Sunday, December 11, 2016

# art & craft # decoupage

Cara Membuat Tas Decoupage yang Sedang Tren untuk Pemula

Tas Decoupage Buatan Nurul

Akhir-akhir ini saya tertarik dengan seni decoupage. Saya sering melihat-lihat hasil karya nan indah di media sosial seperti Instagram, Facebook dan lain-lain. Seperti menyulap tas anyaman pandan biasa menjadi terlihat lebih mewah dan bernilai. Ternyata banyak kursus/ workshop diadakan di mana-mana oleh para penggiat decoupage bahkan para trainer profesional.


video 
Video by Rara


Hasil Karya Aneka Decoupage Buatan Galuh, Teman SMUN 38 Jakarta
Tas Decoupage Nita SMUN 38 Jakarta
 

Pose Bareng Saat Membuat Tas dan Nampan Decoupage SMUN 38
 

Ada yang sudah tahu decoupage?
Bagi masyarakat umum, jika ditanya decoupage, bisa jadi langsung mengerutkan dahi. Kerajinan kreatif ini memang bukan dari Indonesia, melainkandari Perancis. Decoupage berasal dari bahasa Perancis dΓ©couper, yang artinya memotong.  

Decoupage merupakan kerajinan atau bentuk seni menggunting dan menempelkan gambar dari potongan-potongan bahan (biasanya kertas maupun tissue). Potongan tersebut ditempel pada objek, lalu dilapisi dengan pernis/ pelitur. Tergantung jenis media yang digunakan, bisa satu hingga beberapa lapisan.

Pernis melindungi cat dan kertas agar tahan lama. Potongan kertas/ tissue yang sudah ditempel pada media (dalam hal ini tas anyaman) akan nampak dalam sehingga pola dan gambar terlihat seolah-olah dilukis pada objek yang diproses dengan teknik decoupage. Selain pada tas, teknik ini bisa dilakukan benda dari kaca, kayu, plastik, kaleng, besi, kain dan lain-lain. Hasil akhirnya, gambar/ motif tissue yang ditempelkan akan terlihat menyatu alami. 

Pada Hari Minggu, 27 November 2016 lalu, saya beserta teman-teman alumnus SMUN 38 yang tergabung dalam grup WA '38 Cooking Class' membuat karya perdana decoupage di kediaman Rara dan Febru di bilangan Kelapa Dua, Depok. Kedua teman saya ini memang sama-sema teman satu sekolah yang kemudian menjadi pasangan suami isteri. 

Rara, teman saya yang ternyata jago masak juga kreatif membuat minuman kekinian itu, mengajak kita-kita belajar decoupage. Ia mengundang kedua temannya yang sudah mahir di bidang seni ini untuk mengajari kami.

Senangnya, kita tinggal 'bawa diri' dan niat saja. Biayanya ramah di kantong lho. Alat dan bahan sudah disiapkan oleh mbak Iza dan temannya. Di sana kita memilih media apa yang diinginkan. Ada berbagai macam bentuk tas anyaman pandan mulai sling bag, clutch dan masih banyak lagi. 

Ada juga jam dinding, baki, tempat tissue dan air mineral gelas 2 in 1, dll. Kebetulan saya mata saya langsung tertuju pada tas seperti foto teratas di halaman ini. Pertimbangan saya, isi tas besar, muat banyak, apa saja bisa diangkut hehehe namanya juga emak rempong banyak urusan. πŸ˜€ 

Tas dan Jam Dinding Decoupage

Reuni Kecil di Rumah Rara SMUN 38




Tissue yang dibawakan bagus-bagus motifnya. Semua tissue Eropa. Saya jadi bingung deh mau pilih yang mana. Maunya sih owl si burung hantu, tapi sudah diambil duluan oleh Nita yang berhijab pink, sedih banget πŸ˜“ tapi tak apa lah. Saya dan anak saya datang paling belakangan karena ada kegiatan try out kls 6 di Gramedia Depok, jadi dapat tissuenya seadanya saja. Oh ya, pada foto ketiga ki-ka ada siapa itu ya maaf lupa namanya pakai kaos putih 😁 lanjut sebelahnya ada Bahrun, Febru, Rara, saya, Galuh, Mbak Iza dan Nita.

