Friday, September 15, 2017

Makanan Tradisional Khas Jawa Barat: Serabi, Mochi dan Bandros

16:58:00 23 Comments



Ketemu lagi sama saya di kuliner #14FoodTalk nih. Teman-teman suka makan serabi, mochi dan bandros? Waaah, toss yuk! Paling enak makan jajanan tradisional khas Jawa Barat ini sambil santai leyeh-leyeh di sofa dan minumannya teh atau kopi. Ikuti cerita saya selanjutnya aja. 

Mungkin sebagian teman udah pernah baca tulisan #14FoodTalk saya sebelumnya. Tentang nasi bakar peda itu lho dan 3 camilan favorit anak-anak dan keluarga di minimarket. Nah, kali ini saya beserta Nita Lana Faera, mbak Ummi Ade UFI dan Febriyanti Rachma udah sepakat membahas makanan khas dari daerah tertentu di Indonesia tentunya. Saya pilih yang khas Jawa Barat aja kan saya mah urang Sunda ti Bandung, pas lah hehehe 😊




Serabi

Serabi atau surabi berasal dari kata 'sura' yang artinya besar. Serabi adalah makanan ringan atau jajanan pasar khas daerah Jawa Barat. Bentukya kayak panekuk atau pancake tapi lebih kecil dan tebal. Mun ceuk urang Sunda mah atawa di Bandung sebatna 'surabi Bandung' 😍

Serabi Manis (Foto: dokpri)
Bikin kue serabi ini biasanya dibakar dengan menggunakan alat tradisional, seperti tungku dan cetakan dari tanah liat. Zaman moderen kini cara memasak serabi udah bisa menggunakan peralatan yang terbaru dan cepat matang. 

Kue serabi ini ga dimakan langsung begitu aja, teman-teman. Ada saus yang menambah rasa enaknya. Nah, saus serabi dibuat dari gula jawa sesuai dengan selera nusantara. Campuran gula jawa dan santan kelapa ini disebut kinca.

Serabi Manis (Foto: dokpri)

Dulu sih, rasa surabi belum bervariasi. Paling rasa original atau tawar begitu aja atau biasanya berisikan oncom. Kini serabi udah makin kaya rasa. Malah ada topping segala lho, misalnya rasa pisang, stroberi, keju, cokelat dan lain-lain, pokoknya aneka kreasi. Jadi ada 2 jenis serabi nih yaitu serabi manis yang menggunakan kinca dan serabi asin dengan atau tanpa taburan oncom yang udah dibumbui di atasnya.


Harga Kue Serabi dan Mochi di Koperasi Sejati Mulya (Foto: dokpri)

Saya beli serabi dan mochi di Koperasi Sejati Mulya Pasar Minggu. Banyak banget deh jajanan enak ala pasar sampai makanan kekinian. Harga serabi 5 buah beserta sausnya Rp 8.400 dan mochi 2 plastik seperti yang ada di foto itu Rp 4.800. 

Murah kan ya? 😋 Soalnya serabinya ga pakai rasa macam-macam, ga ada topping segala hehehe. Mochi juga ala murmer lah buat jajanan anak-anak dan keluarga. Apalagi di sekitar koperasi ada SD Pelita dan SMUN 28. Laris deh pokoknya nih koperasi.


Mochi 

Di negeri matahari terbit, mochi terbuat dari beras ketan, ditumbuk sehingga lembut dan lengket, kemudian dibentuk menjadi bulat. Mochi pun memang udah lama ada di negara-negara sekitar Jepang seperti Taiwan, Korea Selatan dan Cina. Konon menurut sejarah, keberadaan mochi di negara kita itu karena masuknya kebudayaan Cina. 

Proses Pembuatan Mochi (Foto: batikimono.com)
Indonesia pun punya mochi, bentuknya bulat, bertabur tepung sagu, kenyal rasanya. Begitu digigit, hhhmmm langsung terasa manisnya. Di Kota Sukabumi dan Bandung lah kita bisa temui mochi di mana-mana, eh di Bogor juga banyak. Sekarang mah di mana-mana banyak yang jual mochi. Rasanya khas deh, lembut pas pertama kali dimakan dan lama-lama jadi lengket di mulut.

