Friday, June 26, 2020

# traveling & culinary # Turkey

Makan Siang di Buhara 93 Restaurant Turki

Ini dia pengalaman pertamaku makan siang di Turki! Buhara 93 Restaurant namanya. Tempatnya cukup unik dan berada di lokasi yang ramai dikunjungi wisatawan mancanegara. Restoran ini memiliki spasialisasi menu pizza dan kebab. Sajian khas Turki di sini ternyata enak juga dan cocok di lidah orang Indonesia. Suasananya yang begitu ramai dan masakan yang dipamerkan di etalase membuatku masih betah dan ingin mencicipi menu istimewa lainnya. 

makan siang di buhara 93 restaurant turki nurul sufitri travel lifestyle blogger culinary umroh city tour istanbul

 

Makan Siang Bersama di Buhara 93 Restaurant 

Lokasi Buhara 93 Restaurant 

Buhara 93 Restaurant buka setiap hari mulai Senin sampai Minggu pukul 09.00 hingga 22.00 waktu setempat. Letaknya cukup strategis yakni di Sultan Ahmet, Nakibent Sk. 15/A 34122 Istanbul Turki. Di depan dan samping restoran ada jalan yang ramai dilalui mobil dan para pelancong. 

Teman-teman yang ingin tahu lebih jauh tentang Buhara 93 Restaurant ini bisa membuka lamannya di buhararestaurant.com dan telepon: +90 212 518 15 11 serta email: info@buhararestaurant.com ya 😁 

makan siang di buhara 93 restaurant turki nurul sufitri travel lifestyle blogger culinary umroh city tour istanbul
Lokasi Restoran Strategis

makan siang di buhara 93 restaurant turki nurul sufitri travel lifestyle blogger culinary umroh city tour istanbul
Siap-siap Menyeberang Jalan Menuju Restoran

Menarik sekali kalau kita lihat pemandangan di foto ini ya, teman-teman! Jadi si restorannya tuh seperti berada di jalan yang menurun, yaaa kayak bukit kecil gitu. Makin ke bawah semakin menurun deh. Mobil yang berseliweran rasanya ga berhenti-berhenti. Padahal jalanannya ga lebar-lebar amat dan permukaannya kayak conblock, bukan aspal.



Lelaki yang berbaju biru tua dan mengangkat semacam map hijau itu namanya Sarhat. Dia adalah pemandu wisata kami selama city tour Istanbul Turki. Keren juga dia pandai berbicara Bahasa Indonesia dengan fasih plus sering guyon yang beneran lucu πŸ˜‚ πŸ˜‚

makan siang di buhara 93 restaurant turki nurul sufitri travel lifestyle blogger culinary umroh city tour istanbul
Nakkas di Sisi Kiri Buhara 93 Restaurant

Suasana Restoran 

Dari pintu masuk resto kami dipersilakan menuju lantai 2. Kami mesti berhati-hati ketika melangkah karena tangganya agak curam. Wow, ternyata di sini pun ga kalah ramai pelanggannya dengan orang-orang yang sedang santap siang di lantai bawah! πŸ˜„ Ornamen restoran dihiasi oleh berbagai piring antik, lampu-lampu cantik berwarna-warni, lukisan dan sebagainya.


makan siang di buhara 93 restaurant turki nurul sufitri travel lifestyle blogger culinary umroh city tour istanbul
Interior Buhara 93 Restaurant (Foto: Tripadvisor)

Buhara 93 Restaurant ini kelihatan penuh pada waktu itu. Sepertinya restoran yang unik ini didatangi oleh para turis pelbagai negara. Beberapa meja dan kursi sudah direservasi. Bagaimanapun, segalanya berjalan lancar karena tempat makan memang sudah disediakan untuk kami di tingkat atas restoran.

