Daftar Isi [Tampilkan]

Siapa sangka, di balik hijaunya perbukitan Sentul, tersembunyi surga-surga kecil yang bikin hati adem dan feed Instagram makin estetik! Aku dan komunitas Food Blogger Indonesia (FBI) diajak ‘naik level’ dengan trekking seru menyusuri curug-curug tersembunyi dipandu oleh Zona Trekking Sentul. 

Trekking Curug Cibingbin, Penganten, Tiga Perjaga, Cisalada dan Curug Ngumpet Bersama Komunitas Food Blogger Indonesia

Trekking Curug (Lagi) Bersama FBI

Akhir pekan kala itu terasa berbeda. Minggu, 19 Oktober 2026 kami bukan sekadar kumpul cantik dan kulineran. Tak perlu mewah dan jauh-jauh, cukup alam dan teman seperjalanan dan waktu yang berjalan lebih pelan dari biasanya. Menikmati momen, pulang dengan hati yang lebih ringan. 


Trekking Curug Cibingbin, Penganten, Tiga Perjaga, Cisalada dan Curug Ngumpet Bersama Komunitas Food Blogger Indonesia
Trekking Curug Cibingbin, Penganten, Tiga Perjaga, Cisalada dan Curug Ngumpet 



Trekking Curug Cibingbin, Penganten, Tiga Perjaga, Cisalada dan Curug Ngumpet Bersama Komunitas Food Blogger Indonesia
OOTD Trekking Curug Cibingbin


Teman-teman, ini cerita aku bersama mbak Katerina, Nik Sukacita, Amanda Desty, Ria Andika, Istiana Susanti, plus Pak Arif (suami mbak Rien) dan Alief (anak sulungnya) trekking Sentul lagi. Di tahun 2025 lalu sudah aku tulis di blog ya, jalur trekking dan peserta yang berbeda. Biar lambat asal selamat, boleh ya ditulisnya sudah banyak momen terlewat ahahaha 😄

Saat perdana trekking Curug Leuwi Hejo kami naik mobil pick up. Adapun trekking Curug Cibingbin yang ini kami menumpang mobil mbak Rien dari Weekend.ers sampai area parkir trekking. Ketika pulang, sebagian dari kami juga diantar pulang sampai Stasiun Tanjung Barat. Alhamdulillaah, terima kasih mbak Rien dan Paksu.

Drama Salah Naik Kereta

By the way, rencananya aku, mbak Nik dan Manda ketemuan di Cilebut pukul 06.30 WIB dan sampai di mepo Taman Budaya Sentul sekitar pukul 07.00 WIB dan tiba di titik start pukul 07.30 WIB. Namun ternyata aku salah naik KRL menuju Nambo dari Stasiun Lenteng Agung. 

Jadi merasa bersalah banget deh, terlambat huhuhuuuu padahal di Stasiun Lenteng Agung pukul 05.35 WIB ☹ Padahal aku orangnya on time. Saat ikutan event blogger pun insya Allah selalu datang lebih awal.

Eh, tapiiiii ternyataaaaa pada akhirnya Manda juga samaan sampai di Stasiun Cilebut segerbong denganku wkwkwkwk entah dari mana dulu dia. Padahal aku sudah melintasi Stasiun Lenteng Agung, tiba di Nambo, transit di Stasiun Citayam kemudian naik KRL lagi arah Jakarta, turun di Stasiun Cilebut. 

Jadi yang telat berdua ya, bukan aku doang. Soalnya di 2 artikel teman yang sudah nulis di blog, terkesan hanya akulah satu-satunya “tersangka” padahal sudah clear, sebagai manusia pendosa aku sudah meminta maaf dan dimaafkan (semoga) ahahaha 😄😄

Ya sudah ga apa-apa 😁 Trekking curug pertama ke Leuwi Hejo, malah aku sendirian menunggu Manda dan Dian Ravi selama 1 jam di Stasiun Cilebut. 


Trekking Curug Cibingbin Bersama Food Blogger Indonesia
Aku Bersama Amanda dan Dian Ravi Di Stasiun Cilebut


Destinasi Curug yang Dikunjungi

Dalam satu hari, kami menjelajah beberapa curug cantik yang masing-masing punya karakter unik, yakni:

1. Curug Cibingbin

Curug Cibingbin berada di Kawasan Sentul, Kabupaten Bogor. Kami mulai trekking dari area parkir, dilanjutkan berjalan kaki menyusuri jalur setapak, sawah, kebun dan aliran sungai kecil. Dibandingkan dengan trekking kami sebelumnya, di sini tingkat kesulitannya lebih tinggi. Terlebih tanah yang licin kerapkali membuat kami hampir terpeleset.


