Thursday, July 11, 2019

# Arab Saudi # traveling & culinary

Berkunjung ke Jabal Rahmah di Padang Arafah


Apa kabar, teman-teman? Kali ini saya mau melanjutkan cerita saat beribadah umroh bersama suami beberapa waktu lalu. Kami berwisata religi di beberapa tempat, salah satunya ke Jabal Rahmah. Jabal Rahmah dikenal juga dengan nama Bukit Kasih Sayang, merupakan sebuah tugu peringatan yang didirikan untuk mengenang tempat bertemunya nenek moyang manusia yaitu Nabi Adam dan Siti Hawa di muka bumi.

Di hari yang sama, Minggu, 5 Mei 2019 saya, suami dan rombongan jamaah lain berkunjung ke Jabal Tsur, Jabal Uhud dan Jabal Rahmah ini. Cuacanya terang benderang, panas tentunya namun ga menyurutkan semangat kami yang penasaran dengan tempat bersejarah Islam yang rasanya kurang afdol jika terlewatkan 😃



berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review



berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Bersama Aa Rahmad di Jabal Rahmah

Berkunjung ke Jabal Rahmah

Kami menyusuri jalan raya yang di kanan dan kirinya bukit bebatuan, kendaraan lalu-lalang beroda empat. Rupanya selama berada di Arab Saudi ini saya ga melihat motor dan semacamnya. Apa mungkin saking makmurnya negeri ini maka maysrakat ga butuh motor? Hhmm... 😀 Kalau dahulu katanya sih pohon-pohon ga tumbuh di tanah Arab, kini semakin banyak terlihat di beberapa tempat. 

Entahlah, kabarnya keadaan seperti ini dengan makin hijaunya tanah Arab, apa mungkin sebagai tanda kiamat sudah dekat? Ah, kok jadi serem ya? Di dalam bus menuju lokasi, kami mendengarkan muthowwif Ustadz Ali menuturkan kisah sejarah Jabal Rahmah. 

berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Ustadz Ali Menceritakan Kisah Jabal dan Arafah


  

Padang Arafah  

Arafah merupakan daerah terbuka dan luas yang letaknya di sebelah timur luar kota suci umat Islam di Makkah, Arab Saudi. Di padang yang luas ini, tepatnya pada tanggal 9 Dzulhijjah (penanggalan Hijriyah) akan berkumpul berjuta-juta umat Islam dari pelosok dunia untuk melaksanakan inti ibadah haji, ibadah wukuf. Sejak lama Arafah ditanami lebih dari 100.000 pohon untuk menyejukkan kawasan.


berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Di Bawah Peta Padang Arafah

Arafah diambil dari kata akar yang mempunyai arti mengenal atau mengakui, karena di sini sudah seharusnya manusia mengenal jati diri dan menyadari dosa-dosanya. Dari literasi lain disebutkan juga bahwa Arafah berarti pengetahuan. Arafah menjadi tempat berjumpaan Nabi Adam dan Siti Hawa untuk memiliki rasa saling memahami dan itulah syarat pengetahuan yang pertama.

Jabal Rahmah 

Jabal Rahmah berada di kawasan Padang Arafah, Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menghimbau peziarah maupun jamaah umroh/ haji untuk ga memberikan penghormatan berlebihan di sini. Jadi ga boleh tuh mencium tugu penanda, menuliskan nama, meninggalkan foto di bukit, karena dahulu Rasulullah ga melakukan hal tersebut.

Jabal Rahmah adalah bukit bebatuan yang tingginya sekitar 70 meter. Di bagian tengah terdapat tugu atau monumen yang terbuat dari beton persegi empat berwarna putih dengan lebar 1,8 meter dan tingginya 8 meter. Jabal Rahmah berasal dari kata rahmah yang berarti kasih sayang. Di sinilah temat terjadinya tiga peristiwa penting bagi peradaban umat Islam. 




berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Saya Berada di Jabal Rahmah

berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Aa Rahmad di Jabal Rahmah

berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Foto Berdua

Tiga Peristiwa Penting Bersejarah di Jabal Rahmah 

Sebagai umat muslim, sejujurnya saya belum tahu banyak mengenai sejarah Islam. Ketika kecil dulu, guru agama pernah menceritakan kisah para nabi dalam penyebaran Islam, mukjizat yang iberikan Allah SWT kepada nabi-nabi dan sebagainya. 

