Daftar Isi [Tampilkan]

Ini dia salah satu tempat ibadah umat muslim di Bedugul yang sayang jika dilewatkan saat kita berkunjung ke Bali. Masjid Besar Al Hidayah atau lebih dikenal dengan nama Masjid Candikuning terlihat megah sekali. Rasanya tidak afdol jika belum menunaikan salat sekaligus menikmati kesejukan udara dan pemandangan Danau Beratan yang indah dari ketinggian.


Pesona Masjid Besar Al Hidayah Candikuning Bedugul Bali

Hai, teman-teman apa kabar? Akhirnya ditulis juga nih destinasi pertama aku, Aa Rahmad, Rafa dan Fakhri saat road trip Jakarta Bali pada April 2023 lalu. Sebenarnya kami spontanitas saja mau mampir ke mana, ga melulu harus berdasarkan itinerary. Karena khawatir yang sudah tertulis dalam rencana akhirnya hanya wacana belaka hahahaha 😉 

Yuk, baca dulu!

Itinerary Road Trip Jakarta Bali 2023: Destinasi, Tiket dan Biaya

Destinasi pertama yang akan dikunjungi adalah Danau Beratan Bedugul. Alhamdulillaah siang itu, 25 April 2023 setelah penyeberangan Pelabuhan Ketapang- Gilimanuk, kami niat langsung berwisata ke Danau Beratan. Tetapi alangkah baiknya salat dahulu sekaligus istirahat sejenak. Senangnya, ternyata kami bisa menunaikan ibadah salat zuhur dan ashar di Masjid Candikuning. 


Pesona Masjid Besar Al Hidayah Candikuning Bedugul Bali
Pesona Masjid Besar Al Hidayah Candikuning Bedugul Bali


Setelah salat, niat kami makan siang ternyata batal. Kenapa? Semua rumah makan di sekitar tempat wisata penuh. Iyalah, jamnya orang-orang mengisi perut. Bagusnya, kebetulan saat itu kami ga terlalu lapar karena banyak ngemil di mobil selama perjalanan. Akhirnya diputuskan masuk ke kawasan wisata Danau Beratan terlebih dahulu. 


Pesona Masjid Besar Al Hidayah Candikuning Bedugul Bali
Di Sekitar Masjid Candikuning

Lokasi

Masjid Al Hidayah atau Candikuning terlihat sangat megah. Bangunan ini berlokasi di Jalan Denpasar, Singaraja, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Terletak di atas bukit, persis di depan area wisata Danau Beratan dan Pura Ulun Danu tempat ibadah umat Hindu. Ditambah dengan suasana pegunungan Bedugul, membuat wisatawan betah berlama-lama di sana. 


Pesona Masjid Besar Al Hidayah Candikuning Bedugul Bali
Pesona Masjid Besar Al Hidayah Candikuning Bedugul Bali


Di mana taruh mobilnya? Bersyukur walaupun seramai itu wisatawannya, namun kami mendapatkan tempat parkir yang aman. Kami menyeberang jalan raya menuju masjid. Banyak pedagang kaki lima dan toko souvenir serta rumah makan di pinggir jalan.

Untuk mencapai Masjid Besar Al Hidayah kita harus melewati jejeran anak tangga yang dimulai dari gerbang sampai ke pelataran masjid. Begitu sampai di pelataran, kita akan langsung disuguhi pemandangan alam Bedugul nan menawan. Angin berhembus sepoi-sepoi, damai rasanya. 


Pesona Masjid Besar Al Hidayah Candikuning Bedugul Bali
Tangga Masuk ke Masjid Besar Al Hidayah Bali

Fasilitas

Toilet dan tempat wudhu kelihatan terawat dan bersih. Mukena dan sarung pun tersedia di sana. Aku dan Rafa sih pakai mukena masing-masing bawa dari rumah. Takjub dengan desain interior masjid ini. Inginnya sih foto-foto terus, hanya saja khawatir menggangu jamaah lain. Aku urungkan niatku deh, foto secukupnya saja. 


Pesona Masjid Besar Al Hidayah Candikuning Bedugul Bali
Fasilitas

Cermin Toleransi Antarumat di Pulau Dewata

Masjid Besar Al Hidayah dibangun sejak 1927 dengan luas tanah 886 meter persegi dan luas bangunan mencapai 5.650 meter persegi. Sudah puluhan tahun lamanya masjid ini menjadi pusat aktivitas keagamaan umat Islam di Candikuning, Baturiti, Tabanan. Masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan Masjid Candikuning merujuk pada desa tempatnya berada. 

Teman-teman masih ingat gambar Pura Ulun Danu yang menghiasi yang kertas Rp50.000 kala itu? Nah, di sini kita bisa menikmati pemandangan yang sesungguhnya. Jika kita melihatnya dari kejauhan, seolah-olah pura tersebut terapung di permukaan air yang jernih. Di seberang jalan dari Danau Beratan lah Masjid Candikuning berada.