Tiap meja makan dilapisi taplak yang berbeda-beda kemudian ditaruh kaca transparan di atasnya. Jadi kalau ada makanan  dan minuman yang tumpah, ga bakalan mengotori taplak mejanya dan mudah dibersihkan. Kalau kursinya sih sama rata2 berwarna merah agak marun dan sandarannya juga cukup nyaman.

makan siang di buhara 93 restaurant turki nurul sufitri travel lifestyle blogger culinary umroh city tour istanbul
Aneka Minuman dan Salad di Etalase Restoran (Foto: 2pos.ist)

makan siang di buhara 93 restaurant turki nurul sufitri travel lifestyle blogger culinary umroh city tour istanbul
Beragam Makanan Turki (Foto: Tripadvisor)

Posisi meja yang persegi empat dijadikan satu hingga memanjang, jadi bisa muat kira-kira 16 orang. Ada juga yang duduk berkelompok kecil misalnya berempat. Buhara 93 Restaurant ini sepertinya laris manis tanjung kimpul. Para pelayan restoran terlihat lumayan banyak dan cukup sigap melayani tamu-tamunya. 

Aku dan Aa Rahmad duduk bersebelahan berada di meja rombongan terbanyak. Senangnya aku kebetulan dapat kursi yang menghadap bagian depan restoran, sehingga bisa melihat pemandangan dari kaca. Kalau kebagian makan siang di lantai bawah, bisa jadi garing karena melihat orang-orang yang makan aja hahahah…ga deng πŸ˜‚ πŸ˜‚

Menu Santap Siang 

Sebenarnya kami berharap bisa makan berat di sini, dalam arti makan nasi hahaha, seperti ketika sarapan di Warung Ibu Deden Turki πŸ˜€ Justru kepengennya dibalik, pas sarapan maunya makanan khas Turki aja. Ya begitulah orang Indonesia yang lelah berkeliling dengan berjalan kaki di sekitar restoran ini. Ternyata paket menu makan siang yang telah dipesan pihak travel tuh karbonya berupa roti.



Yang aku foto ini makanan yang berada tepat di depanku. Sebenarnya masih banyak jenis menu makan siang yang beragam di bagian kanan meja, tapi gimana gituh susah motretnya. Udah keburu diserbu sama teman2 rombongan hahaha πŸ˜‚

makan siang di buhara 93 restaurant turki nurul sufitri travel lifestyle blogger culinary umroh city tour istanbul
Menu Makan Siang Khas Turki

Roti Pita

Jenis roti yang terkenal di Turki adalah roti pita. Ini adalah roti pipih yang diperkirakan menjadi makanan pokok orang Timur Tengah selama 4.000 tahun. Menurut laman Taste Atlas, cara memasak roti pita adalah dipanggang pada suhu tinggi.

Kenapa dimasak pada suhu tinggi? Supaya adonan bisa mengembang dengan cepat dan terbentuk kantung di bagian dalam. Kita bisa memakannya dengan hummus, saus tzatziki, atau tabouleh. Selain itu kita juga bisa mengisi bagian dalamnya dengan daging ayam, sapi, domba, falafel, sayuran dan lainnya.

Buah Jeruk

Tentu ga hanya roti aja, tapi ada juga beberapa masakan lain khas Turki yang disiapkan pelayan di meja kami. Suamiku memesan orange juice di luar paket menu rombongan. Rasanya enak dan segar, harganya kurang lebih 7 TL atau sekitar Rp 28.000,- Kami tuh memang doyan banget makan jeruk maupun jusnya. Banyak lho manfaat mengonsumsi buah jeruk bagi kesehatan 😁

Kofte dan Kentang Goreng

Rasa kentang gorengnya cukup renyah. Dipadukan dengan Kofte yang mirip dengan rolade daging sapi. Sebagai makanan pokok Turki, KΓΆfte adalah daging cincang berbentuk bola. Kofte disajikan dengan cara direbus, dipanggang atau digoreng sesuai selera. Kurang banyak ya kentangnya, jadi gemezzz hihihihihi πŸ˜€

Kofte adalah semacam steak berukuran kecil seperti perkedel. Makanan ini berasal dari daging ayam, sapi atau kambing yang digiling serta dicampur dengan bumbu-bumbu. Kofte ini umum disantap bersama dengan salad, nasi serta saus. Bisa juga sebagai isi roti lapis, di atas salad atau polos dengan yogurt. Rasanya? Seperti rolade yang biasa dinikmati di Indonesia.

