Thursday, December 14, 2017

# event & hang out # Family's health

Prodia Senior Health Centre Memberikan Layanan dan Fasilitas Kesehatan Lansia


"Lihat kacamata papah ga? Ke mana ya? Perasaan tadi papah taruh di atas meja makan", tanya papa saya berkali-kali sambil kebingungan mengelilingi ruangan di dalam rumah. Di lain waktu beliau tergopoh-gopoh dari luar rumah bertanya,"Kunci mobil ada di mana? Papah lupa". Teman-teman, begitulah papah saya yang kini sudah berusia 68 tahun. Eeeiiits, jangan salah, terkadang saya pun suka lupa akan sesuatu. Pasti dibilang 'pikun' deh 😄

Berdasarkan data Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2014, penduduk lansia di Indonesia berjumlah sekitar 20 juta jiwa atau setara dengan 8,03% dari seluruh penduduk di Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah menjadi 40 juta jiwa pada tahun 2030. Perkembangan proporsi penduduk lansia pun diperkirakan akan meningkat 13% pada tahun 2025 dan 25% pada tahun 2050.

Berdasarkan informasi dari Alzheimer’s Disease International, Indonesia termasuk dalam daftar sepuluh negara dengan demensia tertinggi di dunia dan di Asia Tenggara pada 2015 dengan jumlah penderita demensia diperkirakan sebesar 1,2 juta jiwa.

Gedung Prodia Senior Health Centre di Jalan Metro Pondok Indah TB-31 Jakarta (Foto: dokpri)

Ucapan Selamat Atas Pembukaan Prodia Senior Health Center (Foto: dokpri)
 
Pada Hari Selasa, 12 Desember 2017 lalu PT. Prodia Widyahusada Tbk meresmikan Prodia Senior Health Centre (PSHC) sebagai pusat pelayanan kesehatan geriatri yang dapat diandalkan (reliable) di Indonesia. Pendirian PSHC ini merupakan inisiatif dari Prodia dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas bagi para pelanggan usia lanjut dengan tujuan meningkatkan kebugaran dan stamina di usia lanjut, sehingga terhindar dari penyakit degenerative ataupun komplikasinya.

Ki-ka: Dr. Arya Govinda. R, Dr. Andi Widjaja, Dr. Dewi Muliaty dan Nelly Sari (Foto: dokpri)

Peresmian Gedung Prodia Senior Health Centre yang berlokasi di Jalan Metro Pondok Indah TB-31 Jakarta Selatan ini dihadiri oleh:
  1.  Bapak Dr. Andi Widjaja selaku Komisaris Utama PT. Prodia   Widyahusada Tbk
  2.  Ibu Dr. Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia
  3.  Ibu Nelly Sari selaku Project Manager PSHC
  4.  Dr. Arya Govinda Roosheroe selaku Dokter Spesialis Geriatri PSHC

Peta Prodia Senior Health Centre (Foto: dokpri-flyer PSHC)

Dari perempatan Lebak Bulus-Pondok Indah menuju Gedung PSHC tidaklah terlalu jauh. Ikuti saja jalanan arah RSPI lurus terus hingga bertemu bunderan pepohonan besar Pondok Indah. Lurus terus seperti kita hendak ke Pondok Indah Mall (PIM). Nah, teman-teman lihat di sisi kiri nomor TB-31 ini sejajar dengan PIM, persis di depan Houbii yang berada di kanan, sampai deh. Akses mudah dijangkau dan strategis tentunya.

Prodia Senior Health Centre Pondok Indah (Foto: Website Prodia)
Extending Your Health - Prodia Senior Health Centre (Foto: dokpri, oleh Mbak Ade UFi)

Healthy Brain for Healthy Body (Foto: dokpri)

Terdapat Kolam Renang di PSHC (Foto: dokpri)

Kolam Reang di PSHC Ada di Bagian Belakang Gedung (Foto: dokpri)


Acara dimulai pukul 10.00 WIB. Sambil menunggu seluruh tamu undangan hadir dan menghangatkan suasana, MC menyanyikan lagu  bertemakan Prodia. Ada dua orang master of ceremony yang tampil memandu acara.

