Daftar Isi [Tampilkan]

Kalau sedang mencari hotel di Semarang yang harganya ramah di kantong, lokasinya strategis, tapi punya vibes yang cukup unik, Hotel Olympic Semarang boleh banget menjadi pilihan. Aku justru dibuat penasaran sejak pertama kali masuk lobby-nya yang terasa seperti ruang tamu antik dengan plafon tinggi dan sebuah motor klasik jadul yang dipajang di dalamnya.


Transit di Semarang? Coba Menginap di Hotel Olympic dengan Vibes Vintage


Perjalanan Liburan Lebaran 2026 

Liburan Lebaran 2026 kali ini bisa dibilang cukup panjang dan penuh cerita. Bukan cuma soal mudik, makan-makan, atau jalan-jalan bersama keluarga, tapi juga perjalanan panjang yang membawa kami dari satu kota ke kota lainnya.

Setelah menikmati perjalanan ke Malang sekaligus survei Universitas Brawijaya, kami sekeluarga (Aku, Rafa, Fakhri dan si papah) ga langsung pulang ke Jakarta. Kami melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta dan menginap semalam di sana. Ulasan hotel di Yogyakarta akan aku tulis setelah artikel ini ya, teman-teman.

Baca: 

Namanya juga perjalanan keluarga saat Lebaran, rasanya sayang kalau cuma lewat begitu saja. Ada aja cerita yang muncul sepanjang perjalanan. Setelah dari Yogyakarta, kami kemudian melanjutkan perjalanan menuju Semarang. Kali ini ga ada agenda khusus untuk jalan-jalan. Kami cuma ingin transit dan beristirahat semalam sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta.

Transit di Semarang, Menginap di Hotel Olympic

Pilihan tempat menginap pun jatuh ke Hotel Olympic Semarang. Ternyata, meskipun cuma menginap satu malam, hotel ini cukup meninggalkan kesan. Mulai dari lobby-nya yang unik, kamar yang cukup nyaman, harga yang terjangkau, lokasi yang strategis, sampai keberadaan Janji Jiwa di area hotel. Sayangnya, ada satu fasilitas yang ga sempat kami nikmati: sarapan! Kenapa? Nanti aku ceritakan. Hehehe.

Perjalanan Lebaran kami diawali dengan menuju Malang. Ada satu agenda penting yang membuat perjalanan kali ini terasa istimewa, yaitu survei Universitas Brawijaya. Setelah melihat langsung kampus dan suasana Kota Malang, kami melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta dan menginap semalam. Baru setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Semarang.

Kalau dihitung-hitung, lumayan juga rute perjalanan kami kali ini. Dari Malang ke Yogyakarta, kemudian Semarang, dan akhirnya Jakarta. Setelah beberapa hari bepergian, tentu aja badan mulai terasa lelah. Apalagi perjalanan dilakukan saat libur Lebaran yang biasanya identik dengan kepadatan lalu lintas.

Kami pun berpikir, daripada memaksakan diri terus berkendara sampai Jakarta, lebih baik berhenti dulu di Semarang. Niat ingin mampir ke Kota Lama Semarang, membeli lumpia dan beragam kuliner khas di sana. Ya, meskipun di Kota Lama kami hanya lewat menggunakan mobil pribadi saat malam hari.

Lobby Hotel Olympic yang Bikin Penasaran

Begitu masuk ke Hotel Olympic, hal pertama yang menarik perhatianku justru suasananya. Lobby hotel terasa seperti ruang tamu antik dengan plafon yang cukup tinggi. Suasananya punya karakter tersendiri dan ga terasa seperti lobby hotel modern yang serba minimalis.

Ada pula sebuah motor klasik jadul yang dipajang di area lobby. Benda ini tentu aja langsung mencuri perhatian, terutama buat yang suka sesuatu yang vintage dan berbeda. Terdapat beberapa akuarium dengan banyak ikan di dalamnya.


Transit di Semarang Coba Menginap di Hotel Olympic dengan Vibes Vintage
Lobby Hotel Unik dengan Motor Klasik


Aku suka hotel yang punya karakter seperti ini. Ga harus mewah atau penuh dekorasi mahal, tapi ada sesuatu yang membuat kita berhenti sebentar, melihat-lihat, kemudian berpikir, "Eh, unik juga hotelnya." Prosesnya check in cukup cepat dan staf hotel juga ramah. Seperti biasa mbak resepsionis hanya minta aku memperlihatkan KTP saja.