makan siang di buhara 93 restaurant turki nurul sufitri travel lifestyle blogger culinary umroh city tour istanbul
Ada Roti dan Salad

makan siang di buhara 93 restaurant turki nurul sufitri travel lifestyle blogger culinary umroh city tour istanbul
Roti dan Salad (Foto: wp.mw)

Tabouleh (Salad Turki)

Di Turki tabouleh berarti salad, berbeda dengan salad Amerika. Salad Turki ga menggunakan saus seperti salad pada umumnya. Cukup menggunakan olive oil, rasanya sudah sangat lezat. Hidangan yang terbuat dari sayuran ini banyak digemari oleh warga Turki dan dijadikan sebagai hidangan pembuka.

Untuk membuat salad khas Turki ini juga kayaknya mudah. Sepiring salad isinya ada irisan tomat segar, mentimun, wortel, kol, selada air, daun parsley yang dicincang lalu diberi perasan lemon, lada, garam, dan olive oil, Biasanya Tabouleh ini disantap dengan roti pita.

Sayur Bayam

Nah, sayur bayam di Turki ini berbeda dengan yang biasa kita masak di Indonesia. Agak nyemek begitu, teksturnya alias lembek lembut deh, bingung bahasanya hahaha πŸ˜„ Jadi mirip tumisan sih rasanya, Enak, gurih dan ada sedikit manis dan terasa juga bumbu bawangnya. Aku suka!

makan siang di buhara 93 restaurant turki nurul sufitri travel lifestyle blogger culinary umroh city tour istanbul
Flyer Buhara 93 Restaurant

makan siang di buhara 93 restaurant turki nurul sufitri travel lifestyle blogger culinary umroh city tour istanbul
Daftar Menu Buhara 93 Restaurant
 
Teman-teman, itulah sekilas cerita makan siangku bersama suami dan grup ibadah umroh plus city tour Istanbul Turki setahun yang lalu. Semoga kesampaian niatku suatu hari nanti ingin umroh lagi ga hanya berdua tapi berempat bersama Teteh Rafa dan ayang Fakhri aamiin 😍 Nantikan kisah seru jalan-jalan berikutnya, masih di Istanbul tentu. Sampai jumpa!




 

92 comments:

  1. botol2 yang ada di etalase bentuknya aku suka, aku suka banget lihat bentuk botol, aklau di luar negeri itu banyak botol2 yg bentuknya unik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menarik banget ya bentuk botol2nya, bun? Iya..... coba dibawa pulang ya hahahaha menuh2in koper deh hihihihi :D

      Delete
  2. the situation in restaurant similiar with restaurant Padang in Indonesia. They have many chair and the long table, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya yach, ruame pisan restonya kaya RM. Padang kita :D Variasi menunya juga banyak.

      Delete
  3. wah kisah makan siang yang sangat makjleb dan nggak bakal mudah di lupakan, apalagi ketika menunya sesuai selera, emang bener kalau Buhara 93 Restaurant Turki telah banyak jadi referensi bagi wisatawan Indoneisa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, mang :) Sepertinya restoran ini mejadi salah satu destinasi kuliner wisatawan Indonesia dan mancanegara lainnya.

      Delete
  4. Melihat interior restonya jadi ingat waktu di Tehran, suasan restonya mirip-mirip. Penuh pernik bernuansa timur tengah, yang bikin keindahan dalam hati jadi bangkit pengen punya hehehe..Dan makanannya itu, porsinya besar seperti itu ya Mbak. Satu porsi cukup untuk berdua bagi orang Indonesia hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, begitu ya uni Evi? Suka yach lihat piring2 dan ornamen restorannya hehehe. Iya, lumayan banyak juga porsi makanannya.

