Tanggal 31 Maret 2026 akan selalu memiliki tempat istimewa di hatiku. Hari itu bukan sekadar pengumuman SNBP, melainkan hari ketika Allah memperlihatkan betapa indahnya hasil dari doa, ikhtiar, dan kesabaran selama bertahun-tahun. Di balik satu kata "lulus", ada begitu banyak cerita, air mata, dan perjuangan yang mungkin tidak pernah dilihat oleh orang lain.
Survei ke Universitas Brawijaya saat Libur Lebaran
Saat libur Lebaran 2026, Jumat, 20 Maret 2026 kami sekeluarga (Aku, Rafa, Fakhri, si papah dan mbak Yuli) menyempatkan diri berkunjung ke Universitas Brawijaya di Malang. Niatnya sederhana, hanya ingin melihat langsung kampus yang menjadi salah satu impian Fakhri. Kami berkeliling menikmati suasana kampus yang asri, melihat gedung-gedung fakultas dari kejauhan, lalu mengabadikan beberapa momen bersama.
Survei dan Berfoto di Universitas Brawijaya
Survei dan Berfoto di Universitas Brawijaya
Sejujurnya, saat itu aku sempat merasa ragu untuk berfoto. Entah mengapa, ada rasa takut jika terlalu berharap, sementara pengumuman SNBP masih cukup lama. Dalam hati aku hanya berdoa, "Ya Allah, jika memang ini tempat terbaik untuk anakku menuntut ilmu, mudahkanlah jalannya." Kami pun pulang tanpa membawa kepastian apa pun, hanya menyimpan harapan dalam doa.
Di balik rasa cemas itu, ada sedikit ketenangan di hati. Aku memiliki kakak ipar (Mbak Yuli, yang menemani kami survei ke UB dan kedua anaknya pun alumnus UB) yang tinggal di Malang, sehingga jika kelak Fakhri benar-benar berkuliah di Universitas Brawijaya, setidaknya ada keluarga yang bisa menjadi tempatnya bersandar saat rindu rumah atau membutuhkan bantuan. Pikiran itu membuatku sedikit lebih tenang sebagai seorang ibu.
Kini, setiap kali melihat foto-foto itu, aku tersenyum haru. Ternyata Allah sudah menuliskan takdir yang begitu indah. Kampus yang kami datangi saat itu bukan sekadar menjadi tujuan liburan, melainkan benar-benar menjadi tempat Fakhri akan melanjutkan pendidikannya sebagai mahasiswa Teknik Industri Universitas Brawijaya.
Pengumuman SNBP yang Membuat Jantung Berdebar
Selasa, 31 Maret 2026
Jarum jam belum juga menunjukkan pukul 15.00 WIB. Rasanya waktu berjalan sangat lambat. Rumah begitu sunyi, tetapi isi kepala penuh dengan berbagai kemungkinan. Hari itu aku sendirian di rumah.
Fakhri sedang syuting di sekolah karena mendapat peran sebagai guru dalam sebuah proyek. Papah masih bekerja di kantor, sementara Teteh Rafa kuliah semester 6 Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Telkom University.
Sejujurnya, aku ingin kami berkumpul di rumah. Duduk bersama, lalu membuka hasil pengumuman SNBP 2026 di waktu yang sama. Namun kenyataannya tidak demikian. Menjelang pukul tiga sore, rasa cemas semakin sulit disembunyikan.
Banyak orang berkata bahwa jalur SNBP jangan terlalu diharapkan karena persaingannya sangat ketat. Aku mengerti. Tetapi sebagai seorang ibu, diam-diam aku terus memohon kepada Allah agar nama anakku termasuk di antara mereka yang dinyatakan lolos.
Saat Nama Fakhri Muncul di Layar
Smartphone ga boleh jauh dari genggamanku. Aku lihat terus Whatsapp Group/ WAG keluarga kecilku berempat, masih hening. Aku memutuskan untuk salat ashar terlebih dahulu, agar hati tenang. Salawat Nabi Muhammad SAW kulantunkan dalam hati sesudahnya, saat menantikan lolos atau tidaknya si gempal kesayangan.
Pukul 15.16 WIB aku melihat hasil pengumuman SNBP 2026 di WA Group berempat. Rasanya waktu berhenti sesaat. Tangan gemetar, dada berdebar, sementara doa terus mengalir tanpa suara.