Transit di Semarang? Coba Menginap di Hotel Olympic dengan Vibes Vintage
Hotel Olympic Semarang dengan Vibes Vintage

Harga Kamar Cukup Bersahabat

Kami menginap pada 23 Maret 2026, yang saat itu masih termasuk peak season Lebaran. Aku melakukan reservasi 2 kamar hotel melalui Traveloka ketika kami masih berada di Jakarta, belum berangkat ke Malang. Oh, ya kami sempat mampir ke Boyolali untuk buka puasa Ramadan dengan menu seafood lezat.

Baca:

Untuk kamar Superior Double, harga yang kami dapatkan adalah Rp245.000 per malam, sudah termasuk sarapan. Menurutku, harga segitu cukup terjangkau, apalagi lokasinya berada di tengah Kota Semarang dan fasilitas kamarnya juga memadai untuk kebutuhan menginap satu malam.

Kalau melihat harga saat ini, tarifnya bahkan bisa lebih murah lagi bisa Rp125.000 malah hahaha. Tapi tentu aja harga hotel dapat berubah tergantung tanggal, musim liburan, tipe kamar, dan promo yang sedang berlaku. Buat kami sendiri, dengan kebutuhan cuma transit semalam, harga tersebut terasa pas.


Transit di Semarang? Coba Menginap di Hotel Olympic dengan Vibes Vintage
Booking Hotel Olympic di Traveloka

Kamar Minimalis dengan Kasur Queen


Transit di Semarang? Coba Menginap di Hotel Olympic dengan Vibes Vintage
Kamar Superior Double Minimalis


Setelah masuk kamar, rasanya langsung ingin rebahan. Maklum, badan sudah cukup lelah setelah perjalanan panjang. Kamar Superior Double yang kami tempati menggunakan kasur ukuran Queen dengan desain minimalis. Warna putih cukup dominan sehingga kamar terasa bersih dan terang.

Penataan ruangannya juga menurutku cukup baik. Ga terasa terlalu penuh sehingga masih nyaman untuk bergerak dan menaruh barang-barang bawaan. Fasilitas dasar yang kami butuhkan juga tersedia. Ada sebuah meja kecil di samping Kasur, pojok kamar dekat jendela yang imut-imut.

Ada AC yang dinginnya pas dan ga berisik. Ini penting banget karena kalau AC berisik, bukannya tidur malah sibuk mendengarkan suara mesinnya. Ada televisi yang bisa menjadi hiburan di kamar, handuk tersedia, serta kamar mandi dengan shower dan water heater.

Setelah mandi, badan terasa jauh lebih segar. Handuk pun tersedia, namun kalua boleh kami memberikan masukan, mohon kebersihan dan tampilan handuknya jauh lebih baik lagi yach. Ada meja kerja beserta kursinya, cukup untuk mengerjakan sesuatu lah hehehe.

Ada Janji Jiwa di Hotel!

Nah, ini yang menurutku cukup seru. Di Hotel Olympic ada coffee shop Janji Jiwa yang selantai dengan area parkir dalam. Buat yang suka ngopi, tentu keberadaan coffee shop di area hotel menjadi nilai plus. Kalau tiba-tiba ingin minum kopi sore atau sekadar mencari teman ngobrol, ga perlu keluar hotel dan mencari kedai kopi.


Transit di Semarang? Coba Menginap di Hotel Olympic dengan Vibes Vintage
Ada Coffee Shop Janji Jiwa di Hotel Olympic Semarang


Rafa yang membelikan kopi di Janji Jiwa. Mantap dia, inisiatifnya tinggi. Tahu banget kalau mamahnya penyuka kopi latte. Bayangkan sore-sore check-in, kemudian duduk santai di Janji Jiwa sambil menikmati kopi sebelum keluar mencari makan atau jalan-jalan ke sekitar Semarang.

Area Parkir Luas dan Ada SPBU di Sebelah Hotel

Satu hal lagi yang menurutku sangat penting, terutama bagi teman-teman yang membawa kendaraan sendiri, adalah area parkir Hotel Olympic yang luas. Ini bukan hal sepele, lho. Kalau sedang road trip bersama keluarga dan membawa banyak barang, area parkir yang luas tentu membuat kita lebih nyaman. Ga perlu pusing mencari tempat atau kesulitan ketika harus mengeluarkan kendaraan. Area parkirnya juga terasa aman.

Dan ada satu hal yang menurutku sangat praktis: SPBU berada di sebelah hotel.