Kegiatan seni ini sangat menyenangkan. Kita bisa mengajak anak-anak untuk membuat apa saja dengan media yang mudah/ sesuai dengan minat anak karena ini mudah dilakukan. Saya sebagai pemula dibantu oleh Rafa, dalam penyelesaian tas ini. Yuk, DIY πŸ˜€ membuat tas decoupage sendiri! 

Alat dan bahan:
- Tas anyaman
- Kuas
- Cat acrylic
- Gunting
- Lem. Bisa menggunakan lem fox atau lem khusus decoupage.
- Tissue decoupage (biasanya ukuran 33x33cm)
- Air biasa
- Spons
- Furnish doff atau glossy

Langkah-langkah membuatnya:
1. Siapkan tas, ambil kuas, lalu cat perlahan-lahan sampai ke pinggir dan belakang menggunakan cat acrylic. Jika tas tampak alami seperti warna anyaman asli, maka tas tak perlu dicat.
2. Lem permukaan tas di kedua sisi secara merata.
3. Setelah itu lakukan pengeringan (bisa dijemur, diangin-anginkan atau menggunakan pengering rambut).
4. Gunting tissue decoupage sesuai motif. Motif seperti foto sudah bagus/ sesuai untuk tas. Jadi kita hanya mengguntingnya menjadi dua bagian saja.
5. Lepaskan lapisan bawah tissue secara sangat hati-hati karena khawatir sobek. Lapisan ini tidak dipakai.
6. Siapkan spons dan air biasa. Celupkan spons ke dalam air lalu peras secukupnya hingga spons basah.
7. Tempelkan tissue di permukaan kedua sisi tas. Lakukan satu per satu, misalnya sisi kanan dahulu baru kiri. Caranya adalah dengan menekan perlahan tissue tersebut dengan spons basah. Mulai dari tengah tissue hingga ke bagian pinggir sampai merata.
6. Lakukan pengeringan (bisa dijemur, diangin-anginkan atau menggunakan pengering rambut).
7. Siapkan cairan pernis dan kuasnya. Usapkan perlahan menggunakan kuas di atas permukaan tissue secara menyeluruh kemudian keringkan. Lakukan hingga 3 kali untuk mencapai hasil maksimal.

Sekian dahulu cerita pengalaman saya membuat tas decoupage bersama teman-teman. Masih ada beberapa foto hasil karya kita nih belum mendarat, nanti akan di-update di sini. Masih ada pula jadwal berikutnya untuk membuat decoupage dengan media yang berbeda. Ada talenan, tempat meteran listrik, kaleng, kayu serta apa saja yang bisa dibawa dari rumah masing-masing.
Silakan tulis pesan, kesan dan apa saja di bawah ini. Maaf ya, komentar tidak bisa langsung terbaca saat itu juga, tetapi akan muncul setelah proses moderasi. Tinggalkan email atau sosmed kalian, supaya kita bisa menambah pertemanan. Terima kasih atas kunjungannya .πŸ˜€



Facebook: Nurul Sufitri
Instagram: @nurul_sufitri
Twitter: @Nurulsufitri
Email: nurulsufitri@gmail.com
Linked In: Nurul Sufitri
WA: 08129634587






























34 comments:

  1. Tissue eropa bisa di beli dmn mb...?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yg ini aku beli OL ada IG nya @Shabbychicindonesia kl ga slh dia di luar kota sih...bgs2 motif tissuenya. Beli 1 paket malah...

      Delete
  2. Itu tissue?? Cantik banget.. itu tissue khusus untuk decoupage ya mbak??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tissue khusus buat decoupage ini mbak Jasmi. Yang terbaik sih buatan Eropa. Tapi ada juga buatan China. Ya...ada harga ada barang lah hehehe bisa kok kita bedain dari mata awam juga. Coba bikin deh. Tks ya mbak.