Lalu...
Nama itu muncul di layar.
Pengumuman Lolos SNBP Teknik Industri Universitas Brawijaya
Selamat! Anda dinyatakan lulus seleksi SNBP 2026
NISN, NoRegistrasi
Muhammad Fakhri
Teknik Industri (S1) Universitas Brawijaya
Tanggal lahir
Asal Sekolah: SMAS Suluh Jakarta
Kabupaten/ Kota: Kota Adm Jakarta Selatan
Seketika air mataku jatuh. Bukan hanya karena bahagia, tetapi karena aku tahu betapa panjang perjalanan yang telah ia lalui untuk sampai di titik itu.
Rupanya suamiku yang paling ga sabar. Ternyata ia yang duluan buka website dan login. Screenshoot dikrim ke WA Group berempat. Kupikir Fakhri yang mengirimnya. Ternyata ia masih sibuk syuting dan memang pengen membukanya bersama teman-teman sekelasnya.
Terima kasih kepada teman yang syut momen Fakhri lolos SNBP serta semua teman yang turut berbahagia.
Belajar, Les, Kerja Kelompok, dan Tetap Berolahraga
Perjalanan ini sama sekali tidak instan.
Sebagai orang tua, aku dan suamiku menjadi saksi bagaimana Fakhri berjuang selama duduk di bangku SMAS Suluh Jakarta. Sejak kelas 10 semester dua, Fakhri mengikuti bimbingan belajar SG Jagakarsa setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Ketika teman-temannya pulang sekolah untuk beristirahat, ia justru melanjutkan belajar hingga sore.
Memasuki kelas 11, ritme itu tetap dijalani. Hampir tidak ada perubahan. Sekolah, belajar, mengerjakan tugas, lalu kembali belajar. Ekstrakurikuler yang diikutinya ada basket dan Pramuka wajib.
Pernah pula ikut pemilihan anggota Paskibraka utama, namun tidak terpilih. Beberapa kali anakku menjadi petugas upacara bendera hari Senin. Betapa senang dan bangga dia saat duduk di kelas 12 menjadi tergabung menjadi Petugas Upacara Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2025 (khusus dari anggota Pramuka).
Menjadi Petugas Upacara Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2025
Kelas 12 menjadi fase paling berat. Selain harus mempersiapkan SNBP dan TKA, ia juga disibukkan dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), kerja kelompok, dan berbagai tugas sekolah. Syukurlah jadwal bimbingan belajar dipindahkan ke malam hari pukul 19.00–20.30 WIB.
Si bungsu dari dua bersaudara ini masih bisa mengikuti semuanya meskipun beberapa kali terlambat karena kegiatan sekolah. Bahkan beberapa kali izin tidak masuk kelas karena kerkomnya sampai malam atau absen disebabkan sakit. Fakhri pun merupakan ketua kelas 12 selama dua semester. Cool! 😍
Sering kali aku melihat wajahnya lelah, tetapi ia tetap membuka buku dan mengerjakan soal-soal latihan. Di sekolah pun ada program pendalaman materi (PM) yang dilaksanakan pada jam pembelajaran sehingga siswa tetap bisa belajar lebih intensif tanpa harus pulang terlalu sore. Hari-harinya benar-benar dipenuhi usaha dan kerja keras.
Satu hal yang masih terus dikerjakan sejak masih kecil dulu adalah berolahraga. Nge-gym itu kesukaan Fakhri. Anakku yang satu ini juga senang bermain biliar. Paling juga sering lari di kompleks Deptan sekitar sekolahnya atau di UI. Sesekali gowes, jogging di GBK, berenang bareng teman-teman SMA Suluh maupun teman semasa MTsN 4.
Sebagai ibu, hatiku sering terenyuh melihatnya. Aku hanya bisa mendoakan diam-diam agar semua lelahnya ga sia-sia. Ada banyak malam ketika lampu kamarnya masih menyala saat rumah sudah terlelap. Dari balik pintu, aku melihatnya masih membuka buku, mengerjakan latihan soal, atau sekadar memandangi catatan sambil menahan kantuk. Sementara aku hanya bisa berbisik dalam doa, "Ya Allah, mudahkan jalan anakku."