      Delete
  5. Yang aku kagum di tempat tujuan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan Indoensia itu sering tersedia pemandu lokal yang fasih berbahasa Indonesia. Padahal mereka belajarnya otodidak lho. Guyonannya pun beneran lucu dan enggak garing..Jadi senang kita dan nyaman mengikuti perjalanan. Speerti Mbak Nurul saat ke Turki ini.
    Dan kalau boleh pilih, aku pun penginnya yang makan siang aja nasi di warung Ibu Deden ya..karena kalau siang kurang nampol kalau gak nasi hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, iyaaa bener banget. Pemandu wisata di Turki keren2 deh, pengucapan Bahasa Indonesia terbilang bagus dan beneran lucu guyonnya hahahah ga garing gituh. Bahkan mereka bercanda2 tentang tokoh2 politik di Indonesia yang lagi hits hahahha :) Nah, bener...aturan dibalik aja ya pas siang di Bu Deden makannya :D

      Delete
  6. Makan pake roti pita dan lauknya itu, dijamin kenyang lama. Walopun sbnrnya aku ga terlalu suka tekstur roti pita :D. Capek ngunyah hahahaha..

    Tp salad2 di turki aku lumayan suka mba, Krn salad yg pernah aku pesen dulu, ditaburin keju khas mereka.dasar akunya penyuka segala jenis keju sih :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gemezzzin ngunyah roti pita hihihii :) Seru aja sih makannya dicocol saus khusus trus makan menu lainnya gitu. Rasanya uni dan nyenengin aja :D Saladnya enak, seger. Sama, aku juga doyan makan keju :)

      Delete
  7. Wehhh ternyata seru banget ya kulineran di Turki.
    Daku juga mau ahh kapan2 traveling dan nyobain makanan di sana
    Mau sholat di Hagia Sophia jugaaa. Aamiiiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seruuuuu alhamdulillaah banget :D Sip2 kapan2 bisa salat di Hadia Sophia aamiin.

      Delete
  8. Itu saya lihat salad langsung berasa segar. Saya memang penggemar salad, apalagi yang sayur.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, iyaaa seger bener, apalagi abis muter2 jalan kaki butuh yang adem2 kayak salad ini.

      Delete
  9. Mantap Mak kulineran di Turkinya. Pas lagi hits nih Turki lagi banyak dibahas soal Hagia Sophia yang mau dijadikan masjid lagi pula. Cocok buat refrensi yang mau ke sana setelah pandemi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya hehehehe, betul :) SIp2 in sya allah jadi ke Turki jalan2 nanti ya.

      Delete
  10. Salah satu destinasi impian saya ya ke Turki.
    Makasih udah tulis rekomendasi restonya ini. Insya Allah kalo ke Turki, pengen cobain makan di Resto Buhara ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 mbak, senang berbagi pengalaman :) Aamiin. Makan di Buhara 93 Restaurant ini oke bangeeed deh.

      Delete
  11. Ah, seru banget bisa city tour ke Turki. Apalagi bisa nyicip langsung kuliner khasnya. Rotinya mirip dengan yang biasa kami makan kalau ke kedai mamak di Brunei dulu. Tapi namanya Roti Naan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya, memang ini roti mirip2 gitu cuma namanya beda hihihihi :) Iya seru banget bisa mampir ke Turki.

      Delete
  12. Menunya mirip-mirip menu masakan arab ya. Saya suka roti pita, disini suka beli di Lulu Hypermarket, rasanya sama. tabuleh, dan aneka masakan arab juga ada disana. Kalau kangen bisa berkunjung. Walau pasti ga senikmat makan di Turki nya langsung. Liat pemandangan dan juga atmosfir yang autentik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Beda kenikmatannya jika kita makan langsung di tempat apalagi langsung di negara asalnya :) Pemandangannya memukau deh, indah sekali.

      Delete
  13. Seru banget ya Mbak bisa city tour ke Turki. Tempat makannya juga ciamik banget. Btw disana asupan karbonya roti ya mbak? Kalau pengen nasi ada ga sih? Wkwk perutku soalnya perut indonesia merasa ga makan kalo ga ada nasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ALhamdulillaah :D Sepertinya begitu, ada roti, pizza, kebab dll.

