Thursday, June 15, 2017

# blog competition # Review

RPTRA Taman Matoa Jagakarsa, Arena Bermain Anak yang Nyaman dan Menyenangkan



RPTRA Taman Matoa Jagakarsa (Foto: dokpri)


Apa kabar, teman-teman? Semoga sehat, ceria dan bahagia ya aamiin. Bicara tentang sehat, ceria dan bahagia, biasanya terkandung rasa, pikiran dan hati seseorang. Kalian biasa berolahraga di mana? Owww..kok geleng-geleng kepala? Hayooo... katahuan ya ga pernah olahraga nih atau bingung ya tempatnya di mana? Zaman sekarang kan susah tuh mencari area maupun lapangan yang cocok buat kita beraktifitas. Tapi saya ga khawatir karena saya suka mengajak anak-anak ke RPTRA. 


Di Jagakarsa sudah lumayan banyak lho, ada Taman Dadap Merah, Taman Spathodea, Taman Matoa Jagakarsa, Taman Tatebuya (Herman Susilo) dan lain-lain. Nah, Taman Matoa ini berlokasi di Jalan Rambutan I No. 2 RT 01 RW 02 Jagakarsa, Jakarta Selatan 12620. Pas berada di belakang Kelurahan Jagakarsa di samping Taman Pemakaman Umum (TPU).

Sudah pernah dengar RPTRA? Hhhhmmmm ... singkatan apa itu ya? Kalau taman bermain anak tahu kah? Wah, sepertinya belum semua masyarakat mengenalnya. RPTRA itu singkatan dari Ruang Publik Terpadu Ramah Anak. DKI Jakarta kini sudah bisa mewujudkan mimpi memiliki Kota Layak Anak lho, keren kan? Alhamdulillaah ya anak-anak dan keluarga bisa bermain bebas dengan aman, nyaman dan menyenangkan. 

RPTRA merupakan salah satu program Pemprov DKI Jakarta yang menyediakan fasilitas maupun ruang berupa taman untuk bermain, tumbuh kembang, serta menjadi tempat berinteraksi yang menjanjikan bebas polusi dan hijau. Permainan di RPTRA menarik sekali. Ada pengawasan CCTV, ruang komunitas masyarakat seperti perpustakaan, PKK Mart dan ruang laktasi (menyusui). Nah, RPTRA ini dibangun di tengah pemukiman warga terutama lapisan bawah dan padat penduduk. Manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh warga di sekitar taman. 


Awalnya, RPTRA digagas oleh mantan gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok. Pemprov menyediakan lahan, sedangkan sumber dana sebagian besar menggunakan sumbangan dari Corporate Social Responsibility. Biaya pembangunannya sekitar 400-750 juta dari pihak swasta. Pemerintah menargetkan sebanyak 300 RPTRA telah dibangun di seluruh Jakarta di tahun 2017 ini (Sumber data: wikipedia). Kita doakan saja yuk, teman-teman, mudah-mudahan mimpi kita semua menjadi kenyataan. 

Oh ya, seluruh proses pembangunan, pengawasan dan pemeliharan RPTRA ini melibatkan masyarakat. Perawatan taman juga dikoordinir oleh ibu-ibu PKK yang tinggal di sekitar RPTRA.


Area Parkir Kendaraan di Taman Matoa (Foto: dokpri)

Ada area parkir motor dan mobil di Taman Matoa ini. Cukup lah kira-kira 5 mobil dan motor banyak deh kan bisa diatur rapi.


Papan Larangan (Foto: dokpri)

Nah, di mana dan kapan pun berada, kita wajib taat pada peraturan demi terciptanya keamanan dan ketertiban umum.😄 Coba lihat deh pada foto di atas kan ada papan pengumuman. Tertulis seperti ini ya, teman-teman: DILARANG:
- Bertempat tinggal di taman, 
- Berdagang menjajakan jasa di areal taman
- Merusak dan mengotori fasilitas taman
- Merusak pohon, rumput dan tanaman hias
- Berbuat asusila di taman

Jadi kita ga boleh tuh menginap di taman, apalagi mau berlama-lama tinggal di sini. Sama halnya dengan abang penjual makanan, ga diperbolehkan berdagang lho termasuk menjual jasa. Taman Matoa ini bagus dan luas, indah banget kan tata letaknya. Ada arena bermain anak, perpustakaan, mushola, toilet, taman, kolam ikan, saluran air, ayunan, perosotan, jungkat-jungkit, tempat duduk santai dan lain-lain. 

Arena Bermain Anak di Taman Matoa Jagakarsa (Foto: dokpri)

Anak saya, Fakhri suka banget main di wahana besi ini..ah apa ya namanya. Yang dinaiki itu lho, padahal kan capek ya butuh kekuatan penuh hehehe. Ternyata anak-anak lain pun tertarik main di arena ini. 