Sebagai ibu, aku tidak bisa mengerjakan soal-soal itu untuknya. Aku hanya bisa mengetuk pintu, mengantarkan segelas minum dan makanan kesukaannya, lalu kembali memanjatkan doa.
"Ya Allah, jangan sia-siakan setiap lelah anakku."
Dan ternyata, Allah menjawab semua doa itu dengan cara yang begitu indah.
Tes Kemampuan Akademik (TKA)
Alhamdulillaah, Fakhri meraih urutan ke-3 nilai TKA Matematika di SMA Suluh. Si emesh ini suka mata Pelajaran matematika. Menurut cerita guru wali kelas, Fakhri terbilang cepat sekali menyelesaikan soal-soal matematika. Bahkan kadang anakku ini membantu beberapa temannya belajar matematika dan mata pelajaran lainnya, baik di sekolah maupun rumah temannya.
Nilai matematika umum (MTK) dan matematika tingkat lanjut MTK TL) di semester 1-5 sebagai berikut:
MTK Umum Semester 1-5 adalah 91, 95, 96, 96, dan 97.
MTK TL Semester 3-5 adalah 94, 95 dan 93
Untuk mapel pilihan TKA pada waktu itu adalah Matematika Tingkat Lanjut (MTK TL) dan biologi. Awalnya sempat ragu antara biologi atau kimia karena nilainya 11 12 ahahahah. Akhirnya ditetapkan biologi saja deh, kayakya lebih aman untuk pemilihan prodi lebih luas.
Alhamdulillah Lolos Teknik Industri Universitas Brawijaya: One Shot!
Hari itu aku benar-benar memahami bahwa setiap doa seorang ibu tidak pernah sia-sia.
Mungkin Allah tidak selalu mengabulkan doa dengan cara yang kita inginkan. Namun ketika waktunya telah tiba, Allah menghadiahkan sesuatu yang jauh lebih indah daripada yang kita bayangkan.
One Shot Teknik Industri Universitas Brawijaya berhasil! Alhamdulillaah, Masya Allah Tabarakallah 😍 Satu-satunya pilihan prodi (program studi) yang Fakhri minati dan kampus PTN satu-satunya pula yang dituju.
Selamat, Fakhri.
Terima kasih sudah berjuang tanpa banyak mengeluh.
Terbanglah setinggi mungkin.
Mama dan Papah akan selalu menjadi rumah tempatmu pulang.
Hari ini, Fakhri, siswa SMA Suluh Jakarta, berhasil membuktikan bahwa ketekunan tak pernah mengkhianati hasil. Tangis haru yang jatuh bukan hanya karena ia diterima di kampus impiannya, tetapi karena aku tahu betapa panjang jalan yang telah ia lalui untuk sampai di titik ini.
Selamat, Nak. Terima kasih sudah berjuang. Air mata bahagia ini akan selalu menjadi pengingat bahwa setiap usaha, sekecil apa pun, pada akhirnya akan menemukan jalannya menuju keberhasilan. ❤️
Selamat juga untuk ketiga teman Fakhri yang diterima di Universitas Brawijaya, antara lain Andriano (prodi Matematika), Keyza (Prodi Psikologi) dan Rasendriya (Prodi Sistem Informasi). Total siswa SMAS Suluh Jakarta yang lolos SNBP 2026 sebanyak 18 siswa. Alhamdulillaah.
18 Siswa SMAS Suluh Lolos Seleksi SNBP 2026
Tiga Tahun Perjuangan yang Tidak Mudah
Anakku memang lucu dan menggemaskan. Sebelum ikut bimbel SG, ia sempat les percakapan Bahasa Inggris di LB LIA Pasar Minggu selama 1 term (3 bulan). Oleh karena kelas pelajar belum mencukup jumlah siswa, maka Fakhri dimasukkan di kelas karyawan dengan jadwal malam pukul 19.00-20.30 WIB. Cuma berenam, katanya. Ada mahasiswa, ada pensiunan tentara, serta karyawan kantoran.
Oh ya, saat duduk di sekolah MTsN 4 dulu pun pernah les Bahasa Inggris regular di LB LIA Depok, kalau ga salah dapat 1 term alias 3 bulan saja. Malah sempat juga les piano di Yamaha AEON Tanjung Barat cuma sebulan wakakakaka duh si kasep. "Capek banget abis sekolah", katanya.