      Delete
  14. Keliatannya enak2 ya makanan turki. Unik2 makan salad pakai roti woww itunkaya roti canai yg orang india makn pakai kari itu ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lezat2 semua dan cocok di lidah orang Indonesia. Iya mirip canai hehehe.

      Delete
  15. Pengen coba kebab, roti pita dan salad Turki deh, kalau menu lainnya kayaknya terlalu berbumbu hihi jadi agak begah ya makannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi mau coba semuanya ya mbak Dew hihihihih :D Kalau demen rempah2 cocok nih makanan Turki dan Timur Tengah :D

      Delete
  16. Lihat makanan di Turki ini menggairahkan sekali ya, pengen nyobain semuanya deh. Aku jadi listing nih dari beberapa pembahasanmu mbak. Jadi punya referensi juga untuk persiapan ke Turki.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya hihihihihi jadi ngeces kihat foto2nya ya hehehe. Siap2 nanti kalau jalan2 ke Turki jangan lupa makan di Buhara 93.

      Delete
  17. Keren juga yaa suasana restorannya. Saya kayaknya naksir sama menu roti dan saladnya itu deh. Saladnya terlihat segar banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nyeni banget ya banyak ornamen2 antik :) Makan makin berselera.

      Delete
  18. Penasaran icip Taboulehnya. Salad yang pake peresan lemon, apalagi diiris2 tipis, dicampur semua, enak banget sik. Apa taboulehnya seperti itu juga mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu itu sih aku makan tabouleh plus macam2, icip menu ini dan tiu hahahah :D Enak tentunya :D

      Delete
  19. Wuaa makan di sini bakalan nambah banyak nih saya mba.. selain emang suka citarasa makanan timur tengah juga karena desain ruangannya ya nyaman ya. Plus furniter yang unik dan apik..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Desain interiornya yang unik dan indah bikin selera makan makin nikmat :D

      Delete
  20. Seru ya Mbak bisa city tour ke Turki. Apalagi tour guidenya fasih berbahasa Indonesia dan suka guyon.
    Saya juga berharap bisa berkunjung ke Turki suatu saat nanti. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillaah :) Bener banget, asli Si Farhat ini lucu banget. Senang ada guide kayak dia hehehe. Aamiin.

      Delete
  21. Makanan Turki memang unik sebenarnya. Perpaduan dari berbagai wilayah di belahan dunia Barat dan Timur. Hunting kuliner di sini kayaknya seru ya karena ada banyak makanan berbau western, Arab, Persia dan bahkan wilayah Turkistan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Lina. Rasa makanannya bisa cocok di lidah kita2. Aroma rempahnya ga terlalu menyengat. erpaduan rasa kuliner berbagai negara sepertinya :)

      Delete
  22. Bapaknya beneran bisa candaan lucu, kak?
    Waah....sering nonton youtube channel Dunia Dalam Tawa kayanya yaa...
    Hehehe...((bener gak, ini nama acara quiz TTS yang lawak pisaan?!?!))

    Turki asik banget yaa, kak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Swear dia lucuuuuu banget hahhahaah :D Asyik bangeet dong. Kepengen lagi ke Turki nanti maunya ajak anak2 juga aamiin.

      Delete
  23. Teteh seru banget sih pengalamannya, Turki tuh salah satu negara yang pengen banget aku kunjungi. Semoga next kesampaian yaah aamiin. Btw, makanan Turki aku taunya Kebab doang dong wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillaah, iya Ipul :) Semoga kesampaian ya berkunjung ke Turki aamiin :DNtar bisa makan kebab sepuasnya di sana, Pul hahaha dan makanan khas Turki lainnya.

      Delete
  24. Waduh makanannya bikin ngiler. Walopun gak tahu kayak gimana rasanya. Tapi percaya deh sama Turki. Makanannya yang banyak kita temui, itu pasti enak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti enak, bener kok :) Nyam3x yuk teh Nia mampir ke Turki kapan2 deh, jangan lupa mampir maksi di Buhara ya.