Tentu beda rasanya, cerita dari guru, hasil membaca buku dengan berkunjung langsung ke tempatnya. Rasa haru menyelimuti jiwa dan raga. Ga menyangka sebelumnya kalau ternyata saya dan suami bisa berada di sini. 

Tempat Bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa 

Pada awalnya mereka berada di surga, namun karena melanggar perintah Allah SWT maka mereka dikeluarkan dari surga dan ditempatkan di bumi. Menurut kisahnya, berpuluh-puluh tahun Nabi Adam dan Siti Hawa berdoa dan memohon ampun kepada-Nya. Akhirnya Allah SWT menerima taubat mereka dan mempertemukan kembali di Jabal Rahmah untuk melanjutkan hidup, memiliki keturunan hingga akhir zaman. 

Mimpi Nabi Ibrahim AS 

Nabi Ibrahim AS senang berkurban sejak masih muda. Bahkan hingga ratusan ternak dikurbankan demi menjalankan perintah Allah SWT. Suatu hari terucaplah,”Jangankan ternak, apapun yang aku miliki jika Allah menghendaki maka akan kuberikan”. 

Rupanya ucapan tersebut didengar Allah dan menjadi mimpi bagi Nabi Ibrahim. Di dalam bunga tidur hingga tiga kali kala itu, beliau menyembelih anak kesayangannya, Ismail untuk dijadikan kurban. 

Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, Ibrahim berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!. Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu, In sya Allah engkau akan mendapatiku orang yang sabar,” (TQS Ash Shaffat:102). 

Turunnya Wahyu Terakhir Kepada Rasulullah SAW 

Teman-teman, momen inilah yang saya dan jammah bersedih hati. Diceritakan bahwa di Jabal Rahmah Rasul memberikan dakwah tentang kesempurnaan agama Islam. Semua umat muslim berbahagia tapi berbeda dengan kedua sahabat beliau. Umar bin Khattab dan Abu Bakar Shiddiq justru menangis karena mendapat firasat buruk akan ditinggalkan Rasulullah. 

Risalah yang diemban Rasulullah disampaikan dengan jelas, syariatnya lengkap. Allah ridha dengan ajaran yang dibawa Rasulullah ini untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia hingga akhir zaman. Semoga Allah selalu mendampingi kita dan memberikan pedoman dalam menjalani hidup, aamiin. 



berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Keramaian Jamaah di Jabal Rahmah


berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Suasana di Jabal Rahmah

Ada Kedai Es Krim di Jabal Rahmah 

Teman-teman, ketika saya dan suami sudah ‘berkeliaran’ di dasar bukit, foto-fotoan dan menikmati keindahan Jabal Rahmah, rasa lelah menghampiri. Cuaca panas membuat rasa haus melanda, butuh sesuatu untuk relaksasi tenggorokan yang kering. Ternyata ada kedai es krim di sini 😍


berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Keramaian Pengunjung Jabal Rahmah
berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Makan Es Krim di Jabal Rahmah

Es Krim Rasa Vanila, Cokelat dan Stroberi 

Aha! Mungkin baru datang pas kami sedang berada di bukit bebatuan, jadi tadi belum terlihat kedai es krim ini. Harga per mangkok kecil (cup) yaitu 5 Riyal atau kurang lebih Rp 20.000,- 😄 Rasanya ya seperti es krim pada umumnya sih. Saya minta 1 cup rasa vanila, cokelat dan stroberi. Yang jelas cepat lumer karena panas sekali waktu itu, jadi mesti cepat-cepat dihabiskan. 

berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Es Krim di Jabal Rahmah

Banyak jamaah yang membeli es krim yang dijual di mobil bak ini. Untunglah antreannya sedikit, jadi ga kelamaan ngiler melihat varian es yang ditawarkan. Tapi suami saya ga beli sih, icip sedikit aja. Kurang doyan manis katanya, soalnya cukup lihat saya aja udah manis gitu hihihi 😍


berkunjung ke jabal rahmah bukit kasih sayang di padang arafah umroh nurul sufitri travel lifestyle blogger alhijaz indowisata arab saudi review
Bersama Jamaah Alhijaz Indowisata (Foto: Mbak Septina - Alhijaz)

Alhamdulillah, kunjungan ke Jabal Rahmah pun berakhir dan kami kembali menuju bus untuk melanjutkan perjalanan berikutnya. Kami hendak ke hotel dan mencicipi kuliner Arab lainnya. Tunggu kelanjutan cerita saya di judul berikutnya ya. Terima kasih dan sampai jumpa! 



78 comments:

  1. tumben ini blum ada yg komen, apa blm aprop? biasanya kalau mampir sini , pasti dan banyak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halooooo, Mas Munaji apa kabar? Jadi yang pertama komen ya di judul ini hahahaha :) Siiip...dtunggu aja ntar juga menyusul yang lainnya. Tq ya :D

      Delete
  2. Peristiwa penting di jamal rahmah, oh ternyata adam dan hawa dulu bertemunya disana. saya baru tahu.
    Ih jadi serem jika semakin menghijau pertanda kiamat semakin dekat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. IYa, Mas Djangkaru. Duluuuuu Nabi Adam dan Siti Hawa tuh bertemu di Jabal Rahmah dan punya anak2. Nah iyaaa katanya sih makin menghijau tanah Arab, jadi pertanda kiamat makin dekat. Hhhhhmmmm.....

      Delete
  3. kapan ya nyampe situ pengen banget rasanya,,,semoga saya segera diumrohkan amiiiiin hehehehehe

    ReplyDelete
  4. Masya Allah, kapan ya aku bisa merasakan umroh kayak Mbak Nurul.
    Ditunggu cerita lainnya ya mbak. Selalu menyenangkan klo baca cerita berkunjung ke tanah Mekah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, semoga Melly suatu hari nanti bisa berkunjung ke Tanah Suci ya 😊 Iyaaaa nantikan kisah selanjutnya.

      Delete
  5. Jabal Rahmah ini benar-benar bebatuan ya, bukan seperti bukit batu yang maaih ada tanah-tanahnya gitu.


    Wah, masuk surga sih itu penjual es krim dagang di sini. Kurang nilmat apa coba makan es krim di tengah cuaca panas begitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bebatuan dan kering trus puanaaas pake bingits 😁😁 Semoga masuk surga tukang es krim dan semua jamaah aamiin.

      Delete
  6. Mbak, Jabal Rahmah membuat saya kembali berfikir tentang hakikat hidup sekali lagi. Sungguh sebuah tanda dari sebuah perjuangan yang tak pernah putus asa. Subhanallah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mas 😊 Perjuangan umat muslim mencapai tujuan dan memperoleh berkah dari Allah SWT.

      Delete
  7. MasyaAllah TabarokAllah.... rinduuuu banget bisa umroh lagiiii
    Semoga ALLAH mudahkan. Aamiin aamiiin ya robbal alamiiin...
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
    Replies
    1. Umroh dan wisata religi memang membuat kangen pada Baitullah ya mbak 😀 Aamiin.

      Delete
  8. Jabal Rahmah sangat bersejarah ya Kak. Walau panas, pasti tetap dijabani jalan ke sana. Itu es krimnya pasti berasa enak banget, lha cuaca panas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sejarah umat muslim di sini 😀 Panas tapi rasanya wajib kepengen ada di Jabal Rahmah hehehe. Yummy es krimnya hehehe.