Memang sih kita jadi orang dewasa dan sebagai orang tua bisanya memperkirakan, melihat tanpa merasakan. Idealnya, kita harus lebih bijak menuntun anak, menasihati, memberikan pandangan tanpa menuntut hal yang dirasa melebihi kesanggupan anak.
Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Menyentuh Kalbu
Di balik kebahagiaan Fakhri diterima di Teknik Industri Universitas Brawijaya melalui jalur SNBP, ada begitu banyak doa, dukungan, dan ketulusan dari orang-orang yang selalu menyertai langkahnya.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Kepala SMA Suluh Bapak Yudi Tri Nugraha, SE, Wali Kelas 10 Ibu Niken Puji Lestari, S.Pd, Wali Kelas 11 Ibu Aina Azka, S.Pd, Wali Kelas 12 Ibu Riskhey Nurardiliyanti, S.Pd, Guru BK Ibu Dessy Akhriani, S.Pd dan seluruh guru, staf, satpam, petugas kebersihan yang tidak bisa disebutkan satu per satu.
Terima kasih juga kepada seluruh guru bimbingan belajar SG Jagakarsa yang telah membimbing, memotivasi, dan mendampingi Fakhri selama proses belajar hingga berhasil meraih impiannya. Ilmu, kesabaran, dan perhatian yang diberikan akan selalu kami kenang sebagai bagian dari perjalanan indah ini. Kak Nuy, terima kasih atas analisis PTN dan prodinya 😄
Terima kasih juga kepada seluruh keluarga yang tak pernah berhenti mendoakan, memberi semangat, dan menjadi tempat pulang di setiap lelah. Dukungan kalian menjadi kekuatan yang membuat Fakhri terus percaya bahwa mimpi besar bisa diwujudkan.
Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat, kesehatan, dan keberkahan. Keberhasilan ini bukan hanya milik Fakhri, tetapi juga milik semua orang yang telah membersamai setiap langkah perjuangannya. Terima kasih dari lubuk hati kami yang paling dalam.
Terima kasih kepada Teknik Industri Universitas Brawijaya yang telah memberikan kesempatan kepada Fakhri untuk mengawali langkah meraih cita-citanya melalui jalur SNBP. Semoga amanah ini menjadi awal perjalanan yang penuh ilmu, prestasi, dan keberkahan bagi masa depannya.
Sekilas Tentang SNBP 2026 di PTN Akademik
Hanya 20,09% peserta yang lolos di SNBP 2026
Rapat penetapan hasil SNBP 29-30 Maret 2026 di mana seleksi alokasi dan penetapan hasil SNBP dilakukan selama dua hari tersebut.
Hasil Konferensi Pers Pengumunan SNBP 2026, Selasa, 31 Maret 2026
Siaran langsung bisa ditonton di kanal Youtube SNPMB ID dan IG @snpmb_id
Prodi paling diminati di SNBP 2026 kategori saintek dan soshum yakni:
Prodi Paling Diminati di SNBP 2026 (Foto: IG @Infomasukptn2026)
Teknik Industri menempati posisi ke-6 yaitu sebanyak 794 pendaftar.
Akhirnya sampai di titik ini. Selamat untuk semua yang berhasil. Semua proses yang telah dilewati membawa ke hari ini, 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Total daya tampung prodi Taknik Industri Universitas Brawijaya adalah 220. Jalur SNBP 44, jalur mandiri 110.
Qadar. “Jika itu milikmu, maka akan menemukanmu”.
Sabar. “Apa yang tertulis untukmu, pasti menjadi milikmu”.
Tawakal. “Jika sesuatu ditakdirkan untukmu, sampai kapanpun tidak akan pernah menjadi milik orang lain”.
Iman. “Percaya sepenuhnya kepada Allah, bahkan ketika kamu tidak memahami rencana-Nya”.
Takdir dan ketenteraman. “Bumi itu tenang, yang berisik Adalah orang-orang yang tidak mencintai takdirnya”.
Selanjutkan, Fakhri bergabung ke grup WA Maba UB 2026.