Mochi (Foto: dokpri)

Awalnya mochi buatan Kota Sukabumi, Bogor, Bandung dan sekitarnya biasanya berisi adonan kacang. Kalau mochi yang tanpa isi biasanya disebut kiathong. Umumnya sih kue mochi ini dikemas dalam keranjang bambu ukuran kecil. 

Kue Mochi Kemasan Bambu (Foto: web BBC)

Lazimnya mochi ga bisa disimpan terlalu lama alias mesti segera dimakan. Rata-rata maksimal empat hari penyimpanan di suhu udara biasa. Bahkan kalau mochi rasa durian dan keju paling lama tahan dua hari. 

Mochi Kekinian (Foto: Sogoodblog)

Mochi Bentuk Kucing (Foto: web E-bay)

Sebaiknya mochi ga disimpan di dalam kulkas. Kenapa hayooo? Ya, benar, rasanya jadi berubah, kekenyalannya jadi berkurang. Begitu sih kalau mochi yang asli dan benar-benar dibuat dengan hati hehehe. Ya dong...jangan menggunakan pengawet lah, kan ga baik buat kesehatan tubuh kita 😃

Toko Kue Mochi Kaswari Lampion di Sukabumi, Jawa Barat berada di Jalan Bhayangkara No. 19, Kaswari II Selabatu, Cikole. Ada lagi nih di namanya Mochi-Mochi di Bandung di kios Paris Van Java, Jalan Sukajadi. Banyak lah kalau mau hunting mochi mah, di Jakarta juga seabrek-abrek. 



Bandros


Bandros (Foto: dokpri)

Bandros terbuat dari adonan terigu yang bentuknya mirip dengan kue pancong. Cara bikinnya mudah kok, kalau suka perhatiin abangnya lagi bikin. Kadang saya tuh kalau jajan bandros bareng anak-anak, senang lihat cara masaknya hahaha... 😀

Di dunia kuliner Sunda, jajanan tradisional di pinggir jalan ini masih banyak diminati masyarakat lho, seperti saya. Bisanya penjual bandros berkeliling pemukiman warga, jualannya dengan cara dipikul bukan didorong kayak tukang bakso. Rasanya gurih deh, campuran santan dan kelapanya terasa banget, apalagi kalau masaknya masih pakai kayu bakar yang dibelah kecil-kecil.

Saya sering beli bandros, biasanya minta yang baru jadi biar panas gitu. Kan enak makannya, ditambah gula pasir atau parutan kelapa. Bandros masa kini udah dikreasiin sama cokelat, irisan buah dan lainnya. Misalnya rasa cokelat nih. Langsung taruh aja cokelat di atas adonan bandros. Panas api bakal melelehkan si cokelat, lalu dioleskan ke seluruh permukaan bandrosnya.  

Proses Membuat Bandros (Foto: Kuliner Panduan Wisata)
Teman-teman mau penasaran cara bikin bandros? Sini saya bisikin hihihi... 😚 Bahan kelapa parut dicampur tepung beras dan tepung ketan. Lalu campuran tersebut dibubuhi garam dan diaduk rata. Setelah itu tuangkan santan sedikit demi sedikit, aduk sampai rata hingga jadi adonan. Nah, adonan ini dimasak dalam cetakan atau loyang lempeng setengah lingkaran. Pada umumnya cetakan kue bandros terbuat dari bahan kuningan.

Kalau udah jadi matang dan siap dinikmati, biasanya bandros ini ditaburi parutan kelapa juga. Tapi makin ke sini kayaknya udah jarang yang ditaburi kelapa parut, soalnya mahal kan si kelapanya ga nutup harga pembuatannya. Lagi pula, kata si mang penjual bandros, riweuh atuda mun abdi nyieun kalapa na, awis ayeuna mah. Jadi pakai gula pasir aja gitu. 