Transit di Semarang? Coba Menginap di Hotel Olympic dengan Vibes Vintage
Area Parkir Luas dan Ada SPBU di Sebelah Hotel


Wah, ini sih memudahkan banget. Sebelum melanjutkan perjalanan jauh ke Jakarta, tinggal mampir isi bahan bakar. Ga perlu mencari SPBU jauh-jauh. Eh, tapi saat itu ternyata pertalite-nya kosong. Kami berputar arah mencari SPBU yang masih memiliki stok pertalite yang dibutuhkan untuk Avanza 2005. Alhamdulillaah ketemu dan langsung isi full tank!

Lokasi Hotel Olympic Semarang Sangat Strategis

Hotel Olympic berada di Jalan. Imam Bonjol No. 126, Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50132. Lokasinya benar-benar berada di tengah kota, di sisi jalan raya, tepatnya di pertigaan jalan lebar.

Kalau teman-teman menggunakan kereta api, hotel ini juga sangat mudah dijangkau. Dari Stasiun Semarang Poncol jaraknya cuma sekitar 1 menit berdasarkan informasi lokasi yang kami dapatkan dari Google Map. Sementara Stasiun Semarang Tawang sekitar 7 menit. Dari hotel menuju beberapa destinasi dan tempat penting di Semarang juga relatif dekat.

Beberapa perkiraan jaraknya antara lain:
  • Stasiun Poncol: sekitar 1 menit
  • Paragon Mall: sekitar 5 menit
  • Lawang Sewu: sekitar 7 menit
  • Kota Lama Semarang: sekitar 7 menit
  • Pusat oleh-oleh Semarang: sekitar 7 menit
  • Stasiun Tawang: sekitar 7 menit
Baca:
Wisata Dadakan ke Lawang Sewu, Ternyata Seru!

Tentu waktu tempuh sebenarnya bisa berubah tergantung kondisi lalu lintas. Kalau punya waktu lebih panjang, sebenarnya menginap di Hotel Olympic bisa sekalian menjadi kesempatan untuk berburu kuliner Semarang.

Semarang punya banyak makanan khas yang sayang untuk dilewatkan. Ada lumpia, nasi ayam Semarang, tahu gimbal, wingko, dan berbagai pilihan kuliner lainnya. Sayangnya, kami ga sempat mengeksplorasi kuliner Semarang lebih jauh. Bukan karena ga mau. Tapi karena waktunya benar-benar mepet!

Sarapan Hotel? Kami Lewatkan!

Nah, ini bagian yang paling lucu dari pengalaman menginap kami. Sebenarnya harga kamar yang kami dapatkan sudah termasuk sarapan. Kami meluncur ke Jakarta setelah salat subuh,sebagai antisipasi kemavetan lalu-lintas arus mudik Lebaran. Makanya, ga ada foto menu sarapan Hotel Olympic di sini.

Menginap di Hotel Olympic, Cukup Mengesankan 

Aku suka dengan konsep hotel seperti ini. Ga harus mewah, tapi punya karakter, lokasinya strategis, kamar nyaman, staf ramah, parkir luas, ada Janji Jiwa, bahkan SPBU pun berada tepat di sebelahnya. Untuk teman-teman yang sedang mencari tempat menginap di Semarang, baik untuk liburan maupun sekadar rehat sebentar dalam perjalanan jauh, Hotel Olympic menurutku patut dipertimbangkan.

Kalau membawa kendaraan sendiri dan membutuhkan hotel yang mudah diakses. Jika kalian punya waktu lebih banyak daripada kami, jangan lupa sempatkan menikmati sarapannya. Ya, meskipun menu sederhana seperti nasi goreng telur, misalnya. Jangan seperti kami. Sudah bayar sarapan, malah ditinggal pergi sebelum matahari terbit! Hahaha.

Karena buatku, perjalanan bukan cuma tentang destinasi yang dikunjungi. Kadang hotel tempat kita berhenti sebentar, secangkir kopi yang ga sempat diminum, sarapan yang akhirnya terlewat, atau keputusan berangkat pukul lima pagi karena takut macet justru menjadi bagian kecil yang paling diingat.