Tanggal 31 Maret 2026 akan selalu kami kenang, bukan semata karena Fakhri dinyatakan lolos SNBP Teknik Industri Universitas Brawijaya, tetapi karena hari itu Allah memperlihatkan betapa indahnya hasil dari doa, ikhtiar, dan kesabaran yang dijalani selama bertahun-tahun. Selamat menempuh babak baru, Nak. Terbanglah setinggi impianmu, tetaplah rendah hati, dan ingatlah, doa Mama dan Papah akan selalu menyertai setiap langkahmu.
Mbak ... pround banget sama Mas Fakhri yang lolos ke UB. One shot pula.. 🥰🥰
Fakhri sudah berusaha selama 3 tahun, plus punya orang tua yang available mendampingi perjalanan studinya. Menurutku itu privilege sekali.. Nggak cuma ngucapin buat fakhri, juga buat orang tuanya juga. 🥰
Semoga perjalanan menjadi Mahasiswa dimudahkan sampai memperoleh gelar Sarjana.. ❣️❣️
MasyaAllah... Selamat untuk pencapaian yang membanggakan! Lolos SNBP, apalagi di jurusan dan kampus impian, tentu menjadi hasil dari perjuangan yang tidak sebentar. Semoga perjalanan selama kuliah nanti penuh pengalaman berharga, semakin berkembang ilmunya, dan bisa menikmati setiap prosesnya. Semangat menyambut babak baru! 😊
Selamat sekaligus Semangat yaaaa Fakhri.... BTW aku juga lulusan Brawijaya hehehe bearti nanti satu almamater dong yaaaa...ikut terharu membaca perjuangan Fakhri, Mbak Nurul! Perjalanan dari kelas 10, ikut bimbel sampai malam, aktif basket, Pramuka, hingga jadi ketua kelas betul-betul luar biasa. Wajar banget kalau air mata bahagia tumpah pas melihat pengumuman SNBP. Ikhtiar kuat yang diiringi doa tulus seorang ibu emang nggak pernah mengkhianati hasil. Bonusnya, pas libur Lebaran kemarin sempat foto-foto di UB, ternyata itu jadi kenyataan yang manis banget!
Makasih, om Dodon :) Wah, alumnus UB juga nih keren banget :) Alhamdulillaah wa syukurillaah Fakhri mendapatkan hadiah istimewa dari Allah SWT. Iya, sempat foto2 pas H-1 Lebaran hehehe. Masya Allah. Makasih yaaaaaaaa :D
Ga kebayang banget gimana bangganya untuk fakhri dan orang tua ketika mendapatkan pemberitahuan keterima SNBP di universitas favorit. Dibalik kebahagiaan itu semua pasti ada perjuangan baik itu dari fakhrinya maupun orang tua. Saya bacanya juga ikut seneng. 😁Sekali lagi selamat yaaa
Selamat Mbak Nurul, untuk pencapaian ananda Fakhri yang membanggakan! Membaca perjuangan hingga akhirnya lolos SNBP di Teknik Industri Universitas Brawijaya ikut bangga rasanya. Apalagi saat tahu di baliknya ada proses, doa, dan usaha yang menyertai hasil tersebut, yang mengingatkan bahwa setiap keberhasilan memang tidak datang begitu saja. Semoga perjalanan kuliahnya nanti lancar, diberi kemudahan dalam beradaptasi, dan menjadi bekal untuk meraih cita-cita di masa depan. Terima kasih Mbak, sudah berbagi cerita yang penuh semangat ini dan semoga bisa menjadi motivasi bagi para pejuang SNBP berikutnya
Hai mbak Dian :) Makasiiiiih banyak ucapan dan doanya buat Fakhri :D Aamiin yra, insya allah dimudahkan perjalanan kuliahnya dan menggapai cita2 gemilang :) Sama2 mbak.
Congrats ya buat Fakhri. Keren banget perjuangannya beneran all out, Alhamdulillah doa ibu pun amat sangat powerfull ya Mbak. Asli baca ceritanya beneran takjub dan salut sekali.
Tidak ada usaha yang sia-sia apalagi diimbangi dengan doa dan konsistensi. Pas libur dan survey ke kampus, manifestasi banget itu. Alhamdulillah diterima di Universitas Brawijaya dengan jurusan yang diincar, perfect bangetlah ya.