Pesona Masjid Besar Al Hidayah Candikuning Bedugul Bali
Pemandangan Danau Beratan dari Ketinggian Masjid Candikuning

Gaya arsitektur Masjid Besar Al Hidayah cenderung modern, berpadu dengan kearifan lokal. Fasad masjid ini dihiasi ukiran kuning keemasan. Terdapat ukiran kaligrafi yang bertuliskan kalimat basmalah pada dua sisi pintu masuk utama. Ada pula guratan yang menampilkan lafaz takbir.


Pesona Masjid Besar Al Hidayah Candikuning Bedugul Bali
Aa Rahmad dan Fakhri di Pelataran Masjid Candikuning

Inilah bukti kerukunan umat beragama di Bali. Warga yang beragama Hindu turut mengerjakan ukiran-ukiran yang ada di masjid ini, dengan khat huruf Arab terdapat takmir masjid untuk diukir. Umat Islam juga mengundang umat Hindu untuk makan bersama dan sebagainya saat perayaan Maulid Nabi, Masya Allah. Oh ya, kabarnya terdapat dua makam kuno di kampung yang dipercaya masyarakat sebagai makam toko Islam di zaman dahulu kala.

Muslim di Candikuning berada di mayoritas Hindu, tetapi mereka saling menghormati dan menghargai agama dan keyakinan masing-masing dan saling membantu. Semangat kebersamaan dengan istilah ‘nyama beraya’ yang secara harfiah berarti ‘saudara semua’.

Kalangan muslimin dan leluhur desa yang beragama Hindu bahu-membahu mendirikan Masjid Al Hidayah. Kebanyakan muslimin di desa ini memiliki leluhur perantau asal Lombok, Nusa Tenggara Barat yang dahulu sempat menjadi wilayah Kerajaan Gelgel berpusat di Bali.


Pesona Masjid Besar Al Hidayah Candikuning Bedugul Bali
Foto di Pelataran Masjid Candikuning dengan Latar Belakang Danau Beratan

Masjid Besar Al Hidayah di Danau Beratan, Bali bukan sekadar tempat ibadah bagi umat Islam. Masjid ini menjadi pusat kehidupan sosial, pendidikan, dan budaya bagi masyarakat muslim. Masjid Candikuning juga memberikan makna spiritual dan bagian integral dari kehidupan umat Islam yang damai dan harmonis bersama umat agama lainnya di Pulau Dewata.


Pesona Masjid Besar Al Hidayah Candikuning Bedugul Bali
Foto di Pelataran Masjid Candikuning dengan Latar Belakang Danau Beratan

Itulah cerita singkat pengalaman aku bersama keluarga mampir di masjid Besar Al Hidayah atau Candikuning. Selesai salat, jangan lupa abadikan momen kebersamaan dengan keluarga dengan latar belakang masjid dan Danau Beratan yang memesona. Teman-teman ada yang sudah pernah beribadah di Masjid Al Hidayah Bali juga? 


44 comments:

  1. Bali memang kereeen toleransinya 👍👍👍. Seandainya ini dicontoh Ama beberapa tempat di Indonesia yg orang2nya kayak kebakaran rumah pas tahu ada yg mau bangun gereja di wilayah mereka, padahal izin dan semuanya resmi. 😔

    Aku suka warna mesjidnya, semacam peach ya mba. Designnya juga unik, ga mirip mesjid biasa. Tapi memang aku perhatiin mesjid di Indonesia itu cakep2 ❤️❤️. Modelnya mulai dari klasik, sampe ga biasa ada... 😄. Temenku orang Malaysia, juga kagum, Krn designnya kdg ga menunjukkan itu mesjid. Tapi ya memang mesjid. Kreatif arsitek nya 😄👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wisatawan muslim bisa beribadah di Masjid Candikuning ini. Yang non muslim pun bisa beristirahat sejenak di pelatarannya. Iya, salah satu bentuk toleransi antarumat beragama di Bali nih. Keren!

      Delete
  2. Ini yang dekat dengan rest area bedugul ya, mbak.
    Kemarin mau ke sana, tapi kesorean.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas. Semoga di lain kesempatan bisa mampir ya.

      Delete
  3. Arsitektur masjidnya bener-bener unik ya. Beda banget tapi baguss

    ReplyDelete
  4. Belum pernah ke sana dan abru dengar juga nama danau Beratan 🙈. Btw roadtrip ke Bali butuh berapa hari dari Jakarta mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekitar 2 hari, menginap di Banyuwangi dulu, jadi santai2 aja :)

      Delete
  5. Masjid yang desain arsitekturnya berpadu dengan gaya arsitektur lokal memang ikonik ya. Masuk wishlist destinasi dulu, semoga suatu saat bisa ke sana :)))

    ReplyDelete
  6. alhamdulillah kalau rukun, akur gini. Mendirikan masjid sebesar ini di kawasan mayoritas Hindu itu sudah alhamdulillah. Kalau azan gimana, mbak, apa pengeras suara sampai luar atau hanya di dalam masjid?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu itu adzan zuhurnya udah lewat, jadi aku ga denger.