Trekking Curug Cibingbin Bersama Food Blogger Indonesia
Suasana di Curug Cibingbin



Trekking Curug Cibingbin, Penganten, Tiga Perjaga, Cisalada dan Curug Ngumpet Bersama Komunitas Food Blogger Indonesia
Curug Cibingbin


Tantangan menengah hingga tinggi ada pada turunan tanah dan jalur berbatu yang cukup licin terutama setelah hujan. Alhamdulillaah aku sudah beli sepatu baru khusus trekking anti slip eeeaaaa, ikhtiar banget ga sih? Oh ya, estimasi waktu temput berjalan kira-kira 30-45 menit tergantung ritme dan kondisi fisik peserta.





Oh ya, baru sebentar memulai trekking, ternyata ada sebuah warung sederhana yang bisa dibilang cukup luas. Kami minum es kelapa muda dan ngemil dulu sejenak. Ga lupa foto-foto jangan sampai terlewatkan hehehe. Eh, ada juga yang makan mie rebus. Cuaca dingin mendukung sekali menghangatkan perut dengan kuah panas aroma micin wkwkwkwk 😊





Kami tiba di Curug Cibingbin yang menyuguhkan air terjun dengan ketinggian sedang dan kolam alami yang cukup luas untuk bermain air di bagian tepinya. Fasilitas cukup memadai dengan disediakannya area duduk, toilet, kamar bilas sederhana serta beberapa warung jajanan milik warga yang menjual aneka minuman panas dan dingin, mie instan, gorengan dan sebagainya.

2. Curug Penganten

Disebut “Penganten” karena ada dua aliran air yang berdampingan, mirip sepasang pengantin. Ternyata spot ini jadi favorit untuk foto-foto karena pemandangannya cantik dan dramatis. Suara gemericik air yang berpadu dengan rimbunnya pepohonan di sekitar curug, menambah hangat suasana.


Trekking Curug Cibingbin, Penganten, Tiga Perjaga, Cisalada dan Curug Ngumpet Bersama Komunitas Food Blogger Indonesia
Curug Penganten


Menurutku sih, perjalanan menuju Curug Penganten ini ga terlalu berat, malah seperti petualangan kecil yang seru. Begitu tiba, kami bisa menikmati udara segar dan disambut dua air terjun yang jatuh berdampingan dengan kolam air di bawahnya. Kelihatan jernih airnya, dingin sekali. Pemandangannya cukup instagramable juga.

3. Curug Tiga Perjaka

Sampailah kami di Curug Tiga Perjaka. Aliran airnya lebih deras dan tegas. Bisa jadi itulah sebabnya dinamakan Perjaka. Lokasinya berada di sekitar Jalan Bojog Koneng, kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Dari Curug Cibingbin perjalanan memakan waktu 15-30 menit.


Trekking Curug Cibingbin, Penganten, Tiga Perjaga, Cisalada dan Curug Ngumpet Bersama Komunitas Food Blogger Indonesia
Curug Tiga Perjaka


Airnya jernih dan segar karena berasal dari sumber mata air. Mengalir di antara tebing batu dengan pohon-pohon hijau di sekitarnya. Suasana di tempat ini masih alami dengan suara air yang kencang berasal dari Curug Cisalada yang berada di dekatnya.

Baca: 

4. Curug Cisalada

Curug Cisalada merupakan salah satu air terjun tersembunyi yang berlokasi di perbukitan Sentul, tepatnya di sekitar Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Karakter curug ini adalah aliran air yang melebar dengan gemuruh air yang cukup menggelegar. Rasanya ga tahan ingin segera bermain air persis di dekat air terjunnya.

Pada umumnya Curug Cisalada menjadi bagian dari jalur Curug Cibingbin, Curug Pengantin dan Curug Tiga Perjaka. Maksudnya, siapapun harus melewati ketiga curug tersebut terlebih dahulu, baru deh sampai di Curug Cisalada. Kalau boleh bilang, memang gila banget sih aku sebagai pemula bisa sampai curug ini. Naik tebing terjal berliku, kaluu ga dibantu oleh kedua pemandu dari Zona Trekking Sentul, duh mana sanggup?