Wah, selamat yaaa! Ikut merinding dan bahagia bacanya. Perjuangan buat tembus SNBP ke Teknik Industri UB itu beneran nggak mudah, tapi akhirnya terbayar lunas. Selamat memasuki dunia perkuliahan yang seru, sukses terus ya!
Ini membuktikan usaha tidak akan mengkhianati hasil 🎉🎉🎉. Kerja keras Fakhri , belajar , les bimbel, semuanya berakhir manis pada akhirnya. Bisa keterima di universitas favorit , hebaaat. 👍👍👍
Semoga Fakhri selalu dimudahkan pembelajaran nya di sana ya mba, dijauhkan dari yang tidak baik, dan selalu dikelilingi teman2 yang sama bersemangat dalam hal belajar
MashaAllaah.. Barakallahu fiikum. Ikut berbahagia atas keberhasilan ananda shalih dalam menembus SNBP. Semoga lancar kuliahnya di Teknik Industri UB, kampus impian..
Senangnyaa... Malang termasuk kota yang adeemm.. ga jauh berbeda dengan kampus kaka di Bandung untuk cuacanya yaa, ka Nurul.
Jadi bisa senantiasa berbahagia juga.. in syaa Allah dipertemukan dengan circle baru yang shalih dan bisa sama-sama saling berjuang selama 4 tahun ke depan.
Terima kasih atas kunjungan teman-teman :) Semoga betah membaca kisah seru dan penuh memori di blogku ini. Silakan tinggalkan pesan, kesan maupun saran. FYI, seluruh komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu. Oh ya, komentar dengan link hidup tidak akan aku munculkan.
Selamat buat mas fakhri.....
ReplyDeleteTerima kasih, mas Agus :)
DeleteSelamat atas keberhasilan putranya. Keren sih
ReplyDeleteBarakallah, thanks ya bun :)
DeleteMbak ... pround banget sama Mas Fakhri yang lolos ke UB. One shot pula.. 🥰🥰
ReplyDeleteFakhri sudah berusaha selama 3 tahun, plus punya orang tua yang available mendampingi perjalanan studinya. Menurutku itu privilege sekali.. Nggak cuma ngucapin buat fakhri, juga buat orang tuanya juga. 🥰
Semoga perjalanan menjadi Mahasiswa dimudahkan sampai memperoleh gelar Sarjana.. ❣️❣️
Masya Allah Tabarakallah, terima kasih mbak :) Beneran dapat durian runtuh ini, alhamdulillaah bahagianya ga habis2 hehehe :D Aamiin yra.
DeleteMasyaAllah... Selamat untuk pencapaian yang membanggakan! Lolos SNBP, apalagi di jurusan dan kampus impian, tentu menjadi hasil dari perjuangan yang tidak sebentar. Semoga perjalanan selama kuliah nanti penuh pengalaman berharga, semakin berkembang ilmunya, dan bisa menikmati setiap prosesnya. Semangat menyambut babak baru! 😊
ReplyDeleteTerima kasih banyak ucapan dan doanya, Amel :) Insya Allah. Tentu semangat menggebu :D
DeleteSelamat sekaligus Semangat yaaaa Fakhri.... BTW aku juga lulusan Brawijaya hehehe bearti nanti satu almamater dong yaaaa...ikut terharu membaca perjuangan Fakhri, Mbak Nurul! Perjalanan dari kelas 10, ikut bimbel sampai malam, aktif basket, Pramuka, hingga jadi ketua kelas betul-betul luar biasa. Wajar banget kalau air mata bahagia tumpah pas melihat pengumuman SNBP.
ReplyDeleteIkhtiar kuat yang diiringi doa tulus seorang ibu emang nggak pernah mengkhianati hasil. Bonusnya, pas libur Lebaran kemarin sempat foto-foto di UB, ternyata itu jadi kenyataan yang manis banget!
Makasih, om Dodon :) Wah, alumnus UB juga nih keren banget :) Alhamdulillaah wa syukurillaah Fakhri mendapatkan hadiah istimewa dari Allah SWT. Iya, sempat foto2 pas H-1 Lebaran hehehe. Masya Allah. Makasih yaaaaaaaa :D
DeleteGa kebayang banget gimana bangganya untuk fakhri dan orang tua ketika mendapatkan pemberitahuan keterima SNBP di universitas favorit. Dibalik kebahagiaan itu semua pasti ada perjuangan baik itu dari fakhrinya maupun orang tua. Saya bacanya juga ikut seneng. 😁Sekali lagi selamat yaaa
ReplyDeleteTerima kasih banyak mas. Alhamdulillaah, perjuangan anakku membuahkan hasil yang ga disangka2.
