Thursday, July 11, 2019

# Arab Saudi # traveling & culinary

Berkunjung ke Jabal Rahmah di Padang Arafah


Apa kabar, teman-teman? Kali ini saya mau melanjutkan cerita saat beribadah umroh bersama suami beberapa waktu lalu. Kami berwisata religi di beberapa tempat, salah satunya ke Jabal Rahmah. Jabal Rahmah dikenal juga dengan nama Bukit Kasih Sayang, merupakan sebuah tugu peringatan yang didirikan untuk mengenang tempat bertemunya nenek moyang manusia yaitu Nabi Adam dan Siti Hawa di muka bumi.

Di hari yang sama, Minggu, 5 Mei 2019 saya, suami dan rombongan jamaah lain berkunjung ke Jabal Tsur, Jabal Uhud dan Jabal Rahmah ini. Cuacanya terang benderang, panas tentunya namun ga menyurutkan semangat kami yang penasaran dengan tempat bersejarah Islam yang rasanya kurang afdol jika terlewatkan 😃



berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review



berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Bersama Aa Rahmad di Jabal Rahmah

Berkunjung ke Jabal Rahmah

Kami menyusuri jalan raya yang di kanan dan kirinya bukit bebatuan, kendaraan lalu-lalang beroda empat. Rupanya selama berada di Arab Saudi ini saya ga melihat motor dan semacamnya. Apa mungkin saking makmurnya negeri ini maka maysrakat ga butuh motor? Hhmm... 😀 Kalau dahulu katanya sih pohon-pohon ga tumbuh di tanah Arab, kini semakin banyak terlihat di beberapa tempat. 

Entahlah, kabarnya keadaan seperti ini dengan makin hijaunya tanah Arab, apa mungkin sebagai tanda kiamat sudah dekat? Ah, kok jadi serem ya? Di dalam bus menuju lokasi, kami mendengarkan muthowwif Ustadz Ali menuturkan kisah sejarah Jabal Rahmah. 

berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Ustadz Ali Menceritakan Kisah Jabal dan Arafah


  

Padang Arafah  

Arafah merupakan daerah terbuka dan luas yang letaknya di sebelah timur luar kota suci umat Islam di Makkah, Arab Saudi. Di padang yang luas ini, tepatnya pada tanggal 9 Dzulhijjah (penanggalan Hijriyah) akan berkumpul berjuta-juta umat Islam dari pelosok dunia untuk melaksanakan inti ibadah haji, ibadah wukuf. Sejak lama Arafah ditanami lebih dari 100.000 pohon untuk menyejukkan kawasan.


berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Di Bawah Peta Padang Arafah

Arafah diambil dari kata akar yang mempunyai arti mengenal atau mengakui, karena di sini sudah seharusnya manusia mengenal jati diri dan menyadari dosa-dosanya. Dari literasi lain disebutkan juga bahwa Arafah berarti pengetahuan. Arafah menjadi tempat berjumpaan Nabi Adam dan Siti Hawa untuk memiliki rasa saling memahami dan itulah syarat pengetahuan yang pertama.

Jabal Rahmah 

Jabal Rahmah berada di kawasan Padang Arafah, Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menghimbau peziarah maupun jamaah umroh/ haji untuk ga memberikan penghormatan berlebihan di sini. Jadi ga boleh tuh mencium tugu penanda, menuliskan nama, meninggalkan foto di bukit, karena dahulu Rasulullah ga melakukan hal tersebut.

Jabal Rahmah adalah bukit bebatuan yang tingginya sekitar 70 meter. Di bagian tengah terdapat tugu atau monumen yang terbuat dari beton persegi empat berwarna putih dengan lebar 1,8 meter dan tingginya 8 meter. Jabal Rahmah berasal dari kata rahmah yang berarti kasih sayang. Di sinilah temat terjadinya tiga peristiwa penting bagi peradaban umat Islam. 




berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Saya Berada di Jabal Rahmah

berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Aa Rahmad di Jabal Rahmah

berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Foto Berdua

Tiga Peristiwa Penting Bersejarah di Jabal Rahmah 

Sebagai umat muslim, sejujurnya saya belum tahu banyak mengenai sejarah Islam. Ketika kecil dulu, guru agama pernah menceritakan kisah para nabi dalam penyebaran Islam, mukjizat yang iberikan Allah SWT kepada nabi-nabi dan sebagainya. 