Persembahan Lagu Prodia Dinyanyikan Oleh MC (Foto: dokpri)

MC Grand Opening Prodia Senior Health Centre (Foto: dokpri)

Dr. Dewi Muliaty Memberikan Kata Sambutan (Foto: dokpri)

Direktur Utama Prodia, Dr. Dewi Muliaty mengatakan,”Prodia Senior Health Centre menyediakan fasilitas dan layanan kesehatan khusus bagi para pelanggan usia lanjut agar selalu sehat, aktif dan mandiri. Kami berharap PSHC dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan geriatri yang andal dan terdepan di Indonesia".

Prodia Senior Health Centre (PSHC) menyediakan program layanan kesehatan bagi pelanggan usia lanjut di antaranya meliputi penyuluhan kesehatan dan perilaku hidup sehat, deteksi dini dan pemantauan kesehatan pelanggan usia lanjut, pengobatan ringan bagi pelanggan usia lanjut, layanan fisioterapi dan rehabilitasi medik, akupunktur, vaksinasi dan tentunya layanan konsultasi dari dokter-dokter spesialis. 

Adapun dokter spesialis meliputi dokter penyakit dalam, konsultan geriatri, dokter spesialis akupunktur, dan dokter spesialis rehabilitasi medik. Selain itu, PSHC juga dilengkapi dengan layanan home care dan senior health activity seperti senam, games mengasah otak dan membuat kerajinan tangan.

Baca juga: 'Grand Opening RS. Awal Bros Bekasi Timur dan Talk Show Tentang Penyakit Jantung Koroner'.


Dr. Andi Widjaja Memberikan Kata Sambutan, Bercerita Tentang Sejarah Berdirinya Prodia dan Kiat-kiat Menjaga Kesehatan Usia Lanjut (Foto: dokpri)

Bapak Dr. Andi Widjaja mengatakan bahwa usia terbagi dua yakni usia biologis dan usia kronologis. Telomere analysis Bapak Andi menunjukkan bahwa beliau masuk ke dalam usia 70 tahun meskipun sebenarnya usia kini sudah 81 tahun. Menurut beliau, jika kita rajin berolahraga maka tak perlu diet. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengendalikan sakit yang diderita. Sambungnya lagi, "Jika kita ingin hidup sehat sepanjang usia, maka jagalah telomere kita".

Beliau bilang,"Saya olahraganya cukup di bandara saja, menarik kopor hehehe". Meskipun sudah berusia lanjut, Pak Andi masih produktif lho. Beberapa waktu lalu saja baru pulang dari Amerika. Bahkan pernah sepulang dari Papua langsung menghadiri seminar dan aktivitas lainnya. Waaahh...hebat sekali ya!

Ada tujuh konsep utama Prodia yang disebutkan oleh Bapak dr. Andi Widjaja yakni kebugaran atau wellness yang meliputi spiritual, social, occupotional, environment, inthelechtual, emotional dan physical wellness.
  
Prodia Senior Health Centre didesain dengan sarana dan fasilitas yang ramah dan nyaman bagi pelanggan usia lanjut. Ke depannya, PSHC berencana untuk mengembangkan sarana dan fasilitas yang ramah bagi demensia (dementia care). Demensia adalah penurunan kemampuan fungsi otak dan diketahui merupakan penyebab kematian ke-4 setelah penyakit jantung, kanker dan stroke. 

Layanan Kesehatan Middle-Age dan Senior di PSHC (Foto: dokpri-flyer PSHC)

Dalam kurun waktu lima tahun mendatang, Prodia berencana membuka PSHC di Surabaya, Semarang, Medan dan Makassar, untuk mendukung penyediaan layanan bagi pelanggan usia lanjut. Sesuai Survey Sosial Ekonomi Nasional tahun 2014, Jawa Tengah dan Jawa Timur termasuk ke dalam daftar provinsi dengan proporsi usia lanjut tersebar masing-masing sekitar 11,11% dan 10,96%.