DeleteSelamat Mbak Nurul, untuk pencapaian ananda Fakhri yang membanggakan! Membaca perjuangan hingga akhirnya lolos SNBP di Teknik Industri Universitas Brawijaya ikut bangga rasanya. Apalagi saat tahu di baliknya ada proses, doa, dan usaha yang menyertai hasil tersebut, yang mengingatkan bahwa setiap keberhasilan memang tidak datang begitu saja. Semoga perjalanan kuliahnya nanti lancar, diberi kemudahan dalam beradaptasi, dan menjadi bekal untuk meraih cita-cita di masa depan. Terima kasih Mbak, sudah berbagi cerita yang penuh semangat ini dan semoga bisa menjadi motivasi bagi para pejuang SNBP berikutnya
ReplyDeleteHai mbak Dian :) Makasiiiiih banyak ucapan dan doanya buat Fakhri :D Aamiin yra, insya allah dimudahkan perjalanan kuliahnya dan menggapai cita2 gemilang :) Sama2 mbak.
DeleteCongrats ya buat Fakhri. Keren banget perjuangannya beneran all out, Alhamdulillah doa ibu pun amat sangat powerfull ya Mbak. Asli baca ceritanya beneran takjub dan salut sekali.
ReplyDeleteTidak ada usaha yang sia-sia apalagi diimbangi dengan doa dan konsistensi. Pas libur dan survey ke kampus, manifestasi banget itu. Alhamdulillah diterima di Universitas Brawijaya dengan jurusan yang diincar, perfect bangetlah ya.
Thanks, Lala :) Alhamdulillaah perjuangan Fakhri menuai hasil. Istimewa banget rasanya kayak mimpi hehehe. Insya Allah......
DeleteWah, selamat yaaa! Ikut merinding dan bahagia bacanya. Perjuangan buat tembus SNBP ke Teknik Industri UB itu beneran nggak mudah, tapi akhirnya terbayar lunas. Selamat memasuki dunia perkuliahan yang seru, sukses terus ya!
ReplyDeleteAamiin yra, terima kasih doanya ya :) Insya Allah dilancarkan perkuliahannya hingga meraih cita2 :)
DeleteIni membuktikan usaha tidak akan mengkhianati hasil 🎉🎉🎉. Kerja keras Fakhri , belajar , les bimbel, semuanya berakhir manis pada akhirnya. Bisa keterima di universitas favorit , hebaaat. 👍👍👍
ReplyDeleteSemoga Fakhri selalu dimudahkan pembelajaran nya di sana ya mba, dijauhkan dari yang tidak baik, dan selalu dikelilingi teman2 yang sama bersemangat dalam hal belajar
Aamiin yra, makasih mbak Fanny doa dan ucapannya buat Fakhri. Barakallah. Semoga Allah senantiasa membersamai anakku ini di manapun dia berada.
DeleteMasya Allah... Alhamdulillah yaa Nurul, selamat untuk ananda Fakhri yang telah berjuang
ReplyDeleteinsya Allah semua perjuangan dan doa itu selalu Allah berikan pada orang yang tepat ... congraaaat... peluk dari jauh yaa
Aamiin yra. Makasih mbak Tanti. Barakallah.
DeleteMashaAllaah.. Barakallahu fiikum.
ReplyDeleteIkut berbahagia atas keberhasilan ananda shalih dalam menembus SNBP.
Semoga lancar kuliahnya di Teknik Industri UB, kampus impian..
Senangnyaa...
Malang termasuk kota yang adeemm.. ga jauh berbeda dengan kampus kaka di Bandung untuk cuacanya yaa, ka Nurul.
Jadi bisa senantiasa berbahagia juga.. in syaa Allah dipertemukan dengan circle baru yang shalih dan bisa sama-sama saling berjuang selama 4 tahun ke depan.
Thanks Lendy, alhamdulillaah :D Aamiin yra, semoga perkuliahannya dilancarkan.
Delete