Monday, January 22, 2018

# culinary # Review

Staycation di Hotel Whiz Cikini




Helo....teman-teman, apa kabar? Ga sabar deh kepengen berbagi cerita tentang keseruan saya saat menginap di sebuah hotel berbintang dua di Jakarta. Rasanya menyenangkan bisa liburan bersama keluarga di Hotel Whiz Cikini, gratis. Lho, kok bisa? 😍 Alhamdulillaah saya dapetin hadiah voucher staycation ini sebagai hasil dari lomba me-review Hotel Grand Whiz Poins Square Jakarta beberapa bulan yang lalu. 

Saya Mendapat Juara Ke-3 Lomba Blog Mengulas Hotel Grand Whiz Poins Suare (Foto: dokpri)

Mungkin sudah jodohnya nih saya ga sengaja pakai baju bercorak hijau saat hendak mengambil voucher bareng mbak Ade dan mbak Terry. Ternyata sama-sama hijau dengan Hotel Whiz Cikini kaaan... 😄

Sertifikat Peserta Kompetisi Blog (Foto: dokpri)

Voucher Staycation di Hotel Whiz Cikini (Foto: dokpri)

Selengkapnya yuk, baca dulu! 


Peta Hotel Whiz Cikini (Foto: dokpri)

Hotel Whiz Cikini
Alamat: Jalan Cikini Raya 6 Menteng, Jakarta Pusat 10330
Telepon: 021-3909555
Fax: 021-39830449
Email: reservation.cikini@whizhotels.com
Facebook: whizhotelcikini
Twitter: @whizhotelcikini
Instagram: @whizhotelcikini
Fasilitas: restoran (buka khusus untuk sarapan saja), laundry, resepsionis 24 jam, free wifi di seluruh area hotel.

Letaknya yang strategis, menjadikan Hotel Whiz Cikini ini sebagai destinasi bisnis, liburan maupun penginapan yang mengasyikan di Jakarta. Desain hotel yang moderen, keamanan dan privasi 24 jam, kenyamanan berjalan kaki di sekitar hotel serta transportasi umum yang mudah menjadi daya tarik tersendiri bagi hotel ini.

Mau ke pusat perbelanjaan alias mall, dekat...mau berwisata kuliner yang lezat dan terkenal pun banyak banget di sekitar sini. Yang paling keren menurut saya adalah hotel ini tetanggaan dengan Taman Ismail Marzuki (TIM) lho, jaraknya hanya 0,3 km aja 😚😄 di 'Planetarium dan Observatorium' kita bisa liatin benda-benda luar angkasa berkali-kali sampai puas hahahaha 😄

Lobby Hotel Whiz Cikini (Foto: whizhotels.com)

Waktu itu saya bersama teteh Rafa, Fakhri dan papanya anak-anak menginap di Hotel Whiz Cikini pada Hari Sabtu, 18 November 2017. Kepengennya sih Januari 2018 gitu, cuma ga bisa karena maksimal penggunaan voucher saya menginap hanya sampai 31 Desember 2017. Berbeda dengan kedua teman saya yang masih bisa menikmati staycation di GWPS berbintang empat dan Whiz Prime Hotel yang berbintang tiga 😄

Oh ya, beberapa hari sebelumnya saya konfirmasi dahulu dengan menelepon langsung ke pihak hotel. Kebetulan pada saat itu yang menerima telepon adalah Pak Robertus. Setelah saya menyebutkan kode voucher dan ia melakukan cek dan ricek, alhamdulillaah oke! Desember sih bisa aja, tapi kan Rafa ada kegiatan program kelas bilingual ke Pare selama sebulan penuh. Teteeeeuuuppp...ingin selalu berempat kalau ke mana-mana dong! 