Yuk, baca 'Sehat Bersama Obat Generik Kualitas Paten Kemasan Biru Produksi PT. Hexpharm Jaya Laboratories'.

Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. 

Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia  merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonsia dengan akreditasi College of American Pathologist (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Sejak berdiri, Prodia memberikan pelayanan pemeriksaan terbaru hingga saat ini fokus pada kesehatan otak. 


Otak Perlu Sehat (Foto: dokpri-flyer PSHC)

Teman-teman, ternyata kesehatan otak berkaitan dengan kesehatan tubuh. Semakin usia kita bertambah, maka ada konsekuensi penuaan yang wajar terjadi namun paling ditakuti. Pernah mendengar penyakit Demensia Alzheimer kah? Bahasa sehari-hari sebutlah 'pikun'. Tanpa disadari kita yang belum lanjut usia pun terkadang suka lupa akan suatu hal, apalagi jika sedang banyak yang dipikirkan.

Ada 6 Langkah Sederhana Memaksimalkan Kesehatan Otak Kita (Foto: dokpri-flyer PSHC)

Ada enam langkah sederhana untuk memaksimalkan otak kita yaitu:
  1. Lakukan kegiatan yang melatih otak
  2. Jaga kesehatan jantung
  3. Lakukan aktivitas jasmani secara teratur
  4. Tetap aktif bersosialisasi/ bergaul
  5. Konsumsi makanan sehat
  6. Lakukan check up fungsi otak secara berkala 


Testimoni Ibu Yuyun Mengenai Pemeriksaan Ayahananya di Prodia (Foto: dokpri)

Testimoni Ibu Yuyun (kakak MC Farhan) tentang Prodia. Memeriksakan kesehatan ayahanda di Prodia karena yakin dan puas dengan layanan serta fasilitas yang diberikan. Meskipun tinggal jauh di Bogor, namun Ibu Yuyun ini selalu mengusahakan menemani ayahanda konsultasi setiap bulannya ke Prodia.

Branch Manager Prodia Mempersembahkan Nyanyian Lagu Gang Kelinci (Foto: dokpri)

Para Branch Manager Prodia Menyanyikan Lagu Sepanjang Jalan Kenangan (Foto: dokpri)

Para Branch Manager Prodia menyanyikan lagi 'Gang Kelici' dan 'Sepanjang Jalan Kenangan' diiringi musik organ. Waaah...keren banget ya. Suasana semakin meriah. Nih perhatikan deh banyak sekali tamu undangan yang hadir di acara pembukaan PSHC ini dan mereka sangat antusias mengikuti acaranya.

Kemeriahan Para Tamu Undangan Grand Opening PSHC (Foto: dokpri)
 
Pembacaan Doa oleh Bapak Candra Agung Purnama (Foto: dokpri)

Pembacaan doa dilakukan oleh Bapak Candra Agung Purnama. Setelah itu peresmian PSHC dengan pemotongan pita berbalut bunga melati. Ada pula pemotongan nasi tumpeng oleh Ibu dr. Dewi Muliaty yang diserahkan kepada Bapak dr. Andi. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama para pemangku kepentingan Prodia, para dokter, tamu undangan dan lainnya.

Pengguntingan Pita Berbalut Bunga Melati dalam Peresmian Gedung Prodia Senior Health Centre Pondok Indah (Foto: dokpri)

q
Foto Bersama Setelah Pengguntingan Pita (Foto: dokpri)

Dr. Dewi Menyiapkan Potongan Tumpeng Pertama untuk Bapak Andi (Foto: dokpri)

Ada press conference juga, di mana kita bisa bertanya hal-hal yang berkaitan dengan Prodia ini. Dr. Arya mengatakan bahwa ada empat macam paket demensia untuk middle-age mulai dari prevensi, kualitas, rehabilitasi hingga perawatan. Seperti telah dijelaskan tadi, demensia ini bisa terjadi dari berbagai faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, dll. BMD dilakukan untuk menilai apakah seseorang terkena osteoporosis atau tidak. 