Begitulah cerita singkat kami di Hotel Olympic Semarang. Meskipun cuma semalam, tapi cukup untuk membuat perjalanan panjang Lebaran 2026 kami semakin berwarna. Sampai berjumpa lagi di kisah selanjutnya. Terima kasih teman-teman, sudah mampir dan membaca blogku 😄

30 comments:

  1. Hotel dengan vibes vintage begini memang punya daya tarik tersendiri ya. Apalagi kalau harganya ramah di kantong dan lokasinya strategis. Buat saya, satu nilai plus yang penting justru parkirannya luas. Kalau bawa kendaraan sendiri, parkiran lega itu bikin hati lebih tenang. Apalagi dari hotel yang strategis begini, kendaraan bisa dipakai untuk ngopi atau kulineran ke berbagai tempat di sekitar Semarang. Jadi bukan cuma nyaman buat menginap, tapi juga enak dijadikan basecamp jalan-jalan. Hotel Olympic Semarang ini jadi menarik untuk masuk wishlist kalau suatu saat berkunjung ke Semarang. Terima kasih sudah berbagi review-nya, Mbak Nurul!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget, mbak Dian. Menang banyak di area parkir nih hotelnya. Plus ada Janji Jiwa heehehehehe :D Sama2 mbak, semoga bermanfaat.

      Delete
  2. rate kamarnya bener-bener terjangkau ditambah pula poin plusnya lokasi sangat strategis. Suasana hotelnya juga homey banget ini mbak.
    dan asiknya lagi kalau mau pesen kopi ga perlu jauh-jauh ya, udah ada Janji Jiwa.
    biasanya faktor lain yang menentukan yaitu area parkirnya, kalau luas begini kan enak juga, mau parkir juga gak kesulitan menemukan space

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bawaaannya pengen ngopi terus deh hihihi :D Betul, parkirannya luas.

      Delete
  3. Seru kak jalan jalan sekaligus review hotel nya. Moga aja perjalanannya menyenangkan dan sampe tujuan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks mas. Sampai Jakarta dengan selamat alhamdulillaah.

      Delete
  4. nuansa vintage-nya itu dapet banget, berasa hangat dan nostalgia gitu. Yang paling bikin ngiler jelas harganya yang lumayan miring tapi fasilitasnya tetep dapet, plus lokasi di Jalan Imam Bonjol super strategis! Dekat Stasiun Poncol, Paragon Mall, sama spot kulineran, jadi nggak pusing mikirin ongkos jalan-jalan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harganya terjangkau banget :) Lokasinya sangat strategis, mantap pokoknya.

      Delete
  5. Dari depan, vibesnya sudah kelihatan asik sekali, mbak. Eh ternyata di dalamnya juga ada coffee shopnya. Bakal seneng sekali, sih. Apalagi saya seorang coffe addict, bisa menginap dan ditemani kopi nikmat dari Janji Jiwa + Vibes penginapan yang asik sekali. Tidur nyenyak dan siap untuk perjalanan kembali esok harinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa banget ngopi terus plus jalan2 ke mana aja deket, soalnya strategis sih hotelnya.

      Delete
  6. Saya suka dengan konsep hotel vintage begini mbak tapi kalau sepi rada takut jadi harus yang vintage dalam artian memang konsep yang dibuat bukan karena umur hotelnnya yang benar benar sudah sepuh soalnya pernah ketemu hotel besar dan berumur banyak patung versi era noni banget, mana lampu remang lagi jadi takut. Tapi kalau yang ini gk terlihat angker terkhusus lagi posisi yang sangat strategis worth it ya, bahkan sekalipun misal benar ini hotel berumur misalnya tapi konsepnya dibuat gk seperti yang berpatung2 jadi cukup antik tapi gk ngeri, vibesnya jadi kerasa kembali ke era 2006

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini mah ga angker, tapi memang vibesnya jadul, antik walau ga estetik amat ya hehehe. Menarik karena harga terjangkau, lokasi strategis dan area parkirnya luas.

      Delete
  7. Sudah beberapa kali lebaran, kalau mudik ke kampung halaman bapak-ibu di Salatiga dan Ngawi, kami sering mampir ke Kota Semarang hanya sekedar untuk kulineran dan beli oleh-oleh untuk dibawa pulang ke Bandung. Belum pernah nyobain nginep di sana. Sekarang jadi tau ada hotel yang strategis yang murah, bisa jadi rekomendasi kalau mau menginap di sana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan2 nginep di hotel ini, mbak. Seru serba jadul tapi menarik juga sih :D

      Delete
  8. Hotel dengan vibes vintage seperti ini memang punya daya tarik tersendiri. Suka bgt penginapan yang masih mempertahankan unsur klasiknya karena suasananya terasa berbeda dari hotel modern yang serba minimalis. Ditambah lokasinya strategis dan harganya cukup ramah, jadi cocok buat yang ingin menjelajah Semarang tanpa terlalu banyak waktu habis di perjalanan dari hotel ke tempat wisata

    ReplyDelete
    Replies
    1. Unsur klasiknya ada dan menarik banget kan ada motor jadul di dalam lobby? Yuk, kapan2 coba nginep di sini, Mel :D

      Delete
  9. Wah bisa jadi rekomendasi nih kalau lagi jalan-jalan ke Semarang, harganya bisa dibilang terjangkau untuk fasilitas yang menurutku lengkap.

