Daftar Isi [Tampilkan]
Pernah ga sih ngebayangin makan nasi putih panas pakai lauk daging sapi yang empuk berbalut sambal merah yang pedas, gurih, dan rich banget? Yap, olahan daging sapi ala rumah makan Padang memang ga pernah gagal bikin perut keroncongan. Ga perlu antre lama di restoran, yuk langsung aja eksekusi Resep Dendeng Balado Basah ala rumahan ini. Bikinnya ternyata sangat gampang, dagingnya lumer di mulut, dan rasa pedas gurihnya dijamin bikin sekeluarga nambah terus!
Apa Itu Dendeng Balado Basah?
Dendeng balado basah adalah hidangan khas Nusantara (Minangkabau) berupa irisan daging sapi empuk yang dimasak atau ditumis bersama sambal merah pedas yang kaya akan rempah dan minyak cabai.
Ciri khas dendeng balado basah:
- Tekstur Empuk: Berbeda dengan dendeng batokok yang digoreng garing dan krispi, dendeng ini sama sekali tidak digoreng hingga kering, sehingga teksturnya sangat lembut dan juicy.
- Sambal Melimpah: Disajikan dengan lumuran sambal merah tumbuk kasar yang berminyak, memberikan sensasi pedas gurih yang "medok".
- Lauk Nasi Panas: Paling juara dinikmati hanya dengan nasi hangat dan tambahan lalapan segar atau daun singkong rebus.
Kenapa Daging Sapi Has Dalam Sangat Cocok untuk Menu Ini?
Kunci dari tekstur daging lumer pada dendeng balado basah ada pada pemilihan bagian daging sapi. Daging has dalam (tenderloin) adalah pilihan paling tepat karena memiliki serat otot yang halus, sangat minim lemak keras, dan tidak banyak urat. Saat daging ini direbus dan ditumbuk perlahan, seratnya akan meregang dengan cantik tanpa hancur. Hasilnya, saus minyak cabai balado bakal dengan mudah menembus ke dalam celah-celah serat daging, menciptakan rasa juicy yang pecah di setiap gigitan!
Resep Dendeng Balado Basah Praktis & Anti Gagal
Bahan-Bahan
Bahan Utama & Rebusan:
- 500 gr daging sapi (has dalam)
- 5 siung bawang putih (haluskan)
- 1 sdm garam
- 1 liter air
- Sedikit perasan jeruk nipis
- Sasa Bumbu Kaldu Rasa Sapi secukupnya
Bahan Bumbu Halus (Sambal Balado):
- 10 siung bawang merah
- 15 buah cabe merah keriting
- ½ sdm air asam jawa
- Garam secukupnya
- Sasa Bubuk MSG secukupnya
- Minyak goreng secukupnya (untuk menumis)
Cara Membuat
1. Persiapan Daging: Siapkan daging sapi bagian has dalam. Kucuri dengan sedikit jeruk nipis, lalu iris tidak terlalu tipis. Ingat: Irislah dengan arah berlawanan dari serat daging agar tidak alot.
2. Merebus Daging: Siapkan panci biasa atau panci presto agar lebih cepat. Masukkan daging, 1 liter air, bawang putih halus, garam, dan Sasa Bumbu Kaldu Rasa Sapi. Rebus hingga daging benar-benar empuk.
3. Menumbuk Daging: Setelah empuk, angkat dan tiriskan daging. Tumbuk perlahan setiap irisan daging agar seratnya sedikit pipih dan melebar (jangan sampai hancur).
4. Membuat Sambal Balado: Rebus cabai merah keriting dan bawang merah sebentar hingga sedikit layu. Angkat lalu haluskan (sangat disarankan diulek kasar, bukan diblender halus, agar teksturnya lebih nikmat).
5. Menumis Sambal: Panaskan minyak goreng secukupnya. Tumis ulekan cabai dan bawang hingga harum dan minyaknya terlihat terpisah dari bumbu.
6. Kunci Rasa Sedap: Tambahkan air asam jawa, garam, dan Sasa Bubuk MSG ke dalam tumisan cabai. Aduk rata dan lakukan koreksi rasa.
7. Penyajian: Masukkan daging sapi yang sudah ditumbuk ke dalam wajan bumbu balado. Aduk perlahan hingga semua daging terbalut bumbu merata. Angkat, dan dendeng balado basah siap disajikan!
Tips Agar Dendeng Balado Basah Lebih Empuk / Tidak Alot
- Potong Melawan Serat: Memotong daging berlawanan arah dengan serat alami ototnya adalah aturan baku agar daging sapi cepat empuk dan gampang putus saat dikunyah.
- Tumbuk Pelan Saja: Saat menumbuk daging rebus, gunakan ulekan batu dan ketuk-ketuk saja secara perlahan. Tujuannya hanya untuk meregangkan serat, bukan menghancurkannya.
- Rebus Cabai Terlebih Dahulu: Merebus cabai merah dan bawang sebelum diulek akan membuat warna sambal balado menjadi merah merona cantik dan menghilangkan aroma langu (mentah) saat ditumis.