Taman Matoa Jagakarsa (Foto: dokpri)

Siapa sih yang ga suka melihat taman yang hijau, bersih dan ramah anak seperti di Taman Matoa ini? Saya dan anak-anak betah berlama-lama di sini. Duduk santai, lari-lari kecil, jalan cepat, senam pokoknya apa aja bisa selama ada kemauan hehehe. Jangan lupa bawa bekal minuman dari rumah. Kalau perlu siapkan bekal yang gampang aja seperti roti, nasi goreng atau makanan ringan lainnya. Ingat ya, buang sampah pada tempatnya. Di sini disediakan kok beberapa tong sampah. 


Kolam Ikan Taman Matoa Jagakarsa (Foto: dokpri)

Cuaca yang tak menentu bisa menyebabkan keluhan pada kita, terutama anak-anak. Yaaaa..namanya juga anak-anak, sudah diberi nasehat tetap aja hehehe..panas-panasan atau hujan-hujanan ga berasa lelahnya. Saat kondisi badan kurang fit, bisa jadi anak kita terkena demam. 

Sama halnya dengan anak saya Fakhri. Dia suka sekali main sepeda siang dan sore hari. Main di taman seperti ini bersama teman-temannya. Ternyata sampai rumah kok jadi lemas dan loyo. Saya letakkan punggung tangan saya di keningnya, eh kok panas ya. Hhhmm... istiharat dulu deh, Nak. 😚

Tapi saya ga khawatir, karena saya selalu sedia Tempra di lemari obat di rumah. Fakhri paling suka rasa anggur lho. Oh ya, di antara sekian obat penurun demam/ panas dan pereda nyeri, anak saya ini paling cocok mengonsumsi Tempra Syrup. Alhamdulillaah hati jadi tenang kalau ada Tempra.

Kolam Ikan Taman Matoa Jagakarsa (Foto: dokpri)

Setiap 5  ml Tempra Syrup mengandung 160 mg paracetamol.
Tempra Syrup mengandung paracetamol yang bekerja sebagai antipiretika pada pusat pengaturan suhu di otak dan analgetika dengan meningkatkan ambang rasa sakit. Tempra bermanfaat untuk meredakan demam, rasa sakit dan nyeri ringan, sakit  kepala dan sakit gigi, demam setelah imunisasi atau atas petunjuk dokter. Biasanya sih diminum setiap 4 jam sekali atau sesuai petunjuk dokter, tapi jangan lebih dari 5 kali sehari ya. 

Foto: Taisho.co.id

Untuk anak yang berusia di bawah 2 tahun, dosis minum Tempra adalah sesuai petunjuk dokter atau menggunakan Tempra Drops. Sedangkan usia 2 hingga 3 tahun sebanyak 5 ml. Untuk anak usia 4 hingga 5 tahun takarannya 7,5 ml dan usia 6-8 tahun sebanyak 10 ml atau gunakan Tempra Forte. Untuk amannya, simpan Tempra pada temperatur kamar 25°C - 30°C dan lindungi terhadap cahaya.


Saluran Air di Taman Matoa Jagakarsa (Foto: dokpri)

Saluran air di Taman Matoa ini sedang dalam tahap pembangunan. Pasti bagus sekali nih kalau sudah jadi ya. Ingat, dilarang buang sampah di sini ya.

Aula Taman Matoa Jagakarsa (Foto: dokpri)

Di aula ini lah anak-anak bebas berekspresi melakukan aneka kegiatan sesuai minat dan bakat masing-masing. Bagus ya, bersih banget. Anak-anak pasti betah main di sini. Orangtua bisa duduk manis mengawasi mereka. Di pinggir aula kan disediakan space lebih.


Perpustakaan Taman Matoa Jagakarsa (Foto: dokpri)

Wow....ini lho perpustakaan di RPTRA Taman Matoa Jagakarsa. Ck..ck..ck..😍 Saya dan anak-anak nyaman berada di sini. Koleksi bukunya memang belum banyak. Semoga aja semakin hari semakin banyak jenis buku bacaan untuk anak-anak kita. Yuk, yang mau menyumbangkan buku-bukunya, datang aja langsung. 


Arena Bermain Anak di Taman Matoa Jagakarsa (Foto: dokpri)

Jika dilihat sepintas, seperti Taman Kanak-kanak ya? Ini masih bagian dari arena bermain tepat di samping aula dan perpustakaan tadi lho. Bersih namun sayang kurang pepohonan, jadi panas deh.


Jungkat-jungkit di Taman Matoa (Foto: dokpri)

Fakhri sedang asyik bermain jungkat-jungkit di sini. "Mamaaaa...ayo dong temenin Fakhri main!", teriak anak saya memanggil-manggil. Selain permainan besi yang dinaiki di cerita saya sebelumnya, anak saya juga suka sekali main jungkat-jungkit dan ayunan. Mumpung lagi sepi, puas-puasin deh mainnya hehehe.... 😄


Taekwondo di Taman Matoa Jagakarsa (Foto: dokpri)

Taekwondo RPTRA Jagakarsa membuka pendaftaran baru untuk anak dan dewasa. Anak dengan usia 4 hingga 15 tahun. Jadwal latihannya di Hari Minggu pukul 08.30 WIB sampai selesai. Wah, asik banget nih. Yuk, gabung!

