Alangkah senang hati dan bangga, anak bungsuku Fakhri kini sudah mengantongi SIM A. Jadi tenang deh menyetir mobil ke mana-mana. Penerbitan SIM A dimulai dari tes kesehatan, tes psikologi serta ujian tertulis online melalui handphone sampai ujian praktik dikerjakan dengan semangat dan penuh kesabaran.
Fakhri masih duduk di kelas 11 sewaktu penerbitan SIM A. Harap maklum ya, artikelnya baru ditayangkan sekarang. Aku sedang banyak kesibukan dengan beragam urusan keluarga yang harus menjadi prioritas. Oh ya, pengalaman membuat SIM C baru sudah lama aku tulis di blog ini ya, teman-teman.
Baca:
Cara dan Tips Membuat SIM C Baru di Satlantas Polres Metro Depok
Rekomendasi Potongan Rambut Pria 2025 yang Patut Dicoba
Cara Memilih Oli Motor Matic dan Bengkel Servis Terbaik
Apa Itu SIM?
SIM (Surat Izin Mengemudi) adalah dokumen resmi/ bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada seseoraang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor di jalan raya.
Fungsi dan Tujuan SIM
- Bukti legalitas: Menunjukkan bahwa seseorang berhak secara hukum mengemudikan kendaraan sesuai dengan golongan SIM-nya.
- Meningkatkan keselamatan berkendara: Proses penerbitan SIM mengharuskan seseorang melalui ujian teori dan praktik hingga lulus, agar pengemudi memahami aturan lalu lintas dan dapat mengemudi dengan aman.
- Identifikasi diri: SIM berfungsi sebagai identitas diri di dalamnya terdapat data pribadi seperti nama, alamat, foto, dan tanda-tangan.
Persyaratan Pemohon SIM
- Permohonan tertulis.
- Bisa membaca dan menulis.
- Mempunyai pengetahuan peraturan lalu lintas jalan dan teknik dasar berkendara.
- Batas usia: 17 (tujuh belas) tahun untuk SIM A, SIM C, SIM D dan SIM DI dan 20 tahun untuk SIM Golongan BI / BII.
- Terampil mengemudikan kendaraan bermotor.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Lulus ujian teori dan praktik.
Golongan SIM A
SIM untuk kendaraan bermotor roda 4 dengan berat yang diperbolehkan tidak lebih dari 3.500 Kg.
Sabtu, 30 Juni 2025 aku menemani Fakhri yang sudah niat sekali membuat SIM A baru, datang langsung ke Polres Metro Depok. Suasana begitu ramai di kantor polisi tersebut dan sekitarnya. Ternyata di sana sedang persiapan upacara peringatan ulang tahun Polri/ Hari Bhayangkara.
Berdasarkan keterangan petugas, khusus hari itu masyarakat tidak bisa mengikuti ujian praktik karena ada acara tersebut. Seorang petugas wanita menyarankan kami mengunjungi kantor Pelayanan SIM Pasar Segar Depok yang jaraknya hanya sekitar 2,7 km saja dari Polres Metro Depok.
Ikut Tes Penerbitan SIM A di Samsat Pasar Segar Depok
Singkat cerita, aku dan Fakhri tiba di Pasar Segar Depok. Ramainya bukan main! Waktu itu kira-kira jam 10 pagi. Hari itu kami menginjakkan kaki ke tempat ini untuk yang pertama kalinya. Hampir semua kios tutup kecuali Samsat SIM yang berfungsi.
Setelah menyelesaikan tes kesehatan dan tes teori, selanjutnya Fakhri melakukan tes praktik mobil. Tes parkir mobil seri dan paralel hanya boleh dilakukan dengan cara satu kali mundur saja, tidak boleh lebih. Maksudnya, mobil yang akan diparkirkan tidak boleh maju terlebih dahulu kemudian mundur lagi.