Kandungan Gizi Dendeng Balado Basah
Menu andalan ini merupakan sumber protein hewani berkualitas tinggi berkat penggunaan daging sapi has dalam. Kandungan zat besi di dalamnya sangat bagus untuk meningkatkan produksi sel darah merah, dipadukan dengan capsaicin dari cabai merah yang mampu meningkatkan metabolisme tubuhmu.
Ide Variasi Dendeng Balado Basah
- Tambah Kentang Goreng: Masukkan potongan kentang yang sudah digoreng dadu ke dalam tumisan bumbu agar lauk terasa lebih banyak dan kaya tekstur.
- Dendeng Balado Pete: Para pencinta pete wajib menambahkan irisan pete segar saat menumis bumbu cabainya untuk aroma khas yang memikat.
- Dendeng Lado Mudo: Ganti cabai merah keriting dengan cabai hijau besar dan cabai rawit hijau untuk membuat versi "Dendeng Batokok Basah Cabai Hijau" yang rasanya lebih gurih earthy.
- Dendeng Suwir Basah: Suwir kasar daging sapi yang sudah direbus sebelum dimasukkan ke tumisan cabai. Versi suwir ini bikin bumbu pedasnya jauh lebih meresap tak bersisa!
Daging Alot dan Bumbu Kurang Sedap? Rahasianya Ada di Produk Sasa!
Kunci kelezatan Resep Dendeng Balado Basah memang ada di proses merebus daging dan menumis sambalnya. Kalau bumbunya nggak meresap, rasa daging sapi jadi kurang maksimal dan bagian dalamnya terasa hambar.
Nah, supaya makin praktis dan bumbunya meresap sempurna, kamu bisa pakai: Sasa Bumbu Kaldu Rasa Sapi dan Sasa Bubuk MSG.
Kenapa pakai ini?
Keunggulan Sasa Bumbu Kaldu Rasa Sapi & Sasa Bubuk MSG
Keunggulan Sasa Bumbu Kaldu Rasa Sapi:
- Terbuat dari paduan ekstrak daging sapi asli pilihan yang dikombinasikan dengan rempah terbaik.
- Efektif memberikan rasa dan aroma kaldu sapi yang sangat mantap pada air rebusan, membuat serat bagian dalam dendeng menjadi super gurih meski belum dibalut sambal.
- Sangat serbaguna untuk melezatkan aneka masakan berkuah, tumisan, daging ungkep, maupun bumbu tabur masakan keluarga.
Keunggulan Sasa Bubuk MSG (Penyedap Rasa):
- Terbuat dari 100% bahan alami, yaitu tetes tebu murni pilihan yang diproses secara fermentasi alami.
- Mampu menyeimbangkan rasa pedas, sentuhan asam jawa, dan aroma bawang pada sambal balado menjadi rasa gurih umami yang "medok" dan sempurna di lidah.
- Mudah larut meskipun dicampur ke dalam minyak tumisan cabai.
- Sangat aman dikonsumsi harian karena telah lulus sertifikasi BPOM dan bersertifikat Halal MUI.
Yuk, Hadirkan Nuansa Rumah Makan Padang di Meja Makanmu!
Siapa bilang masak menu khas Minangkabau yang dagingnya juicy itu repot? Dengan mengikuti langkah-langkah mudah di atas dan dibantu bumbu penyedap berkualitas, kamu sudah bisa memanjakan keluarga dengan sajian restoran bintang lima di rumah. Yuk, jangan biarkan air liurmu cuma menetes gara-gara baca resep ini. Segera siapkan bahan-bahannya dan eksekusi kelezatannya sekarang juga!
FAQ Seputar Dendeng Balado Basah
Q: Apa bedanya dendeng balado basah dengan dendeng batokok kering?
A: Dendeng batokok kering biasanya digoreng garing hingga renyah setelah ditumbuk, lalu disiram sambal. Sedangkan versi basah ini sama sekali tidak digoreng kering, sehingga tekstur daging tetap juicy dan empuk.
Q: Bisakah menggunakan bagian daging sapi lain selain has dalam?
A: Bisa, bagian gandik (paha belakang) juga sering digunakan untuk dendeng. Namun, bagian gandik perlu direbus sedikit lebih lama (atau di-presto) agar empuk sempurna seperti has dalam.
Q: Apakah bumbu baladonya bisa disimpan untuk stok?
A: Tentu saja. Kamu bisa menumis bumbu baladonya dalam jumlah banyak, lalu simpan di dalam wadah kedap udara di chiller. Sambal ini akan tahan berhari-hari dan bisa langsung dihangatkan.
Q: Berapa lama daging sapi perlu di-presto agar empuk?
A: Jika menggunakan panci presto, waktu 20-30 menit biasanya sudah cukup untuk membuat daging has dalam sapi menjadi empuk lumer namun tidak hancur saat ditumbuk.