Tentu beda rasanya, cerita dari guru, hasil membaca buku dengan berkunjung langsung ke tempatnya. Rasa haru menyelimuti jiwa dan raga. Ga menyangka sebelumnya kalau ternyata saya dan suami bisa berada di sini. 

Tempat Bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa 

Pada awalnya mereka berada di surga, namun karena melanggar perintah Allah SWT maka mereka dikeluarkan dari surga dan ditempatkan di bumi. Menurut kisahnya, berpuluh-puluh tahun Nabi Adam dan Siti Hawa berdoa dan memohon ampun kepada-Nya. Akhirnya Allah SWT menerima taubat mereka dan mempertemukan kembali di Jabal Rahmah untuk melanjutkan hidup, memiliki keturunan hingga akhir zaman. 

Mimpi Nabi Ibrahim AS 

Nabi Ibrahim AS senang berkurban sejak masih muda. Bahkan hingga ratusan ternak dikurbankan demi menjalankan perintah Allah SWT. Suatu hari terucaplah,”Jangankan ternak, apapun yang aku miliki jika Allah menghendaki maka akan kuberikan”. 

Rupanya ucapan tersebut didengar Allah dan menjadi mimpi bagi Nabi Ibrahim. Di dalam bunga tidur hingga tiga kali kala itu, beliau menyembelih anak kesayangannya, Ismail untuk dijadikan kurban. 

Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, Ibrahim berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!. Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu, In sya Allah engkau akan mendapatiku orang yang sabar,” (TQS Ash Shaffat:102). 

Turunnya Wahyu Terakhir Kepada Rasulullah SAW 

Teman-teman, momen inilah yang saya dan jammah bersedih hati. Diceritakan bahwa di Jabal Rahmah Rasul memberikan dakwah tentang kesempurnaan agama Islam. Semua umat muslim berbahagia tapi berbeda dengan kedua sahabat beliau. Umar bin Khattab dan Abu Bakar Shiddiq justru menangis karena mendapat firasat buruk akan ditinggalkan Rasulullah. 

Risalah yang diemban Rasulullah disampaikan dengan jelas, syariatnya lengkap. Allah ridha dengan ajaran yang dibawa Rasulullah ini untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia hingga akhir zaman. Semoga Allah selalu mendampingi kita dan memberikan pedoman dalam menjalani hidup, aamiin. 



berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Keramaian Jamaah di Jabal Rahmah


berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Suasana di Jabal Rahmah

Ada Kedai Es Krim di Jabal Rahmah 

Teman-teman, ketika saya dan suami sudah ‘berkeliaran’ di dasar bukit, foto-fotoan dan menikmati keindahan Jabal Rahmah, rasa lelah menghampiri. Cuaca panas membuat rasa haus melanda, butuh sesuatu untuk relaksasi tenggorokan yang kering. Ternyata ada kedai es krim di sini 😍


berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Keramaian Pengunjung Jabal Rahmah
berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Makan Es Krim di Jabal Rahmah

Es Krim Rasa Vanila, Cokelat dan Stroberi 

Aha! Mungkin baru datang pas kami sedang berada di bukit bebatuan, jadi tadi belum terlihat kedai es krim ini. Harga per mangkok kecil (cup) yaitu 5 Riyal atau kurang lebih Rp 20.000,- 😄 Rasanya ya seperti es krim pada umumnya sih. Saya minta 1 cup rasa vanila, cokelat dan stroberi. Yang jelas cepat lumer karena panas sekali waktu itu, jadi mesti cepat-cepat dihabiskan. 

berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Es Krim di Jabal Rahmah

Banyak jamaah yang membeli es krim yang dijual di mobil bak ini. Untunglah antreannya sedikit, jadi ga kelamaan ngiler melihat varian es yang ditawarkan. Tapi suami saya ga beli sih, icip sedikit aja. Kurang doyan manis katanya, soalnya cukup lihat saya aja udah manis gitu hihihi 😍


berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Bersama Jamaah Alhijaz Indowisata (Foto: Mbak Septina - Alhijaz)

Alhamdulillah, kunjungan ke Jabal Rahmah pun berakhir dan kami kembali menuju bus untuk melanjutkan perjalanan berikutnya. Kami hendak ke hotel dan mencicipi kuliner Arab lainnya. Tunggu kelanjutan cerita saya di judul berikutnya ya. Terima kasih dan sampai jumpa! 