Kira-kira pukul 19.00 WIB kami berangkat dari rumah menuju hotel. Wah, kenapa malam gitu? Nah ini, emang orang rumah sekeluarga sibuk semua. Anak-anak ada ekskul di Sabtu pagi. Fakhri ikut trial les futsal pukul 14.00-16.00, lalu istirahat eh jadinya bobo deh. Ya udah, jadi kemaleman hihihi.... Yang penting jadi ngeinep lah yaaaa 😀

Kami sudah mandi di rumah dan makan malam semua, tinggal tidur pokoknya. Ga lama kemudian sampai deh di hotel, kurang lebih 45 menit. Melewati Pancoran lurus terus ke arah Pasar Rumput Manggarai. Oh ya, ternyata rame juga para tamu yang menginap di Whiz Cikini. Karena parkiran penuh, akhirnya mobil diparkirkan oleh satpam, setelah ia membantu menurunkan beberapa tas bawaan kami.

Seperti biasa saat check in di front office saya dimintai KTP untuk dipinjam selama saya menginap dan uang jaminan. Saya kasih Rp 50.000,- aja hehehe.  Oh ya, tentu saya berikan juga complimentary voucher-nya. Kamar superior nih, di lantai 2 nomor 2115 asyeeeeekkk! Dapat User ID dan password wifi juga. Makin girang! 😙
Akses Menuju Menteng Huis Kamar 2115 (Foto: dokpri)

Ucapan Selamat Datang (Foto: dokri)

Pemandangan Malam Hari di Balik Jendela Kamar Hotel (Foto: dokpri)

Teman-teman, inilah penampakan kamar yang kami tempati, taraaaaa...! Pintu masuk tepat berada di tengah antara toilet basah dan kering hehehe. Basah berarti buat mandi ber-shower (power rain shower), air panas, lengkap dengan shampo dan sabun cair serta terdapat tempat menaruh handuk. Di toilet kering ada kloset, wastafel, cermin, sabun cair, tissue, tempat sampah. Terdapat gantungan pakaian di pojok ruangan persis di samping toilet.


Pintu Masuk Kamar dan Toilet (Foto: dokpri)

Toilet di kamar Hotel Whiz Cikini (Foto: booking.com)

Toilet Kamar Hotel (Foto: dokpri)

Menurut saya, untuk keperluan mandi dan sebagainya, toilet di kamar hotel ini cukup oke dan nyaman. Seperti pada umumnya, disediakan juga dua buah handuk berwarna putih, ada sandal dan keset,sabun padat ukuran kecil, pasta gigi beserta sikat giginya. Memang ga ada lemari pakaian, tapi lumayan lah ada hanger di pojokan 😄


Fasilitas Kamar Hotel Whiz Cikini (Foto: dokpri)

Double room seluas 16m2 ini dilengkapi dengan tempat tidur 180cm x 200cm king size, matras berkualitas tinggi dan spreinya berbahan linen adem dan lembut. AC-nya oke, pokoknya cocok buat yang demen dingin. Ada saluran televisi lengkap baik dalam maupun luar negeri. Ga ketinggalan ada telepon, boks untuk menyimpan barang berharga, air mineral, lampu meja dengan cahaya kuning, bikin betah tamu yang menginap di sini. 



Kamar Superior di Hotel Whiz Cikini (Foto: dokpri)

Kamar dan Fasilitas Hotel Whiz Cikini (Foto: dokpri)

Publish Rate in 2017

Bobo berempat untel-untelan rasanya lucu bangeeed 😂 Udah kayak ikan berjejer dempetan hahahah. Ga jelas ini mata bakalan mampu terpejam atau ga. Asli jadinya ga ngantuk, saya dan anak-anak menonton televisi aja. Tapiii...sih papanya anak-anak bisa tidur nyenyak gitu, alhamdulillaah. Ah ini mah asyiknya kayak di rumah. Kebetulan kan di rumah pun berlangganan saluran televisi berbayar, malah lebih lengkap di rumah channel-nya buanyaaak deh.

Meja Sudut, Lampu dan Air Mineral (Foto: dokpri)

Pemandangan Pagi Hari di Jalan Cikini Raya dari Kamar Hotel Whiz Cikini (Foto: dokpri)

Meskipun kokok ayam ga terdengar (kan jauh dari pemukiman warga yang memelihara ayam...mungkin lho 😄), kami tetap bisa bangun pagi. Buka tirai jendela, tuuuh kan kelihatan Jalan Cikini Raya masih sepi, jauh dari ramainya kendaraan berlalu-lalang. Kami mandi bergantian, kan mau siap-siap sarapan. 