Q: Gimana caranya biar rasa gurih daging sapi menyatu dengan pedasnya sambal balado ala restoran Padang?
A: Kuncinya ada di duet penyedap andalan! Jangan lupa masukkan Sasa Bumbu Kaldu Rasa Sapi saat merebus daging agar sari kaldu terserap ke pori-pori. Lalu, pastikan menaburkan Sasa Bubuk MSG saat menumis sambalnya agar rasa pedas, wangi rempah, dan gurih umaminya langsung mengikat sempurna!

Dendeng balado basah ini menggoda banget mba nurul, apalagi bagian bumbunya yang meresap itu beh ngilerrr. Aku pernah coba bikin tapi seringnya dagingnya kurang empuk atau bumbunya gak terlalu masuk wkwkw. Jadi baca ini bikin pengen coba lagi dengan cara yang lebih detail biar hasilnya maksimal
ReplyDeleteKemon, recook aja resepnya. Selamat mencoba :)
DeleteDi rumahku lebih laku dendeng balado basah dibandingkan dendeng batokok kering, karena dendeng balado basah tuh teksturnya empuk, juicy dan bumbunya meresap sempurna ke dalam daging. Jadi mantap nian dimakan berteman nasi hangat, daun singkong rebus, gulai nangka...wah enaknya!
ReplyDeleteSeporsi dendeng balado basah menemani makan siang, amboi rasanya ya hehe.....
DeleteUwaaahhhh ini mah favoritku mbaaaa 😍😍😄tiap ke resto Padang pasti pesen. Kalau ga dendeng basah, ya dendeng batokok. Yg hijau atau merah sambalnya, semua enaaak 😄😄😍.
ReplyDeleteTp memang ga pernah bikin sendiri sih. Save dulu aja resepnya, walau belum tahu kapan niat rajin memasak ini muncul 🤣
Enak, langsung makan di warung nasi Padang aja ya mbak hihihi...Apapun jenis sambalnya, nikmaaaat banget makan dendeng :)
DeleteMasyaaallah, aku ga bisa berkata-kata wkwkwkwkwk..serius, dedeng balado basah, aku nyebutnya dendeng batokok, itu salah satu menu kesukaan aku. Sering banget beli di warung padang yang cocok di lidah, makasih banget deh kamu kasih resepnya. Mau eksekusi nanti deh kalau kondisiku udah stabil, aku lagi dilarang makanan berdaging-daging dulu hiks hiks
ReplyDeleteKesukaan suamiku juga nih dendeng basah maupun batokok. Pasti tambah nasinya wkwkwkwk :D
DeleteSedaaapnyooooo, auto ngambil nasi putih. Resep dendeng balado basahnya menggugah selera banget, Mbak Nurul! Teknik merebus daging has dalam pakai Sasa Kaldu Sapi biar gurihnya meresap sampai ke serat itu tips berharga banget. Jadi pengen coba bikin di rumah supaya bisa ngerasain tekstur juicy dan sambal ulek kasarnya yang 'medok'.
ReplyDeleteIya, bang, ada tips merebus dagingnya juga. Sip2 selamat memasak :)
DeleteSaya suka dendeng yang basah gini karena lebih lembut. Bubu Sasa memang enak. Saya juga suka pakai di rumah. Sedikit aja pakainya udah bikin masakan enak.
ReplyDeleteIya, makin nambah selera makan deh :D
DeleteHehe baca ini sambil membayangkan menunya dan nasi putih hangat yang menul-menul ... halah jadi lapeeeer, padahal barusan makan roti aku nih😄😄 BTW aku baru tahu klo dendendeng batokok tuh kering renyah.
ReplyDeleteIya, memang renyah hahaha dan biasanya ga cukup satu wkwkwkwkw :D
DeleteWah kesukaanku ini mbak. Bisa ngabisin banyak nasi kalau lauknya dendeng balado gini.
ReplyDeleteIya sih kadang ada yang masak dicampur dengan kentang, ada juga yang pakai pete, ini yang paling terakhir paling nikmat sih hehe :D
Dibanding batokok kering aku lebih suka balado yang basah dan lebih empuk dagingnya biasanya.
Apalagi dimasaknya pakai bumbu kaldu dan MSG Sasa ya, makin sedap deh masakannya :D
Menurutku sih sama enaknya mau yang kering maupun basah dendengnya. Iya, pakai MSG Sasa menambah kenikmatan masakan :)
DeleteDendeng balado basah, beneran enak banget sih. Aku tuh suka sekali makanan yang satu ini. Alhamdulillah, dapat resep detailnya. Jadi beneran bisa nyoba bikin sendiri. Ibaratnya kalau habis bikin dendeng, siapin nasi hangat, auto nambah nasi nggak sih? Selera banget gitu makannya.
ReplyDeleteAuto donk nambah nasi hangat hahahah :D
Deletegak bisa nolak dendeng balado karena enak banget apalagi pakai nasi hangat :D
ReplyDelete