      Delete
  3. Pdhl yaaa, pas dulu ke Eropa, trs wkt mama mertua msh tugas di eropa juga, tisu bergambar lucu2 itu banyak bgt di rumah.. Cm aku pakein utk lap tangan.. Wkt itu blm trend kerajinan decoupage ini mba di sini.. Tau gt aku sisain utk jd percobaan :D.

    Ini skr aku lg mesen decoupage yg pake talenan utk dijadiin hiasan no rumah, ama temenku yg jualan ini juga :D. Ga sabar nunggu jadi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siiiipppp asik ditunggu ya cerita talenan decoupage ala mbak Fanny. Pasti keren deh hasilnya hehehe anak2 aja bisa. Ga sabar juga pengen lihat hasil karya mbak.

      Delete
  4. Mantap ya hasilnya jadi pengen coba^^ tfs ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Sandra. Lumayan lah buat jalan2 ngemall atau arisan kan kece jadinya hehehe.Tks.

      Delete
  5. Tasnya kelihatan unik, mba. Btw untuk perawatan tas decoupage ini gimana mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mudah kok cara merawat tas decoupage. Kalo kena debu ya dilap aja pakai kain kering. Tapi sebisa mungkin hindari air sih. Belum pernah kena hujan nih si tas hehehe. Tks mbak Nur.

      Delete
  6. aku kenal decoupage dari tetangga, trus lihat di televisi trus mulai menjamur deh di kalangan teman-teman blogger. Tapi aku belum tertarik dengan kerajinan tangan decoupage, gak tahu kenapa..hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beli pake DIY aja mbak. Do It Youself kan hemat hehehe tq mbak Astin :)

      Delete
  7. Tasnya cantik banget mbak, kayak nggak kelihatan kalau handmade tapi sepertinya susah bikinnya ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Justru gampang mbak kan yg di tas aku itu tissuenya ga dipotong2 langsung lembaran gitu. Kalo motif kecil2 malah agak rumit tp kl sabar pasti kelar...

      Delete
  8. Ooh berrti dompet tas pemberian dari kakak iparku itu namanya decoupage ya mbak. Bagus emang motif2 nya cantik dan ga pasaran. Huaaa akupun cm suka lihat orang ngelukis sana sini tapi ga bs prakteknya wkwkkw. Btw pasutri dari teman sma duh duh ternyata jodohnya ga jauh jauh ya hahhaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul. Ayo Febri bikin sendiri gampang kok yang penting sabar hehe beli yang sepaket aja online banyak di IG. Yang temanku itu, iya ya jodoh bisa gitu...

      Delete
  9. Mba Nurul kalau bikin art kayak gini telaten banget ya, haha... Keren2 ya hasilnya, Mba Nurul. Udah pada jago2 banget ini mah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rasanya bangga aja Nit kalo kita pakai sesuatu hasil karya sendiri. Mamaciiih :)

      Delete
  10. Harus tekun dan sabar nih.. aku maunya langsung pake aja hehehe.tp bisa jd ladang rejeki baru nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya...bisa dibisnisin nih kalo rajin dan tekun. Aku mah bikin buat diri sendiri aja hehehe.

      Delete
  11. Yeay sudah pernah belajar juga
    Asyik ya mba nurul.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ASik kan siiipppp bikin apa mbak medianya?

      Delete
  12. Mba klo mau ikutan kursusnya dimana, kepengen juga belajar decoupage

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa di teman saya namanya Rara. Ada no HP nya silakan hub aja ya tks.

      Delete
  13. kursusnya mulai kapan kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan menghubungi no WA teman saya, Rara. Makasih mas Fadil :)

      Delete
  14. Mba..mau gk klo d undang untuk melatih anak2 playgrup di tangerang? Mhn infonya ya 081288693020

    ReplyDelete