Teman-teman, paling enak menikmati serabi, mochi dan bandros ini ditemenin sama teh tawar hangat atau panas, sesuai selera aja. Bisa di pagi hari, siang maupun malam hari. Duduk manis di kursi teras rumah atau ruang keluarga sambil ngopi cantik terus nonton film hhhmmm.... makin yummy aja 😍 

Ga usah liatin timbangan yach hahaha... Jangan takut jadi gemuk, apalagi kalau kulineran bareng saya, rugi ntar lho hihihi 😊 Makan enak biar badan sehat, jangan lupa rajin berolahraga kayak saya. Ga percaya? Percaya aja lah 😄 

Makasih udah mampir dan baca-baca tulisan saya. Kalau mau kasih opini atau masukan, silakan isi di kolom komentar. Baca juga cerita teman-teman saya yaitu Nita Lana Faera di nitalanafdotcom  dan mbak Ade UFI di adeufidotcom yach. Selamat makan! Sampai jumpa di #14FoodTalk bulan depan yach. Wassalam.


Facebook: Nurul Sufitri
Email: nurulsufitri@gmail.com
Instagram: @nurul_sufitri
Twitter: @Nurulsufitri
Linked In: Nurul Sufitri
WA: 08129634587

Tuesday, September 12, 2017

Tips Membuat Konten yang Efektif dan Monetize Blog Bersama Blogger Perempuan Network

20:35:00 23 Comments


Menulis di buku pada umumnya tak berbeda dengan menulis di blog. Namun di berbagai hal, penulis buku berbeda dengan penulis blog atau biasa disebut blogger. Blogging berhubungan erat dengan teknologi. Sebagai blogger, tentu kita ingin apa yang dituliskan bermanfaat dan disenangi pembaca. Banyak hal yang harus dipelajari agar blog kita menjadi bermanfaat. 

Blogger Perempuan Network memiliki misi untuk mengedukasi perempuan blogger secara teknologi.

Monday, September 04, 2017

Cara Makan Enak dan Praktis: Spageti Instan La Pasta Royale

15:55:00 44 Comments


Sebagai penggemar mie, saya pun pencinta spageti. Ada banyak merek spageti sih tapi kali ini saya lagi demen sama La Pasta. Spaghetti instant ini gampang banget dibikinnya. Dimasak hanya dalam waktu minimal 4 menit aja udah bisa dinikmati hehehe. 

Teteh Rafa dan ayang Fakhri sukaaa banget makan spageti. Tertolong banget deh sama La Pasta ini, saya jadi ga rempong dengan urusan cemal-cemil anak-anak di rumah. Kenapa bilangnya cemal-cemil? Hahaha secara anak-anak termasuk saya emang doyan makan.  


 
Teman-teman, masih ingat kah #14FoodTalk ini? Saya, Nita Lana Faera, mbak Ade UFi dan Febriyanti Rachma menulis tentang makanan dalam satu tema yang sama. Nulisnya sih satu kali sebulan. Mestinya tulisan saya kali ini masuk di Bulan Agustus, tapi karena lagi banyak 'PR" hehe alasan klise (tapi beneran kok 😁) baru sekarang deh, harap maklum ya.  Biar ingat, baca deh Nasi Bakar Peda buatan saya.

Temanya seputar mie, terserah mau mie apa aja, bebas. Boleh kuliner, resep, produk atau apa lah suka-suka yang penting bertema sama. Saya pilih menulis tentang spageti ya, karena memang kesukaan saya dan keluarga. Yuk, simak bareng-bareng!

Melanjutkan cerita spageti di atas ya. Biasanya kan saya sering beli La Pasta yang kemasan boxnya tinggi dan ramping. Nah, kebetulan pas Hari Senin lalu saya mampir ke Hypermart Pejaten Village eh lihat La Pasta Royale. Jadi penasaran kayak apa sih rasanya? Apa ya bedanya dengan La Pasta biasa yang ga ada tulisan 'Royale' nya?


Saya beli 2 box La Pasta Royale, yang 2 box rasa Cheese Bolognese Sauce dan lainnya Hot & Spicy Sauce, harga per box Rp 9.000. Kemudian La Pasta Quick & Eazy rasa Spicy Barbeque- nya beli 3 box. Total jadi 5 box kan. Struk belanjanya ketinggalan di kasir deh atau ga dikasihin ke saya ya? Wah, lupa tuh. 