Semangat banget kalau dengar kata 'makan' hahahaha. Ga mau dong kucel-kucel 'isi bensin' di restoran, ga kece ah difotonya. "Ayo buruan..mandi, anak-anak! Siapa duluan nih, Teteh Rafa atau Fakhri?", seru saya menyuruh anak-anak segera mandi. Papanya sih belakangan aja mandinya. Oh ya, pas bangun tidur tadi ga lupa kami menunaikan sholat subuh, alhamdulillaah.  

Koridor Cantik di Antara Kamar Hotel (Foto: dokpri)

Bersama Teteh Rafa dan Fakhri (Foto: dokpri)

Saya Bersama Aa Rahmad, Teteh Rafa dan Fakhri (Foto: dokpri)

Rafa Pose Keren di Sky Walk Hotel Whiz Cikini Sebelum Makan Pagi (Foto: dokpri)

Sky Walk di Malam Hari (Foto: dokpri)

Lift di Hotel (Foto: dokpri)

Restoran di Hotel Whiz Cikini (Foto: Hoterip)

Aneka Minuman Saat Sarapan (Foto: dokpri)

Sarapan di Hari Minggu ala buffet alias prasmanan pun tiba. Waahhh...lihat variasi minuman dan makanannya menggiurkan nih 😍 Ada teh, kopi, jus jeruk, jus jambu merah, roti tawar beserta meses dan aneka selai serta buah-buahan. Paling cepat berkurangnya nih si jus orens. Makanya, saya buru-buru ambil empat gelas sekalian. Jus jambunya juga dong, ga ketinggalan.

Jus Jeruk dan Jus Jambu (Foto: Dokpri)

Nasi Uduk (Foto: dokpri)

Ronde pertama makan pagi kala itu adalah nasi uduk Betawi. Nah, saya isi piring dengan nasi putih secukupnya, bakwan goreng tauge kol, telur bulat balado, tumis soun dan kerupuk. Enak kan, kelihatan sedap nih 😙 Papanya anak-anak doyan makan nasi uduk. kebetulan banget kalau begini, rezeki hihihi.

Lontong Sayur (Foto: dokpri)

Ronde kedua yaitu lontong sayur. Hhmm... potongan lontong ada... sayur labu siamnya enak plus kerupuk ga boleh ketinggalan serta sambal uleknya. Rupanya banyak tamu yang lebih pagi menempati kursi restoran ini. Tapi tenang deh, makanan masih tersedia, masih hangat juga. Cukup nikmat rasa dan suasana sarapannya.

Nasi Uduk, Lontong Sayur dan Jus Jeruk (Foto: dokpri)

Roti Tawar Isi Mss (Foto: dokpri)

Saya buatin roti tawar isi meses buat anak-anak, tapi kayaknya di ronde ketiga ini mereka sudah lumayan kenyang deh. Akhirnya saya sebagai mama yang ga mau rugi, ngabisin juga separuhnya wkwkwkwk... Makan memang bukan sekadar mengisi perut, tapi ada seninya juga. Eh ya, ga boleh buang-buang makanan ntar mubazir.

Buah Melon dan Semangka (Foto: dokpri)

Melon dan Semangka (Foto: dokpri)

Ronde terakhir adalah buah-buahan. Tersedia potongan semangka dan melon di meja. Tadinya sudah kehabisan lho. Tapi saya tanya sama mbaknya di sana pas ia lagi beres-beres piring. "Mbak, buahnya masih ada lagi? Boleh diambilkan, ga ya?", tanya saya H2C alias harap-harap cemas. Soalnya kan abis makan banyak, kayaknya kalau ga ada buah kurang afdol deh 😄 "Sebentar, bu. Saya ke dapur dulu", jawab si mbak dengan ramah. Yeaach ada deh komplit sepiring lonjong gini, asyiiik!.