Trek Curug Cisalada ga selalu ramah. Licin, menanjak dan basah oleh aliran air sungan. Aliran airnya deras dan bertingkat ibarat membelah tebing batu. Suasananya menenangkan, perpaduan sunyi hutan dan gemuruh air. Curug Cisalada bukan sekadar destinasi, tetapi perjalanan tentang kebersamaan, ketangguhan dan cerita yang tak akan selesai hanya dalam sebuah foto.


Trekking Curug Cibingbin, Penganten, Tiga Perjaga, Cisalada dan Curug Ngumpet Bersama Komunitas Food Blogger Indonesia
Curug Cisalada


Aku paling suka bercerita tentang Curug Cisalada. Suasananya benar-benar alami dan masih sepi dari keramaian. Air terjunnya ga terlalu besar, namun jaturh di antara bebatuan alami yang dikelilingi pepohonan tinggi. Airnya segar dingin, udara terasa begitu sejuk. Hati-hati melangkah, sebab kolam alami di bawahnya bisa mencapai hamper setinggi kepala orang dewasa.


trekking Curug Cibingbin Bersama Food Blogger Indonesia
Curug Cisalada


Perjalanan menuju curug ini merupakan tantangan luar biasa bagiku. Bebatuan Sungai dan tanahnya licin terutama setelah hujan. Jalurnya kadang menurun tajam. Rasa lelah dan deg-degan berangsur sirna begitu kami tiba di tujuan. Cantik banget pamandangan air terjunnya, berasa di tengah hutan, lho. Bahkan untuk berfoto Bersama di bawah air terjun butuh usaha ekstra menjaga keseimbangan di batu. Menahan dinginnya air yang hampir sekepala dan sesekali tertawa karena terpeleset sedikit wkwkwkwkwk.


Trekking Curug Cibingbin Bersama Food Blogger Indonesia
Curug Cisalada dan Curug Ngumpet yang Berdekatan

5. Curug Ngumpet

Sesuai namanya, curug ini seperti “bersembunyi” di balik rimbunnya pepohonan. Dibutuhkan tenaga ekstra untuk bisa sampai ke curug ini. Kata Pak Arif, Alief dan Istiana yang niat dan berhasil naik, pemandangannya sungguh mengagumkan! Aku sih ga ikutan, selain ada rasa takut dan kurang percaya diri, sepertinya aku menyimpan sisa tenaga untuk turun kembali pulang.


Trekking Curug Cibingbin Bersama Food Blogger Indonesia
Trekking Curug Ngumpet


Awalnya aku ga takut nyemplung. Entah kenapa semakin bertambah usia, pikiranku semakin kacau. Rasanya khawatir muncul buaya atau ular di sana ahahahah, please jangan ketawa! Toh akhirnya aku jadi nyemplung juga ahahaha tentu Bersama teman-teman. Jangan sampai ga difoto wkwkwkwk. Airnya benran dingiiiin banget!




Drama Lain Saat Trekking

Selain peristiwa keterlambatan aku dan Manda, ga sedikit kejadian seru sekaligus lucu hingga mengocok perut, terjadi sebelum, saat maupun setelah trekking. Mobil mbak Rien tertubruk mobil yang mundur saat berpapasan di jalan. Balon ulang tahun yang sudah disiapkan tertinggal di mobil saat mulai berjalan bersama, Di warung kelapa muda ada kakek ganjen yang coba-coba SKSD (sok kenal sok dekat, ajak ngobrol kami, terutama Isti)

Sepatu Isti terbuka bagian depannya alias mangap ketika berada di area Curug Cibingbin. Mbak Nik terbaring di tanjakan awal hehehe. Antar Istiana ke Weekend.ers malah kelewatan. Drama balon doyong melulu dan mbak Rien juga ikutan doyong di meja lesehan hampir bikin roboh meja wkwkwkwkw.

Suami Mbak Rien, Pak Arif salah lihat jam sampai panik, dikiranya saat itu sudah masuk waktu alata shar, padahal belum. Alhamdulillaah kami salat di SPBU terdekat. Kelar salat, di perjalanan pulang ternyata tas berisi dompet beliau ketinggalan di musala SPBU hihihi, jadi kami balik lagi deh alhamdulillaah masih rezeki, semua aman terkendali.