Saya kepikiran waktu itu pernah beli rasa Cheese Bolognese, lupa di minimarket mana. Sayang banget di Hypermart saya cari-cari kok ga ada. Saya pikir ya udah lah nanti mau beli di deket rumah aja, biar komplit ceritanya. 

Akhirnya ketemu juga rasa Cheese Bolognese nih di Alfamat Jagakarsa. Yang warna box-nya didominasi warna kuning ini lho. Harganya Rp 4.500. lagi ga diskon kayaknya. Biasanya sih kisaran harganya antara Rp 3.700 sampai Rp 4.500 lah. Oh ya, beli 1 box aja. Total jadi 6 box yach kalau digabung dengan spageti yang saya beli di Hypermart. Harap maklum, saya dan anak-anak serta papanya demen makan. Kalau masing-masing dimasakin cuma 1 box, ga nendang tuh hahahaha.




La Pasta Rasa Cheese Bolognese 

La Pasta Cheese Bolognese, Spageti beserta Bumbunya (Foto: dokumen pribadi)
Memang sih 1 box -nya berisi bersih hanya sedikit yaitu 59 gram. Tapi cobain deh, rasanya ga kalah sama spageti yang bukan instan. Tinggal kita kreasikan sendiri aja mau ditambahin apa, misalnya daging, suwiran ayam dan lain-lain. Ada BPOM RI-nya juga nih nomornya MD 331131033020.  Ada label HALAL dai MUI-nya. Terbuat dari gandum pilihan dengan cita rasa yang lezat. 

Cara memasaknya begini, teman-teman:
Masukkan spageti ke dalam 500 ml air mendidih selama 4 menit, aduk sesekali. Setelah itu keluarkan spageti dari air, tiriskan. Siapkan bumbu-bumbunya di mangkok. Ada 4 macam nih bumbunya termasuk minyak sayur. Bisa juga langsung dimasukkan bersama spageti saat dimasak tadi. campurkan spageti dengan bumbunya, aduk hingga merata. Nah, gampang banget kan penyajiannya? 

Masak Spageti dalam Air Mendidih 500 ml (Foto: dokumen pribadi)

Siapkan Bumbu Cheese Bolognese (Foto: dokumen pribadi)

Spaghetti Instant La Pasta Cheese Bolognese Siap Disantap (Foto: dokumen pribadi)
Terkadang meskipun udah makan nasi, tetap aja kepengen sesuatu yang lezat disantap dan buatnya praktis alias ga pake lama. Ya inilah solusinya. Kalau 1 box dirasa kurang mengenyangkan, tinggal nambah bikin lagi. Anak kecil aja bisa masak sendiri hihihi. 

Ini kesukaan teteh Rafa. Rasa kejunya enak dan gurih, cukup lah terasa sampai ke hati 😍 Rasa asinnya juga pas, kata anak saya. Pokoknya 'ngeju' banget deh. Kelihatan kan tuh bumbu yang udah dituang di mangkok? Ada minyak sayurnya juga. Komplit deh. Mie nya lembut dan kenyal, gampang digigit, dikunyah dan ditelan.


La Pasta Rasa Spicy Barbeque

La Pasta Spicy Barbeque, Spageti dan Bumbunya (Foto: dokumen pribadi)
Cara masaknya sih sama aja dengan yang telah saya ceritakan di atas, hanya rasa yang  berbeda. BPOM RI-nya juga beda, nomornya MD 331131034020. Oh ya, bumbu spaghetti Spicy Barbeque ini juga ada 4 macam, sama seperti bumbu rasa Cheese Bolognese. Berat bersihnya beda sih dengan rasa cheese bolognese yaitu 57 gram, lebih sedikit 2 gram aja.