Parkir seri dikerjakan dengan baik tanpa kekurangan. Sayangnya saat parkir paralel yang hampir beres ternyata mesin mobil mati. Tidak lulus deh Fakhri, kecewa berat dia. Oleh bapak petugas anakku disuruh datang dan mencoba tes kembali di tanggal 14 Juli. Namun memang momennya tidak memungkinkan karena ia harus mulai masuk sekolah naik kelas 12.
![]() |
Pelayanan SIM Pasar Segar Depok |
Pengalaman Membuat SIM A di Polres Metro Depok
Sabtu pagi, 19 Juli 2025 Fakhri datang lagi ke Polres Metro Depok sendirian. Kenapa aku ga menemani? Soalnya aku lagi jenguk papahku alias kakeknya Fakhri yang sedang dirawat inap di RSPP. Anakku memang ingin mencoba lagi bikin SIM A seorang diri. “Kan udah gede, Mah”, katanya sambil tersenyum manis.
Satlantas Polres Metro berada di Jalan Margonda No.14, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431. Telepon: (021) 77202414 dan akun Instagram: @polresmetrodepok
Fakhri mengikuti rangkaian tes sebaik-baiknya. Tes tanjakan, wow! Alhamdulillaah si emesh lulus ujian pembuatan SIM A baru. Bangga dan bahagia banget! Engki (Kakek) di surga Letkol (Purn) Polisi M. Abdulrahman pasti lebih bangga, cucunya yang menggemaskan ini berhasil lulus tes sesuai prosedur. Sama halnya saat penerbitan SIM C di Polres Depok juga, sesuai prosedur.
Barakallah, terima kasih Ya Allah. Kami salut sekali akan kegigihan Fakhri mencapai tujuannya. Membuat SIM A mengikuti langkah-langkah resmi/ sesuai prosedur. Selamat, Nak.
![]() |
Pengalaman Fakhri Membuat SIM A di Polres Metro Depok |
Tahapan dan Biaya Penerbitan SIM A
Ini adalah tahapan dan biaya resmi penerbitan SIM A:
- Siapkan KTP asli dan fotokopinya.
- Tes kesehatan Rp25.000.
- Tes psikologi dan teori Rp60.000.
- Pengambilan SIM C Rp120.000 – Rp150.000 (Sekitar nominal ini, sudah lupa soalnya).
Total biaya keseluruhan cukup terjangkau, bukan? Yang penting sabar, ikhtiar, pantang menyerah.
Terima kasih kepada bapak-bapak polisi Satlantas Polres Metro Depok yang baik, ramah dan informatif dalam melayani dan mengayomi masyarakat serta proses penerbitan SIM.
Kami langsung teringat selalu sang kakek Fakhri alias papah mertuaku, alm Letkol. Muhammad Abdulrahman, yang merupakan polisi hebat di masanya. Pada tahun 1998 beliau menghembuskan nafas terakhir di usia 60 tahun karena serangan penyakit stroke. Beliau pasti sangat bangga dengan Fakhri, cucu terakhirnya, yang berhasil lulus penerbitan SIM A dan SIM C sesuai prosedur.
Tips Membuat SIM
Teman-teman ingin membuat SIM di Polres Metro Depok juga maupun di tempat lain? Harap pahami terlebih dahulu proses penerbitan SIM yang berlaku supaya kalian sukses menjalani tes hingga lulus. Sebaiknya tiba lebih awal, di pagi hari misalnya pukul 07.00-09.00 WIB, karena di atas jam tersebut jumlah pemohon SIM makin banyak.
Semoga artikel cara dan tips penerbitan SIM A ini bermanfaat dan menginspirasi banyak orang. Terima kasih ya, sudah mampir dan membaca blog aku. Salam sehat dan sukses. Sampai jumpa lagi!
Kalau urus sendiri lebih murah ya
ReplyDeleteDan ujiannya tidaklah sulit
Selamat ya
Yang lagi sakit semoga segera diberikan kesembuhan