Pengalaman Trekking yang Seru & Aman

Bersama tim profesional dari Zona Trekking Sentul, perjalanan terasa aman dan terorganisasi. Jalur sudah dipandu, ritme perjalanan disesuaikan dengan kemampuan peserta, dan tentunya ada briefing singkat sebelum mulai trekking. Trekking ini tergolong ringan hingga menengah, cocok untuk pemula yang ingin mencoba wisata alam tanpa harus mendaki gunung tinggi.

Trekking ini bukan cuma soal sampai, melainkan tentang proses. Kami berjalan pelan menyusuri tanah dan bebatuan yang masih basah, melewati jembatan, berfoto di Tengah sawah dan sebagainya dipandu oleh kang Sopian dan Kang Aden dari Zona Trekking Sentul @zonatrekkingsentul

Nasi Liwet Spesial Ulang Tahun FBI: Highlight yang Ditunggu!

Setelah tenaga terkuras, tibalah momen yang paling dinantikan! Makan siang menu nasi liwet khas sunda di warung sederhana pertama kali ditemui saat mulai trekking. Makan bareng di alam terbuka, beralaskan meja panjang, duduk bersila, ditemani suara alam, rasanya jauh lebih nikmat dibanding makan di restoran mewah. Apalagi pas momen ulang tahun ke-3 komunitas Food Blogger Community @foodbloggeridcommunity


Trekking Curug Cibingbin Bersama Food Blogger Indonesia
Makan Siang Nasi Liwet Spesial Ulang Tahun ke-3 Food Blogger Indonesia


Paket nasi liwetnya lengkap, yakni:
  • Ayam goreng bumbu kuning, gurih di luar lembut di dalam.
  • Teri dan jengkol goreng, hhmmm…sedap dan lezat.
  • Lalapan segar, mentimun, daun selada.
  • Sambal tomat yang terlihat biasa ga pedas, tapi ternyata bikin hidung meler.
  • Tahu dan tempe goreng kering keemaan, gurihnya bikin susah berhenti makan.
  • Sayur asem yang menyegarkna.
  • Kerupuk sewadah besar.
  • Teh tawar super panas.
  • Pisang goreng sebagai penutup.
Nasi liwet disajikan lengkap dengan ayam goreng, tahu dan tempe, lalapan segar, kerupuk sambal tomat yang kelihatannya ga pedas tetapi ternyata nampol juga hahaha. Minumannya teh panas tawar saja ditambah air mineral dari guide. Mbak Rien memesan pisang goreng. Enak banget disantap saat masih panas, baru diangkat dari wajan, lho.

Happy 3rd belated birthday, FBI! Semoga komunitas ini terus tumbuh, menginspirasi, solid dan menebar semangat kuliner Nusantara di setiap langkahnya, aamiin.


Trekking Curug Cibingbin Bersama Food Blogger Indonesia
Makan Siang Istimewa Perayaan Ulang Tahun ke-3 FBI

Kenapa Harus Coba Trekking di Sentul?

✔ Cocok untuk short escape dari Jakarta
✔ Jalur trekking ramah pemula
✔ Banyak pilihan curug dalam satu area
✔ Bisa sekalian bonding bareng komunitas
✔ Paket sudah termasuk makan siang

Buat teman-teman yang biasanya cuma nongkrong di kafe, sesekali cobain deh trekking cantik seperti ini. Badan sehat, hati senang, konten dapat!

Tips Singkat Sebelum Ikut Trekking
  • Pakai sepatu anti-slip
  • Bawa baju ganti
  • Gunakan sunblock
  • Bawa dry bag untuk gadget
  • Jangan lupa tetap jaga kebersihan

trekking Curug Cibingbin Bersama Food Blogger Indonesia
Trekking Curug Cibingbin, Curug Penganten, Curug Tiga Perjaka, Curug Cisalada dan Curug Ngumpet


Trekking bareng komunitas seperti ini bukan cuma soal jalan kaki menyusuri alam, tapi tentang kebersamaan, tawa, cerita, dan pengalaman baru yang ga akan terlupakan. Kalau kalian tertarik mencoba pengalaman serupa, Sentul selalu punya kejutan indah untuk dijelajahi.

Terima kasih teman-teman FBI atas kebersamaan kita. Thanks Mbak Rien, dokumentasinya paling ciamik, juga Manda, Isti, Ria, mbak Nik. See you again 😍

No comments:

Terima kasih atas kunjungan teman-teman :) Semoga betah membaca kisah seru dan penuh memori di blogku ini. Silakan tinggalkan pesan, kesan maupun saran. FYI, seluruh komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu. Oh ya, komentar dengan link hidup tidak akan aku munculkan.