Siapkan Bumbu Spicy Barbeque (Foto: dokumen pribadi)

Spaghetti Instant La Pasta Spicy Barbeque Siap Disantap (Foto: dokuemn pribadi)
Nah, yang ini favorit papanya anak-anak. Rasa barbequenya pas di lidah suami saya. Dia suka pedas dan seneng banget sama La Pasta Spicy Barbeque ini. Meskipun ga kelihatan pedas, tapi beneran pedas loh. Buruan bikin deh, teman-teman! Paling enak disantap begitu mie diangkat dan dicampur dengan bumbunya. Wuiiihh... kalau dia sih biasanya makan 2 box ini bahkan lebih hehehe iiissh malu? Ga lah ga pake malu, orang suka kok ini enak bangettt 😄
 

La Pasta Royale With Cheese Bolognese Sauce

Spaghetti La Pasta Royale Cheese Bolognese Sauce (Foto: dokumen pribadi)
Spageti instan yang ada tulisan 'Royale' nya ini sepertinya kakak-adik dengan kemasan box yang lebih kecil. Sama-sama 'ready in just four minutes' lho. Bumbunya ada dua macam aja tapi banyak nih bolognese sauce-nya. Nah, berat bersihnya 102 gram nih, lebih kenyang hhmm... BPOM RI MD 331131138020.

Kalau ini pilian Fakhri. Emang deh anak-anak tuh paling demen sama rasa keju. Kata anak saya, kejunya enak, ada potongan kecil-kecil dagingnya juga, waaaaahhh makin lezat dong!

Bumbu Spageti Cheese Bolognese  Dituang ke Dalam Mankok (Foto: dokumen pribadi)

Spaghetti La Pasta Royale with Cheese Bolognese Sauce Siap Dihidangkan (Foto: dokume pribadi)
Cara masak sih sama aja. Kemasan ini cocok buat takaran makan orang dewasa. Fakhri meskipun masih kelas 4 eh makannya gembul, porsi dewasa lah. Ini pun masih nagih, minta dibuatin lagi. Sambil malam mingguan kan asyik tuh leyeh-leyeh di sofa sambil nonton televisi. 

By the way, giliran saya kapan nih? Yang masakin dapat rasa apa? Hihihi.... Ow, ini dia, cekidot teman-teman!


La Pasta Royale With Hot & Spicy Sauce

Spaghetti Instant La Pasta Royale Hot & Spicy Sauce (Foto: dokumen pribadi)
Saya mah pasrah aja mau dapat spageti rasa apa aja hayuukk lah. Emang enak semua deh. pas banget saya doyan pedas nih. Eh, tapi cuma 90 gram nih, kalah sama yang 102 gram tadi pilihan Fakhri 😄 Hahaha ga apa-apa.  Kalau masih ga nendang, tinggal bikin lagi kan cuma 4 menit aja cuuuuzzz jadi deh. Oh iya, BPOM RI MD 331131140020.


Eh ya, bumbunya makin minimalis aja nih ke sini, cuma ada satu bumbu gitu. makin penasaran nih. Udah dapat jatah terakhir eeehh bumbunya kok seiprit. 

Bumbu Spageti Hot & Spicy Dituang dalam Mangkok (Foto: dokumen pribadi)
Pas dituang ke dalam mangkok, ternyata penampakan bumbunya serupa dengan yang sebelumnya. Bisa jadi udah ada minyak sayur atau jenis perasa lainnya yang bikin lezat si spageti 😋

Spaghetti La Pasta Royale with Hot & Spicy Sauce Siap Dinikmati (Foto: dokumen pribadi)
Nah, jadi deh...akhinya saya bisa menikmati makanan favorit saya dengan tenaaang haha. Iya dong, yang dapat giliran terakhir tuh ga boleh diganggu. Saya asyik menyantap La Pasata Royale with Hot & Spicy Sauce ini dengan santai sambil nonton film televisi berbayar. Minumnya sih cukup air putih biasa atau teh panas tawar. Biar ga batuk, uhuk! Wkwkwkw... 

Pedas banget atau pedas aja tuh tergantung oleh selera dan kebiasaan makan tingkat kepedasannya. Eh, bingung ga? 😉 Buat saya, segini ga pedas banget, biasa aja. Saya biasa menambahkan irisan cabai rawit orens kalau menyantap mie atau spageti. Bisa juga tambahkan saus pedas dan saus tomat plus potongan daun bawang biar rasanya makin woooow! 
 