      Delete
  7. MasyaAllah masjid besarnya beneran besar dan tampak megah sekali ya mba Nurul. Senangnya lagi apalagi masih ada pemandangan alam yang indah. Sungguh perpaduan yang oke banget ya mbaa

    ReplyDelete
  8. Pernah dulu maen ke Bali, kalau di daerah Jembrana masih banyak warga muslimnya, tapi ketika maen ke Kota emng agak susah sih cari Masjid. Tapi emng keren banget sih toleransi di Bali, yang mayoritas adalah agama hindu, tetap ada tempat ibadah untuk agama lainnya.

    ReplyDelete
  9. Alhamdulillah di daerah yang minoritas muslim berdiri masjid Al Hidayah yang yang unik dan megah ini. Ditambah pemandangan alam yang masih asri dan terjaga, menjadikan rumah Allah ini gak hanya untuk digunakan untuk beribadah tapi juga jadi tempat terbaik untuk mensyukuri segala karunia-Nya ya...

    ReplyDelete
  10. serunya jalan jalan di bali sama keluarga ini ya mba nurul. aku jadi penasran siapa ulama islam yang ada di bali ini? moga aja suatu saat bisa ke sana juga nih

    ReplyDelete
  11. Masjidnya kelihatan megah ya mba..
    Kalau di Bali gini, apakah sekarang sudah banyak dijumpai masjid ya mba? Atau hanya di lokasi-lokasi tertentu saja? Soalnya sudah lama banget gak ke Bali, terakhir waktu masih SMP 😅

    ReplyDelete
  12. Desain arsitektur masjidnya bagus dan unik. Semoga bisa segera ke sini. 😁 Btw, terima kasih Mba, sudah rekomendasiin masjid ini, jadi nambah wishlist.

    ReplyDelete
  13. Beberapa kali lewat di depan mesjid ini, cakep bangunannya. Terlihat megah dan mewah. Warnanya cantik.
    Senang baca ulasannya mbak. Semoga kita semua tetap bisa berdampingan dalam keberagaman tanpa saling mengusik satu sama lain dalam ibadah

    ReplyDelete
  14. Desain nya unik, beda dari kebanyakan mesjid yang pernah saya temui. Konsep arsitektur nya sederhana tapi elegan.

    ReplyDelete
  15. masyaallah, cantik banget masjidnya di bali. Keberadaan masjid di Bali menjadi salah satu bukti bahwa Bali punya toleransi yang tinggi. Insyaallah kalau jalan2 ke Bali, pengen coba mampir ke masjid ini hehe

    ReplyDelete
  16. oh di Bali ternyata ada masjid yang cantik dan megah juga ya. Nanti kalau bisa main ke Bali, insyaAllah juga mau mampir ke masjid-masjid yang ada disana

    ReplyDelete
  17. Poin yang paling menarik, bagi saya, adalah lokasi masjid ini, yaitu di Pulau Dewata. Dekat pura dan obyek wisata terkenal. Sangat strategis sekaligus solutif

    ReplyDelete
  18. Wah masjidnya besar ya. Itu biasanya kalau lebaran pasti ramai yaa.
    Keberadaan masjid ini memang menjadi salah satu simbol toleransi antar umat beragama di Bali ya, Kentara jelas karena lokasinya pun berdekatan dengan tempat peribadatan umat Hindu.

    ReplyDelete
  19. Wah baru tahu ada mesjid seperti ini di Bali. Jadi penasaran untuk melihat langsung saat nanti pelesiran ke Bali

    ReplyDelete
  20. Menarik banget nih ada masjid yang cukup megah di Bali yang Hindunya kental banget, semoga toleransinya tetap terjaga dan saya bisa kesana nanti

    ReplyDelete
  21. Adem banget ngeliatnya kalau semua rukun seperti ini, tidak ada perselisihan dan saling bertoleransi satu sama lain. Semoga bisa jadi contoh untuk beberapa wilayah di Indonesia yaa, huhuh

    ReplyDelete
  22. Seneng kalau liat masyarakat kita tingkat toleransinya tinggi, meskipun hidup berdampingan dan berbeda agama tapi saling membantu, gotong royong
    cakep banget ini masjidnya, kalau dari bangunan luar, kayak di India gitu ya, dari motifnya aku liatnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillaah iya mbak. Indah banget masjidnya.

      Delete

Terima kasih atas kunjungan teman-teman :) Semoga betah membaca kisah seru dan penuh memori di blogku ini. Silakan tinggalkan pesan, kesan maupun saran. FYI, seluruh komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu. Oh ya, komentar dengan link hidup tidak akan aku munculkan.