasak :D

      Delete
  33. Wow banyak banget masak rendangnya, Mba Nurul :D Dulu waktu masih ada nenek juga masak rendang sebanyak itu, campur hati sapi juga. Kalau sekarang gak sanggup ngaduknya, haha... BTW sambal terasinya juga banyak ya, enak buat makan ketupat :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa hahaha :) AKu ga doyan hati sih wkwkwkwkw :) Iya kita kan penggemar sambal :)

      Delete
  34. kalau menu masakan lebarannya seperti ini bakal betah ngga kemana mana selama lebaran inih hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya mas, di rumah aja udah kenyang banget ya 😂😂

      Delete
  35. Mengingatakan saya pada lebaran yang lalu, dimana kemarin tak dapat mudik, tak dapat pulang kampung sampai sekarangpun tak dapat pulang sudah sekitar 6 bulan lamanya tak pernah tengok emak bapak di rumah .... kangen

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga corona segera menghilang ditelan bumi supaya kita semua bisa bersilaturahmi kembali dan makan enak sajian khas lebaran ya aamiin.

      Delete
  36. Ya ampuuuun aku ngebayangin itu sambel diulek tangan, lgs pedeeeees 2 hari mbaaa hahahahha. Aku prnh ngulek cabe dikit aja, panasnya ga ilang2 di kulit :D. Apalagi sebanyak itu :D.

    Mirip nih hidangan lebaran kita. Tp itu kalo mama yg masak yaaa. Aku mah THN ini pesen dr temen2 semua :p. Tp kalo mama ditambah Ama tauco. Udh kebiasaan org Medan kalo hidangan lebaran wajib ada tauco :D. Itu aku msh inget banget, kalo udh masak tauco, cabe ijo dan merah diiris banyaaaaak byangettttt. Dan hrs diiris miring biar cantik kata mama. Itu jg bikin panas hahahaha. Makanya aku pribadi kalo sambel, blender ajalah. Biar aman :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahha iya yang ngulek tuh ART akuh kalau urusan sambal sih. Soalnya kita lebih suka yang cabainya masih kasar gitu, ga demen yang halus wkwkwkwkw :) Kalau bumbu masakan ya diblender aja biar cepet. Oh gitu ya orang Medan suka pakai tauco ciri khasnya. Mantap deh mbak Fanny :D

      Delete

Terima kasih atas kunjungan teman-teman :) Semoga betah membaca kisah seru dan penuh memori di blogku ini. Silakan tinggalkan pesan, kesan maupun saran. FYI, seluruh komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu. Oh ya, komentar dengan link hidup tidak akan aku munculkan.