      Delete
  25. Haha org Indonesia kalau blm ketemu nasi blm kenyang yaaa :D
    Penasaran sama sayur bayamnya, jd kyk tumisan tapi dengan kuah banyak gtu kah mbak?
    Gmn ya kabar resto2 itu skrng apakah sepi krn pandemi? hiks gk berani deh mbayangin :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaks wkwkwkwkwkw :) Lembut gitu deh bayamnya, enak kok. Bisa jadi berkurang pengunjung restonya, kurang tau deh. Ntar kutanya ownernya ya hahahaha :D

      Delete
  26. Hwaa seru ya, kulinernya bikin ngiler... jadi pengen juga umrah plus tour gitu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoiiiii :D Hayuk atuh daftar umroh plus Turki nanti kelar corona ya aamiin.

      Delete
  27. Itu restonya ada lokasi parkirnya nggak sih, mbak? Kok kalau dilihat dari foto, itu tempat yang strategis dan jalannya hanya untuk mobil lalu lalang saja.

    Aku penasaran juga dengan Kofte nih. Pengen banget bisa cobain makanan yang satu itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga ada hihi... di depan resto orang hilir mudik dan mobil2 lalu-lalang satu per satu 😁😁 Kayaknya bisa numpang parkir di Nakkes deh nyempil dikit.

      Delete
  28. Restonya cukup luas dan bersih banget jadi kalau makan siang di sini pasti nyaman. Aku masih penasaran sih kek gimana kuliner Turky soalnya belum pernah nyobain, paling cuma kebab doang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nyaman meskipun ruame pengunjung yang pada makan siang juga :)Ya terasa banget sih bumbu2nya rempah2 gitu, mas :)

      Delete
  29. Luas dan keliatan bersih banget ya Mak restonya. Bawa rombongan pun rasanya pasti lebih nyaman kalo seluas itu. Udah gitu kuliner Turki enak-enak dan kaya rempah 😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, ornamen restonya juga indah. LEzat, cita rasa rempah2nya terasa banget.

      Delete
  30. Tahunya makanan turki tu cuma kebab. Itu saja bukan yang otentik dari sana. Auto ngiler lihat foto2nya. Itu pizza di turki rasanya mirip pizza italia ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe.... Kapan2 dicoba mbak makanan Turki di resto ini ya. Ga nyobain pizzanya di situ :D

      Delete
  31. paling seneng kalo mampir di blognya mba nurul, detail banget penjelasannya.. jadi aku yang baca seakan berada disana, ikutan feel disana.. ingin rasanya bisa segera ke turki dan makan siang di buhara 93 juga nih mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, iya yach? Hehehe makasih, Mbak Elly :) AKu juga pas nulis ini berasa lagi makan siang di Buhara eeehhh makin kangen pengen ke Turki lagi aamiin aja dulu ya.

      Delete
  32. Kebab masih tetap jadi favorit, ya. Cocok buat lidah orang Indonesia. Etapi itu saladnya menggoda. Jadi pingin nyomot. Seger keknya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya :) Enak2 semua. Bisa begah kalau masuk perut segala2 hihihihi :D

      Delete
  33. Buat orang Indonesia nggak makan namanya kalau nggak makan nasi ya haha. Kadang dulu berfikir kok ada ya orang makan roti kenyang padahal mah makan apa saja kalau banyak bisa kenyang πŸ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya hahaha 🀣🀣 Makan roti kenyangnya ga tahan lama di perut kayaknya wkwkkwk 🀣🀣

      Delete
  34. Menunya wuuiih banget ya, enak-enak dan mengundang selera bener tuh.
    Trus komposisi menu diperhatikan aspek sehatnya juga.
    Makanan lezat sekaligus sehat. Yummmy...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoi donk, beraneka ragam dan bikin kenyang hehehe alhamdulillaah :)

      Delete
  35. Wah..penasaran dg maksna khas Turki ini nih..bisa diterima di lidah kita kan mba? Hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa bangeed πŸ˜‹ Rasa rempahnya luar biasa 😍

      Delete
  36. Jadi pengen icip2 semua makanan khas Turki, enak2 nih pastinya. Suka deh sama perjalanan mbak Nurul, saya masih sebatas mimpi, smg aja suatu saat bisa terwujud. Aamiin😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lezat banget tentunya makanan Turki di sini :) Thanks, Elva. Aamiin, in sya Allah kesampaian ya umroh plus Turki suatu hari nanti.