Sarapan di Hotel Whix Cikini (Foto: dokpri)


Lobby Hotel (Foto: dokpri)

Berhubung my little 'Rafa' lady mau ulangan dua mata pelajaran keesokan harinya, mau ga mau kami check out sebelum waktunya hehehe. Sekitar pukul 09.00 WIB langsung angkat tas dan semua barang bawaan, lalu ke resepsionis ambil KTP dan uang jaminan sebesar Rp 50.000,- dikembalikan oleh petugas front office. Staycation yang sangat menyenangkan! 

Fasilitas Hotel (Foto: dokpri)

Sebenarnya saya sudah browsing tiket dan jadwal acara, kepengen ajak para kesayangan berkunjung ke Taman Ismail Maszuki (TIM). Seandainya teteh Rafa ga ada ulangan, bisa banget ke TIM tinggal jalan kaki dari hotel, kan sudah saya bilang kalau tetanggaan hihii... Maybe next time ya, Nak. Anak saya sudah saya bujuk eeeh teguh pendiriannya. Meskipun bawa buku, pada kenyataannya ga diapa-apain tuh si buku 😄

Kalau suatu hari berkesempatan menginap lagi di Hotel Whiz Cikini, saya bakalan kulineran ah ke mie ayam dan nasi uduk Gondangdia, gado-gado Bon-Bin, Restoran Trio, Gandy Steak House, roti Tan Ek Tjoan, Kikugawa Japanese Restourant,  Soto Betawi H. Ma'ruf dan lain-lain.

Untuk berwisata sejarah, ada Museum Kebangkitan Nasional di Jalan Abdul Rahman Saleh No. 26 kira-kira jaraknya 1 km dari hotel. Mau ke Taman Menteng pun cukup 1,3 km, Sarinah Thamrin Plaza sekitar 1,5 km, Museum Sumpah Pemuda dan Perpustakaan Provinsi DKI Jakarta berjarak 0,8 km. Kalau demen barang antik, kita bisa pergi ke Pasar Loak di Jalan Surabaya. Stasiun Kereta Api Gambir berjarak sekitar 1,4 km dan masih banyak lagi tempat bersejarah lainnya yang sayang jika dilewatkan 😍

Relax in Style di Hotel Whiz Cikini

Diskon 40% Booking dan Menginap pada Periode Tertentu di Tahun 2018 (Foto: Instagram Whiz Hotel Cikini)

Teman-teman, cukup sekian cerita saya dan keluarga menginap gratis di Hotel Whiz Cikini. Perut kenyang, hati senang, alhamdulillaah. Terima kasih Hotel Whiz Cikini atas pelayanan yang ramah dan menyenangkan serta fasilitas yang bikin kami betah. Sampai jumpa lagi di kisah seru berikutnya. Mmmmuuuuach! Wassalam 😚 






32 comments:

  1. Asyik neh dapat nginep gratis bareng keluarga, anak-anak pasti seneng dan bangga

    ReplyDelete
  2. Wah kamar mandinya terpisah ya? Antara yg basah dengan yang kering. Ruangan superior di whiz hotel juga lebih kecil ya 16m2. Kalau di grand kan 18m2.

    Tapi secara keseluruhan desainnya sama keren dan simple, namun tetap elegan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai..mbak Ade 😊 Iyaaa.. lucu yach..pas masuk kamar langsung ketemu kamar mandinya hehe. Ruangannya nyaman banget meskipun ga luas sekali. Betull..desainnya keren.

      Delete
  3. Mba aku selalu mupeng loh kalo lihat yang pada stay cation gini. Secara aku belom pernah hahaha. Apalagi setelH nikah gini, hihihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Amallia.... ow baru nikah ya? 😘😆 Nanti akan tiba saatnya dapat staycation aamiin.