Bapak Andi, Ibu Dewi dan Ibu Nelly saling menambahkan dan memberikan penjelasan bagi penanya. Oh ya teman-teman, kita diingatkan untuk selalu menjaga pola makan dengan baik dan teratur ya. Makanan berlemak, manis-manis itu juga diatur secukupnya. Begitu pula dengan aktivitas fisik mesti teratur dan jangan berlebihan, ya secukupmya dan semampunya saja, disesuaikan juga dengan anjuran dokter.

Ibu Nelly Sari selaku Project Manager Prodia Senior Health Centre mengatakan bahwa PSHC mengawali pelayanannya dengan berfokus pada penyediaan paket pemeriksaan ProHealthy Brain sebagai salah satu upaya preventif untuk mencegah demensia. ProHealthy Brain Package ini terdiri dari pemeriksaan dokter, pemeriksaan fungsi kognitif, pemeriksaan laboratorium lengkap dan pemeriksaan pendukung lainnya. Selain itu, PSHC juga menyediakan layanan diagnosis lain seperti EKG, layanan radiologi (rontgen) dan Bone Mineral Density Scan.



Simulasi di Ruang Fisioterapi dan Rehabilitasi Medik Bagi Pasien PSHC (Foto: dokpri)

Fisioterapi dan Rehabilitasi Medik (Foto: dokpri)

Tersedia Ruangan Rontgen, Rapat dan Menyusui (Foto: dokpri)

Petunjuk Arah Ruangan Layanan Kesehatan di PSHC (Foto: dokpri)

Tangga Menuju Lantai Dua di PSHC (Foto: dokpri)

Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebsar Rp 1,22 triliun.


Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 279 outlet, termasuk 135 laboratorium klinik di 32 provinsi dan 118 kota di seluruh Indonesia. Beberapa di antaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta speciality clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Care (PWHC) dan Prodia Senior Health Cerntre (PSHC).


Makan Siang (Foto: dokpri)

Bersama Teman-teman Blogger ki-ka: Mbak Tina Sindi, saya, mbak Ade UFi dan Mbak Nurul Dwi Larasati (Foto: Nurul D. Larasati)


Buat teman-teman yang memiliki orangtua, kerabat, teman dan sebagainya yang berusia lanjut, yuk periksakan kesehatannya secara menyeluruh di Prodia Senior Health Centre! Semakin dini, semakin baik lho. Nanti akan di-screening dan ada tahapan-tahapan perawatannya di sini. Sayangi dirimu dan orang-orang tercinta di sekelilingmu.

So many memories are stolen. So many hearts are broken. We need a healthy brain. Healthy Brain for Healthy Body. 

Prodia Senior Health Centre
Telepon: 021-7662545
Email: senior.hc@prodia.co.id
Website: www.prodia.co.id
Instagram: @prodia_lab
Twitter: @Prodia_Lab

24 comments:

  1. Dengan adanya Prodia Senior Helath Centre ini moga makin banyak yang memperhatikan kesehatan otak ya mba. Jaga baek2 keluarga kita yang berusia lanjut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak Alida 😊 toh ketika kita tua nanti tentu ingin kesehatan kita diperhatikan dengan baik, layanan dan fasilitas hebat seperti di PsHC ini. Aamiin.

      Delete
  2. Jadi penasan hasil tes saya telomere analysis, usia kronologis saya brp ya? Keren nih, prodia semakin memperhatikan kesehatan penduduk Indonesia dgn membuka cabang2 khusus seperti ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Entry level bisa juga mbak periksakan diri di PSHC 😊 Semoga telomere kita bagus hasilnya ya. Makin produktif di usia senja.