      Delete
  37. Kofte itu menu makanan yg cukup familiar buatku untuk restaurant Turki. Emang ujian food blogger tuh kalo lagi ngunjungin lokasi makanan, pengennya ngonten tapi suka keburu diserbu gitu ya heehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya hahahaha πŸ˜‚ Kudu gercep..tapi udh cepet juga kadang kalah 🀣 Iya..jd pengen makan menu Turki lagi hehehe.

      Delete
  38. Aku pernah nyobain roti pita plus hummus. Syukaaaa. Pada dasarnya aku memang lebih suka makan roti daripada nasi sih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, iya ya mbak Eno? Lebih doyan roti daripada nasi..keren hihihihi :)

      Delete
  39. Bikin ngiler, Mbak, lihat makanannya. Itu roti gede banget, ya. Menunya juga banyak, ya. Moga suatu saat bisa ngunjungin Turki juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Iya, aku aja suka banget :) Makan terus rotinya dicocol sausnya hhmm nikmat!

      Delete
  40. Wah, aku senang lihat ornamen restorannya. Ada hiasan berbagai piring antik, lampu-lampu cantik berwarna-warni, lukisan dan sebagainya. Dan itu menunya, khas Timur Tengah ya, pas buat maksi mumpung berada di Turki. Mantap jiwa!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau lupa diri bisa ambil piring2 cantiknya hahahah :D Bener banget, makanannya mantap jiwa raga :D

      Delete
  41. Saladnya itu seger banget mbak, warnanya mencerahkan jiwa dan raga ketika dikonsumsi pas lagi siang hari. Ah semoga nih daku pun bisa berkesempatan ke sana, soalnya seru membaca cerita mbak Nurul

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoi, Mbak Fenni :D Aamiin, suatu hari nanti ya :D

      Delete
  42. Wah ternyata enak yaa masakan turki, jadi penasaran mau nyobain, mirip ga ya sama resto arab di indonesia hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, lezat banget deh :) Kepengen lagi nih :D

      Delete
  43. Duh jadi ngiler ingin masakan Turki juga, enak kali yah. Duh di Bandung dimana ya bisa makan makanan Turki

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada sih kayaknya resto makanan Turki di mana2 cuma pas momennya aja beda kalau makan langsung di sana hehehe :D

      Delete
  44. Baru saya mau nanya, ke Turki via umroh bukan mba? Eeeh, ternyata emang iya πŸ˜†
    Makanan Turki berarti hampir mirip sama Indonesia ya mba, pakai banyak rempah. Jadi ngilerrrr

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul hehehe. Next time kepengen umroh dikealrin duluu abis itu baru city tour Turky 3 hari. Doain ya kepengen sama anak2 juga jadi berempat aamiin.

      Delete
  45. By reading this post, I felt I am traveling with you, dear
    Salad, definitely, my favorite.
    I am a big fans of salad!

    Hope will visit Turkey, someday!
    Insya Allah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeay! Really? May our hope and pray would bring us there aamiin :)

      Delete
  46. Hadeuh, makanan Turki bikin ngiler juga ya. Beraneka macam pula. Aku tahunya cuma kebab aja. 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, teh Nia. Banyak macamnya makanan Turki yg lezat2..nambah jadinya hehehe 😁😁

      Delete

Terima kasih atas kunjungan teman-teman :) Semoga betah membaca kisah seru dan penuh memori di blogku ini. Silakan tinggalkan pesan, kesan maupun saran. FYI, seluruh komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu. Oh ya, komentar dengan link hidup tidak akan aku munculkan.