Saya tuh yang penting bisa makan enak, sehat, bergizi, praktis penyajiannya aja udah bikin happy. Gimana, teman-teman, kalian mau pilih rasa apa? Cobain aja semuanya biar ga penasaran yach. Kalau udah coba, bisikin saya, mampir lagi ke sini. Kita bahas rame-rame 😊 Saat makan adalah saat menyenangkan, kan? Sampai jumpa di #14Foodtalk berikutnya! Wassalam.
 

Facebook: Nurul Sufitri
Email: nurulsufitri@gmail.com
Instagram: @nurul_sufitri
Twitter: @Nurulsufitri
Linked In: Nurul Sufitri
WA: 08129634587

Wednesday, August 30, 2017

Jurus Jitu Menang Lomba Blog Ala Haya Aliya Zaki dan Membuat Content Marketing Bersama CNI

19:51:00 66 Comments




Pada Hari Minggu, 27 Agustus 2017 lalu saya menghadiri workshop yang diselenggarakan oleh Indonesia Social Blogpreneur (ISB) di Burger King, Plaza Festival, Kuningan, Jakarta Selatan. Tema acaranya yaitu '10 Quick Tips on Content Marketing' dan How to Win a Blogging Contest'. Acara ini didukung oleh CNI, sebuah perusahaan multilevel marketing yang sudah dikenal di Indonesia selama kurang lebih 30 tahun. 

Monday, August 28, 2017

Digital Marketing 'From Trend to Necessity' Bersama IndonesiaX

21:32:00 18 Comments




Di era digital kini masyarakat Indonesia sudah banyak sekali yang menggunakan internet. Bukan sesuatu yang mewah, karena internet merupakat suatu keharusan yang tidak boleh tidak dipahami, terutama di bidang marketing. Sebanyak kurang lebih 130 juta jiwa atau sekitar 52% orang Indonesia sudah terlayani internet. 

Semakin hari jumlah pengguna internet di negara kita semakin meningkat. Nah, ini merupakan sebuah peluang

Wednesday, August 23, 2017

Liburan Seru Bersama Keluarga di Kolam Renang Hotel Bumi Wiyata

02:10:00 35 Comments



Halo teman-teman! Saya mau berbagi cerita tentang aktivitas olahraga air yang saya sukai. Udah bisa tebak kan jenis olahraganya? Hehehe.... Nah, berenangnya bukan sama teman seperti biasanya. Kali ini saya mengajak teteh Rafa, ayang Fakhri dan papanya ikutan seru-seruan bareng. Apalagi pas si papa masih libur cuti lbaran di Hari Senin, 3 Juli 2017 lalu, langsung deh manfaatin family time nya 😍

Sebelum berangkat tentu kami sarapan dulu. Jangan sampai mau berenang perut belum diisi, ntar pengsan lagi wkwkwwk. Biar ada tenaga dan ga loyo lah. Makannya sedikit aja jangan kebanyakan nanti malah begah. Misalnya nih sarapan roti, camilan, lontong sayur ups hahaha atau nasi dikiiiiit aja porsinya. 

Tuesday, August 15, 2017

Belanja Hemat Promo Kemerdekaan Lewat ShopBack dengan Bonus Cashback, Kupon Voucher dan Promo Diskon

21:32:00 35 Comments



"Tujuh belas Agustus tahun empat lima. Itulah hari kemerdekaan kita. Hari merdeka, nusa dan bangsa. Hari lahirnya bangsa Indonesia. Merdeka! Sekali merdeka, tetap merdeka!" Itulah syair awal Lagu Hari Merdeka. Di Bulan Agustus ini kita merayakan Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke- 72.

Setelah upacara 17 Agustus, biasanya diadakan perlombaan di lingkungan sekitar nih. Ada lomba panjat pinang, balap karung, makan kerupuk, memasukkan pensil bertali ke dalam botol, tarik tambang dan masih banyak lagi.