      Delete
  4. kamar nya lumayan luas ya mba. anak-anak bebas bermain jadi nya hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haloooo, mas Roy pa kabar nih? Iyaaa lumayan anak-anak bisa ajrut-ajrutan juga hahaha :D

      Delete
  5. Wah seru yaa mba, sebelumnya selamat yaa mba udah menang. Aku jadi pengen nginep ke hotel tapi gratis hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Holaaaa..mbak :) Makasih. Iya, mudah-mudahan mbak nanti bisa dapat voucher nginep gratis juga aamiin :D

      Delete
  6. Eh baru tahu ada yang kamar mandi basah keringnya pisah kayak gini, atau saya aja yang katrok? heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha.... Sebenernya sih cuma beda fungsi aja aku nulisnya gitu, 1 buat mandi shower-an dan 1 lagi yang ada kloset sama wastafelnya. C'mon, mbak!q

      Delete
  7. Wah hebat mba sarapannya bisa beronde-ronde hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dong hahahah sekeluarga demen mamam cantik sih 😘🤗

      Delete
  8. Wah enaknya yg sering nginep di hotel. Baru liat ada sarapan lontong sayur di hotel.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya... alhamdulillaah. Jarang2 di hotel ada lontong sayur hehehe 😍

      Delete
  9. Ini hotel kelas atas tapi uang jaminannya murah ya mbak. Lha diriku pernah nginep di hotel seemprit aja uang jaminan 200 ribu arrrgghh belum apa2 sudah bete. Secara harga kamarnya cuma 250an wkwk. Btw makananya bervariasi dan banyak pilihan ya. Makanya sampai beronde ronde haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkwkwkw...iya aku demen makan jd sarapannya pake ronde abis enak2 semua sih menu sarapannya 😍😍 Iya uang jaminannya murce hihihi.

      Delete
  10. Waaaa iri, kenapa sy ga ikut lomba blok juga y waktu itu nyayingi bunda he he.keep buat lain kali ke jkt maen.boleh juga tuh ke pelanettarium. Terakhir kesana waktu esde

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wehh..udh lama banget dong ya ga ke Planetarium wkwkwk 😊 Ayo lah langsung aja nginep di Whiz Hotel biar bisa jalan2 asik.

      Delete
  11. wahhh, kayanya enak banget ya mbak hotel whiz cikini ini. keliatannya desain interiornya minimalis gitu. cuma aku kurang ngeh ini posisinya dimana, padahal beberapa waktu sering lalu-lalang daerah cikini. lumayan banget nih dipake buat staycation klo mau ke planetorium liat pertunjukkan. kmaren2 aku kesana tapi ga kebagian tiket karena kesiangan soalnya. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari Hotel Whiz ke Planetarium hanya kira2 300m aja kok jaraknya mbak 😊 Ada puter balik kok menuju hotelnya trus posisi setelah putar balik ada di sisi kanan. Kelihatan jelas 😊 Oh ya kalo mau ke Planetarium kudu sampe sana pagiiii banged hehehe...

      Delete
  12. Mantab gratis Mba, saya aja yang tiap hari lewat depan hotel ini belum pernah stay sama sekali hehehehehe. Mungkin perlu dicoba sekali2 yah....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe alhamdulillaah makasih mas Moko 😘😘 Iya nih Hitel Whiz strategis banget lokasinya. Mau kulineran dan wisata sejarah deket2 loh.

      Delete
  13. Hai kakak, wah ada jualan barang loak juga dekat situ ya kak?
    Aku belum pernah staycation di kota sendiri.
    Jika nanti mengunjungi kota ini tentu pengen nyobain hotel whiz ini deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak..banyak tempat2 asyik buat shopping, nonton, kulineran makanan terkenal, bisnis juga dan masih bnyk lagi 😘

      Delete
  14. Appreciate the recommendation. Let me try it out.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Okay... thanks for reading yeah...

      Delete
  15. I dugg some of you post as I cerebrated they were handy very useful.

    ReplyDelete
  16. Hi mbak Nurul, WHiz emang nyaman bgt mbak. Aku pernah coba yang di Jogja. Hihi. Btw, masih inget aku ngga ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halooo mbak Mila 😊 Oya..Whiz Hotel.memang memiliki banyak cabang di beberapa kota di Indonesia 😊

      Delete

Terima kasih atas kunjungan teman-teman :) Semoga betah membaca kisah seru dan penuh memori di 'rumah' saya. Silakan tinggalkan pesan, kesan maupun saran. FYI, seluruh komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu. Oh ya, komentar dengan link hidup tidak akan saya munculkan.