      Delete
  3. Lansia emang harus diperhatikan kesehatannya, kebayang nanti aku tua pun pasti maunya dapet layanan kesehatan terbaik juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju sekali sm mb Tetty 😊 PSHC yg fokus pada kesehatan otak ini sudah level internasional...jadi yakin banget dong 😀

      Delete
  4. Dulu saya beranggapan pikun itu hal lumrah, tapi sorang hd tahu kalau pikun itu adalah gangguan pada otak. Jadi tambah info nih...makasih ilmu nya ya mba...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah..sama aku juga dulu berpikiran seperti itu. Wah kita makin banyak belajar jadinya ya. PSHC semoga makin berkibar aamiin 😊

      Delete
  5. Alhamdulillah ya ada Prodia Senior Health Centre. Jadi ga bingung kemana kita harus bawa untuk urusan penyakit demensia ini. Semoga saja kita diberi sehat2 saat tua nanti. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya alhamdulillaah. Kita ga perlu khawatir nih ada PSHC yg fokus pada geriatri di Indonesia. Orangtua kita butuh layanan dan fasilitas seperti ini untuk memeriksakan diri 😊

      Delete
  6. Hihi...ada foto wefie kita sebelum pulang ya..betah lho di klinik ini aku. Serasa di rumah sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe iya memang ini tadinya rumah tinggal kan. Bagus ya ada kolam renangnya juga. Pasien jadi nyaman kan homey banget PSHC nya 😊

      Delete
  7. point 4 memaksimalkan otak itu penting banget lho ya. Makanya kadang sekedar say hey sama tetangga habis nulis aku lakuin lho ngeteh bareng diluar haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget mb Gita. Yg penting ada aktivitas yg disukai 😊

      Delete
  8. Ibuku belum sampe pikun begitu sih mba, dan jangan sampe deh. Tapi beliau suka nyebut nama anak salah2 dan disebut semua si nur, si ade, si ofa, haha... btw, keren ya prodia membidik inovasi barunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pertama di Indonesia dan sudah bertaraf internadional 😊

      Delete
  9. Wah noted deh nasihatnya. Kalau udah rajin olahraga, gak perlu diet yaa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu kata Pak Andi dan memang sesuai dg beliau. Tetap mesti dicek, mb Leyla karena kondisi fisik dan mental tiap orang berbeda2 😊

      Delete
  10. Penyakit Alzheimer ini emamng sering menyerang kaum senior. Semoga kelak kita jauh dari penyakit itu. Skrng di masa muda caranya menjaga lifestyle ya mbak.

    TFS ulasan klinik PSHC-nya. Moga main banyak klinik kyk gini di tempat2 lain

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gaya hidup dan pola makan mesti diperhatikan sedini mungkin biar teratur ke depannya 😊

      Delete
  11. Setelah tau Prodia ada khusus wanitanya, sekarang malah ada buat orang tuanya ya. Keren nih Prodia. Semakin spesifik dan menyesuaikan dengan jaman.

    Harapannya Prodia yang spesifik ini gak cuma di satu tempat aja. Karena kebetulan lokasinya jauh dari tempat tinggal saya nih hehehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya solusi terbaik buat lansia jd kita ga perlu khawatir 😊 Jadi sesuai nih dengan yang diperlukan oleh para orangtua. Nanti Prodia makin merambah ke kota2 besar lainnya di Indonesia.

      Delete
  12. Jadi inget kakek saya, usia udah 80 taunan lebih, tapi ingetannya masih bagus, cuma fisiknya udah lemes sekali. Jalan juga kakinya cuma bisa diseret.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillaah ya kalau ingatannya masih bekerja berarti sehat 😊 kalau secara fisik paati ada perubahan signifikan ya apalagi kakeknya udah berusia 80th.

      Delete