      Delete
  9. Barakallah mba. Titip doa yah semoga kami semua bisa ke sana.

    Aamiiin

    ReplyDelete
  10. loh baru tahu akalu ada kedai es krim, pdhl panas2 makan es krim kan nikmat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa enak banget bikin dingin tenggorokan 🤩

      Delete
  11. Sekadar share aja soal kisah Ibrahim (Abraham) di keyakinan saya. Kalau di keyakinan kami, yang dibawa untuk disembelih itu Ishak. Lalu ketika Ishak bertanya di mana kurbannya, Abraham menjawab, "Nanti Allah yang akan menyediakan." Lalu tepat saat Abraham sudah siap menyembelih Ishak, seorang malaikat datang dan mencegahnya. Tiba-tiba ada seekor domba yang siap dikurbankan.

    Apa pun versinya, ada satu hal bagus yang bisa kita petik dari Abraham/Ibrahim di sini: ketaatan beliau yang tak mengenal kompromi kepada Allah YME.

    Bener mbak. Melihat dengan mata kepala sendiri tempat2 yang selama ini hanya bisa kita dengar dari guru atau pendeta pasti akan speechless banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, kita bakalan bingung mau berkata apa tau2 udah berada di lokasi yang sarat sejarah.... 😊😊😊

      Delete
    2. Tadinya saya mau komentar tentang tukang es krim yang bisa aja jualan di sana. Kan enak makan es krim pas lagi panas terik hahaha.

      Tetapi, saya malah jadi tertarik komen di sini. Menarik baca komennya mas Matius. Ada versinya masing-masing ternyata. Tetapi, apapun itu memang bukan untuk diperdebatkan. Saya sepakatkan banget kalau benang merahnya adalah tentang ketaatan. Pokoknya gak boleh ada kompromi kalau urusan taat sama Allah

      Delete
    3. Nah, iya mb Myra. Seperti apapun perbedaan ceritanya, yang penting kita saling menghormati agama yang dianut masing2 😊

      Delete
    4. Iyess, setuju. Terlepas dari versi Islam maupun Kristen, semua bermuara pada 1 pesan: yang penting taat dulu, dan Allah akan beri rencana yang jauh lebih indah.

      Yang bertaubat, ternyata dipersatukan lagi dengan jodohnya. Yang pasrah ingin menyerahkan anak, ternyata tetap bisa memeluk anaknya. Dan mulialah Rasul kita Nabi Muhammad.

      Moga diriku juga bisa jajan es di sana, haha...

      Delete
    5. Sip2 Miss Nita 😘 Yang penting bertakwa ya. Memang susah untuk selalu taat, ada aja godaannya hehehe. Mudah2an kedai es krimnya makin banyak di Jabal Rahmah kpn2 😘

      Delete
  12. Subhanallah...selalu rindu untuk datang kembali ke dua tanah suci, di antaranya ke Jabal Rahmah & Uhud.. TFS mba...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 😘 Aku tulis ini buat catatan perjalananku sebagai momen yg ga terlupakan.

      Delete
  13. Semoga bisa nyusul umroh jg,amin

    ReplyDelete
  14. Dulu engga berani naik² ke atas begitu. Direnungi saja kisah kasih nabi Adam dan Siti Hawa, sambil menunggu teman² yg naik sampai atas. Kalau engga salah, saya malah belanja kerudung di sini...Wkwkwk...
    Kenangan indah. Alhamdulillah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, aku juga cuma menikmsti suasana trus foto2..terakhir langsung beli es krim 😘😘😘 Alhamdulillah.