    ReplyDelete
  10. Kesannya hotel olympic bergaya klasik era 80'an dari tampilan lobbynya. Di Surabaya juga ada hotel yang bernama identik. Apakah bagian dari jaringan hotel sehingga mempunyai nama sama?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, aku baru dengar soal Hotel Identik. Kurang tahu deh, mbak hehehe :)

      Delete
  11. Hotel dengan vibes vintage gini selalu punya daya tarik tersendiri ya. Apalagi lokasinya strategis di Semarang dan harganya ramah di kantong, cocok banget jadi rekomendasi buat yang mau budget traveling atau staycation hemat. Bahkan kalau sekadar ngopi gak usah ke luar hotel karena udah ada Janji Jiwa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yess banget. Penggemar kopi bisa ngopi di Janji Jiwa Hotel Olympic nih, asyik kan?

      Delete
  12. Kalau traveling yang lama memang cari cari hotel ya mbak. Bagaimana dapat hotel yang nyaman, sesuai budget, lokasi strategis dekat ke tempat wisata dan kuliner atau stasiun. Aku selalu baca satu satu reviewnya kalau cari hotel. Hotel Olympics ini banyak unggulannya sih dari baca artikel mbak. Bisa jadi salah satu alternatif tempat menginap untuk dipertimbangkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget :) Cukup nyaman, praktis, lokasi strategis dan harganya sangat ramah di kantong :D

      Delete
  13. Konsep vintage dengan motor klasik dan ruang tamu antik di lobby-nya unik banget ya, jarang-jarang ada hotel budget yang punya character semenarik ini. Ditambah ada Janji Jiwa juga di dalam hotel, makin pas buat tempat transit yang nyaman. Inspirasi nih buat tempat menginap kalau nanti ada agenda ke Semarang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jarang banget :) Makanya kami senang menginap di sini :D Kayak dapat kejutan gitu hihihi.

      Delete
  14. Kalau sekedar untuk transit , akupun ga masalah stay di hotel kayak Olympic begini. Apalagi baca tulisan mba, lokasinya sangat strategis, harga pun bersahabat. Kalau sekedar numpang tidur, harga memang ga perlu mahal. Yg penting bersih ya mba.

    Aku langsung takjub pas baca tahun kliatan si mobil, 2005😍. Ini pasti dirawat banget sampai masih kuat jalan jauh kliling Jawa 👍👍.

    Kalau masalah sarapan, aku pun kadang ga ambil walau sudah include. Alasan pertama, aku toh juga IF mba, jadi memang ga biasa sarapan pagi. Aku baru cheating IF, kalau memang hotelnya berbintang tinggi, nah itu agak sayang dilewatkan 😄. Alasan kedua, kalau memang ngejar waktu, ya sudahlah yaa, skip aja sarapan, nanti bisa cari di jalan 😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak, murah meriah tapi okelah fasilitasnya :) Numpang tidur doang hehehe. Sampai ke Bali juga Avanza 2005 tuh alhamdulillaah. Iya, sarapannya bisa di jalan aja kalau keburu2.

      Delete
  15. Wah iya ya, hotelnya vintage banget. Penuh aksesories jadul yang unik. Berasa di rumah nenekku deh ih lihat kursinya. Dan iya, utk waktu di peak season mah harga kamarnya termasuk murah. Beruntung banget Mbak Nurul bisa nginep di sana. Walopun sayang melewatkan sarapannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan2 bisa nginep lagi di sini mungkin hehehe sembari nyobain menu sarapannya :)

      Delete

Terima kasih atas kunjungan teman-teman :) Semoga betah membaca kisah seru dan penuh memori di blogku ini. Silakan tinggalkan pesan, kesan maupun saran. FYI, seluruh komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu. Oh ya, komentar dengan link hidup tidak akan aku munculkan.