26 comments:

  1. tumben ini blum ada yg komen, apa blm aprop? biasanya kalau mampir sini , pasti dan banyak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halooooo, Mas Munaji apa kabar? Jadi yang pertama komen ya di judul ini hahahaha :) Siiip...dtunggu aja ntar juga menyusul yang lainnya. Tq ya :D

      Delete
  2. Peristiwa penting di jamal rahmah, oh ternyata adam dan hawa dulu bertemunya disana. saya baru tahu.
    Ih jadi serem jika semakin menghijau pertanda kiamat semakin dekat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. IYa, Mas Djangkaru. Duluuuuu Nabi Adam dan Siti Hawa tuh bertemu di Jabal Rahmah dan punya anak2. Nah iyaaa katanya sih makin menghijau tanah Arab, jadi pertanda kiamat makin dekat. Hhhhhmmmm.....

      Delete
  3. kapan ya nyampe situ pengen banget rasanya,,,semoga saya segera diumrohkan amiiiiin hehehehehe

    ReplyDelete
  4. Masya Allah, kapan ya aku bisa merasakan umroh kayak Mbak Nurul.
    Ditunggu cerita lainnya ya mbak. Selalu menyenangkan klo baca cerita berkunjung ke tanah Mekah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, semoga Melly suatu hari nanti bisa berkunjung ke Tanah Suci ya 😊 Iyaaaa nantikan kisah selanjutnya.

      Delete
  5. Jabal Rahmah ini benar-benar bebatuan ya, bukan seperti bukit batu yang maaih ada tanah-tanahnya gitu.


    Wah, masuk surga sih itu penjual es krim dagang di sini. Kurang nilmat apa coba makan es krim di tengah cuaca panas begitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bebatuan dan kering trus puanaaas pake bingits 😁😁 Semoga masuk surga tukang es krim dan semua jamaah aamiin.

      Delete
  6. Mbak, Jabal Rahmah membuat saya kembali berfikir tentang hakikat hidup sekali lagi. Sungguh sebuah tanda dari sebuah perjuangan yang tak pernah putus asa. Subhanallah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mas 😊 Perjuangan umat muslim mencapai tujuan dan memperoleh berkah dari Allah SWT.

      Delete
  7. MasyaAllah TabarokAllah.... rinduuuu banget bisa umroh lagiiii
    Semoga ALLAH mudahkan. Aamiin aamiiin ya robbal alamiiin...
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
    Replies
    1. Umroh dan wisata religi memang membuat kangen pada Baitullah ya mbak 😀 Aamiin.

      Delete
  8. Jabal Rahmah sangat bersejarah ya Kak. Walau panas, pasti tetap dijabani jalan ke sana. Itu es krimnya pasti berasa enak banget, lha cuaca panas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sejarah umat muslim di sini 😀 Panas tapi rasanya wajib kepengen ada di Jabal Rahmah hehehe. Yummy es krimnya hehehe.

      Delete
  9. Barakallah mba. Titip doa yah semoga kami semua bisa ke sana.

    Aamiiin

    ReplyDelete
  10. loh baru tahu akalu ada kedai es krim, pdhl panas2 makan es krim kan nikmat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa enak banget bikin dingin tenggorokan 🤩

      Delete
  11. Sekadar share aja soal kisah Ibrahim (Abraham) di keyakinan saya. Kalau di keyakinan kami, yang dibawa untuk disembelih itu Ishak. Lalu ketika Ishak bertanya di mana kurbannya, Abraham menjawab, "Nanti Allah yang akan menyediakan." Lalu tepat saat Abraham sudah siap menyembelih Ishak, seorang malaikat datang dan mencegahnya. Tiba-tiba ada seekor domba yang siap dikurbankan.

    Apa pun versinya, ada satu hal bagus yang bisa kita petik dari Abraham/Ibrahim di sini: ketaatan beliau yang tak mengenal kompromi kepada Allah YME.

    Bener mbak. Melihat dengan mata kepala sendiri tempat2 yang selama ini hanya bisa kita dengar dari guru atau pendeta pasti akan speechless banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, kita bakalan bingung mau berkata apa tau2 udah berada di lokasi yang sarat sejarah.... 😊😊😊

      Delete
  12. Subhanallah...selalu rindu untuk datang kembali ke dua tanah suci, di antaranya ke Jabal Rahmah & Uhud.. TFS mba...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 😘 Aku tulis ini buat catatan perjalananku sebagai momen yg ga terlupakan.

      Delete

Terima kasih atas kunjungan teman-teman :) Semoga betah membaca kisah seru dan penuh memori di 'rumah' saya. Silakan tinggalkan pesan, kesan maupun saran. FYI, seluruh komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu. Oh ya, komentar dengan link hidup tidak akan saya munculkan.