      Delete
  15. MAsyaAllah teh, aku selalu excited kalau baca cerita teteh. Doakan yaa teh semoga aku bisa kesana. aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. In sya allah mas nanti bisa umroh kesampaian aamiin 😘 Oya aku semangatin diri untuk nulis pengalaman selama berada di Arab Saudi buat kenang2an aku dan suami yg ga terlupakan 🤩

      Delete
  16. Wah enak jug ada kedai ice cream lumayan untuk meredakan dahaga di padang pasir. Ditunggu cerita lainnya dari umrohnya ya mbak, aku ngikutin bnget loh ceritamu heheheh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Woooww... ya? Makasiih mb Muthia 😊😁 Sip2 masih ada cerita seru umroh aku dan suami. Ditunggu aja ya 🤩

      Delete
  17. Semoga tiga atau empat tahun lagi masih diberi kesehatan dan unur panjang biar masih kuat naik ke Jabal Rahmah pas kami haji nanti. Aamiin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin mb Nunung in sya allah sehat wal'afiat ya 🤗

      Delete
  18. Akh tertarik sama es krimnya kak. Baca artikel ini aku sambil berdoa agar bisa dipanggil ke sana segera. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi iya kayak nemu oase di padang pasir 😍😍 Aamiin in sya allah.

      Delete
  19. Merasakan kesedihan yang dalam juga saat membaca bagian Jabal Rahmah sebagai tempat wahyu terakhir diterima Rasulullah.
    Terbayang sedihnya dua sahabat Nabi yang sudah punya firasat tepat itu ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, mbak 😊 Firasat kedua sahabatnya udah timbul saat akan ditinggal oleh Rasulullah.

      Delete
  20. Saya mengikuti kisah perjalanan umroh mbak Nurul. Jadi tau banyak cerita sejarah dari sana. Meski tak ikut ke sana, tapi dari baca artikel ini serasa udah jalan-jalan
    Btw itu es krim paa banget ya jualannya di tempat panas, pasti laris manis deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow, thanks mb Putu 😘😘 Iya akupun jadi banyak belajar mencari tahu tetntang sejarah saat wisata religi ini. Alhamdulillaah senang dan antusias. Enak es krimnya cuma cepet banget meleleh soalnya puaanaaas 😊

      Delete
  21. Alhmdulillah ikut seneng setiap baca perjalanan relijius ke mekkah.. Semoga bisa sampai kesana juga.. Aminnn

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillaah cerita ini menjadi catatan perjalananku dan menjadi memori tak terlupakan 😘 Aamiin.

      Delete
  22. Jadi teringat pernah salah turunnya meleset jauh ke sisi kiri dari Jabal Rahmah ini, jadilah harus jalan kaki memutar sampai 10 menit. Padahal bis-bis besar sama semua untung sempat ngapalin dan foto nomor bisnya jadilah bisa ketemu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya kadang saru lihat bus2nya mirip gitu hihihi ada untungnya difoto dulu 😘

      Delete
  23. Berharap banget untuk bisa ke Jabal Rahmah kalau umroh atau naik haji nanti. Setidaknya sekali untuk seumur hidup, selagi masih muda, aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin semoga kesampaian yaaaa in sya allah 😘

      Delete
  24. Bersejarah banget tempat ini. Penting buat dikunjungi untuk mempertebal Iman. Pengen kesana lagi. Semoga Ada rejeki

    ReplyDelete
    Replies
    1. In sya allah dapat rezeki jadi bisa ke Jabal Rahmah lagi ya mas 😘

      Delete
  25. wah kapan ya saya bisa kesini. pengen banget deh rasanya :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Niatkan aja dulu trus in sya allah kesampaian :)Sekalian wisata religinya mas sambil umroh :D

      Delete
  26. Jadi kangen ke Tanah Suci, berziarah di tempat tempat bersejarah dalam agama. Merinding bangettt.... Semoga dicukupkan rezeki, waktu dan tenaga untuk bisa ke sini lagi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. In sya allah kita dicukupkan umur dan rezeki ya aamiin. Kepengen ajak anak2 ke Baitullah trus city tour juga 🤩

      Delete
  27. Ya Allah, aku jadi rindu pengen ke sana, apalagi ada penjual es krim di tengah panasnya bukit bebatuan di sana ya, bagaikan oase 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oase di padang pasir namanya hahaha 😘 Iya aku juga kepengen lagi umroh trus ajak anak2 deh aamiin.

      Delete
  28. Aku pernah pas ke Jabal Rahman tuh mendaki sampe di atas banget, mba. Seru juga masyaAllah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masya Allah mb Al keren bisa mendaki Jabal Rahmah 😍

      Delete
  29. Masyaa Allah, pasti menyenangkan banget ya bisa kesana bareng suami. Jadi mupeng nih saya buat ajak suami kesana juga. Mesti nabung lebih banyak lagi nih Saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dong menyenangkan banget 😘 Hayuk mb Elva dan suami semoga segera menyusul ke Tanah suci ya. Jangan lupa city tour diikuti semua 😘

      Delete
  30. Akh perjalanan yang penuh beekah ya ini. Semoga aku masuk dalam undangan yang dipanggil olehNya sampai ke Mekkah. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillaah 😊 Aamiin mb Gita semoga segera menyusul ya 😘

      Delete
  31. Masyaallah Jabal Rahmah. Di sini aku kepisah sama suami gara2 ngelihat belanjaan. Hehe. Akhirnya ketemu di bus deh. Es krim suami sampai hampir meleleh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya, mbak? Ada pedagang apa lagi di Jabal Rahmah? Hahahah ternyata mamah2 ga mau jauh dari belanjaan ya. Bisa kepisah gitu hihihi sip alhamdulillaah ketemu di bus :)

      Delete
  32. Masya Allah romantisnya mba Nurul berdua Aa Rahmat ke Jabal Rahmah. Jadi dapat tambahan wawasan agama nih baca artikel mba Nurul. Semoga kesampaian ya aku juga mau umroh atau haji berdua suami.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasiiih mb Leyla 😘 Iya nih jarang2 berduaan ke bukit haha sekalinya main begini pas di Arab alhamdulillaah. Aamiin semoga kesanpaian ya.

      Delete
  33. Aku kangen ke sini deh. Panasnya itu ya masyaAllah nikmat sekaliiii. Masker sama sunglasses gak boleh lupa.

    Mba Nurul kalau kasih ulasan selalu TOP lengkap informasinya. Thanks for sharing kakak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku tuh bawa masker buanyak yang ada aku kasih teman sekamar dan aku ga pake. Ga tau knp ga demen maskeran. Kalau kacamata hitam sih sering dipakai selama di sana. Iya, Eska sama2 ya. Biar kangen terus ke Baitullah 😍

      Delete
  34. Mba Nurul sungguh bikin aku tambah rindu sama Tanah Suci, mudah-mudahan nanti bisa dimudahkan sehat dan rezeki juga waktu untuk ke sini lagi. Thanks for sharing yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin mb Memez semoga diberi rezeki lagi ya biar bisa umroh lagi dan city tour 😘 Sama2.

      Delete
  35. Masya Allah, banyak sekali peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi di Jabal Rahmah ini ya mbak.

    Tapi sayangnya di puncak bukit itu banyak copet yang mengintai para jamaah. Waktu saya ke sana sih gak naik sampai ke bukit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya mbak, masa banyak copet ya? Wih serem. Aku sih ga naik ke puncaknya. Cukup di bawah aja menikmati susana Jabal Rahmah dan makan es krim hehehe 🤩

      Delete
  36. Subhanallah,pingin banget bu kesana sama keluarga 😊

    ReplyDelete
  37. Maasya allah...saya ikut terbawa suasana saat baca kisah di jabal rahmah. Semoga allah memberi kesempatan juga untuk saya bisa ibadah haji dan umroh serta berkunjung ke tempat seperti ini. Aamiin

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan teman-teman :) Semoga betah membaca kisah seru dan penuh memori di 'rumah' saya. Silakan tinggalkan pesan, kesan maupun saran. FYI, seluruh komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu. Oh ya, komentar dengan link hidup tidak akan saya munculkan.