Jadwal Latihan di RPTRA Taman Matoa Jagakarsa (Foto: dokpri)


Nah, mau tau kan jadwal kegiatan yang mengasyikan di RPTRA Taman Matoa Jagakarsa ini? Khusus di Hari Senin ga ada kegiatan apa pun ya. Hari Selasa hingga Minggu baru deh ramai aneka aktivitas. Hari Selasa ada senam aerobik ibu-ibu PKK pukul 06.00-08.00 WIB dibimbing oleh Ibu Maya, tempatnya di lapangan. Untuk Hari Rabu, kita bisa mengajak anak-anak mengikuti PAUD Restu Ibu mulai pukul 08.30-09.30 WIB bertempat di lapangan dan aula. 

Buat kalian yang suka seni, ikutan yuk pukul 15.00-17.00 WIB kesenian menari daerah diasuh oleh Ibu Ratna. Untuk kakek, nenek maupun siapa aja yang ingin gabung Senam Lansia 'Jantung Sehat' ada nih di Hari Kamis pukul 06.30-08.00 WIB di lapangan. Untuk Hari Jumat, ada senam sehat Club Azzalea pukul 16.00-17.30 WIB di lapangan dan Handmade pukul 15.00-17.00WIB bersama all star pengelola bertempat di aula. 

Di Hari Sabtu ada Kelompok Dongeng dan Lagu Anak pukul 15.00-17.00 WIB di aula bersama Kadotaman setiap minggu ke-2 dan ke-4. Ada juga kegiatan menggambar pukul 15.00-17.00 WIB oleh all star pengelola setiap minggu ke-1 dan ke-3 di aula.

Hari Minggu banyak nih kegiatan anak-anaknya. Ada taekwondo bersama kak Bima pukul 08.30-10.00 di lapangan. Ada juga mewarnai pukul 15.00-17.00 di aula oleh all star pengelola. Kemudian Komunitas Pemuda Pecinta Reptil pukul 15.00-18.00 bersama Kak Bima, serta kegiatan arisan Cherry RT 009 RW 07 besama Kak Ali dna Kak Julianto pukul 19.30-21.30.

Gimana? Komplit banget kan? Ayo, mau gabung kegiatan apa aja nih? 😚

Lapangan Olahraga Badminton di RPTRA Taman Matoa Jagakarsa (Foto: dokpri)

Wah, ga nyangka kan fasilitas di RPTRA Taman Matoa ini banyak sekali, termasuk lapangan badminton atau bulu tangkis. Netnya mungkin dipasang di hari tertentu aja, ga tiap hari. Bisa ketagihan nih anak-anak saya, teteh Rafa dan Fakhri. Tinggal bawa raket dan kok dari rumah. Bawa handuk kecil buat melap keringat. Ga ketinggalan bekal minuman dan snack hhhmm... mantap deh! 😙

Lapangan Olahraga Bulutangkis di RPTRA Taman Matoa Jagakarsa (Foto: dokpri)

Kita harus mengerti fungsi dari ketiga tempat sampah yang berbeda warna ini, teman-teman. Meskipun memang selama ini mungkin masih banyak orang yang kurang paham sehingga sampah masih tercecer di mana-mana. Kayak Lagu Balonku deh, ini ada merah, kuning dan hijau hehehe…mau tau artinya? Yuk simak bersama!
 
Warna merah untuk sampah yang mengandung Bahan-bahan Beracun dan Berbahaya disingkat B3. Perlu penanganan khusus untuk mengelola jenis sampah ini. Contohnya adalah baterai bekas, bahan-bahan kimia, sarung tangan maupun kain yang mengandung oli, minyak dan lainnya.

Warna kuning untuk sampah anorganik. Golongan sampah ini sulit membusuk. Contohnya fiber, plastik, kaca kaleng dan lain-lain. Tempat pengolahan sampah anorganik ini pun diperlukan tempat khusus.

Warna hijau untuk sampah organik. Yang termasuk golongan sampah ini mudah membusuk. Merupakan sisa bahan-bahan kebutuhan manusia, hewan dan tumbuhan. Contohnya daun, kertas, kayu, sisa makanan dan sebagainya.

Pokoknya damai sekali deh di Taman Matoa Jagakarsa ini. Biasanya ramai di Hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional. Yuk, mari kita jaga lingkungan kita supaya anak-anak dan keluarga merasa aman dan nyaman bermain dan santai-santai di sini. Sayang kan fasilitas yang sudah keren begini jika menjadi kotor dan rusak gara-gara misal kita membuang sampah sembarangan 😍  
 

Yuk, ajak juga kakek, nenek, paman, bibi dan semua orang untuk bersenang-senang di sini. Semoga tulisan saya bermanfaat ya. Mau sehat dan bahagia? Ke RPTRA Taman Matoa aja 😄 Wassalam. 


Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Tempra yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho. Artikel ditulis berdasarkan pengalaman dan opini pribadi. Artikel ini tidak dapat menggantikan hasil konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional.



Facebook: Nurul Sufitri
Email: nurulsufitri@gmail.com
Intasgram: @nurul_sufitri
Twitter: @Nurulsufitri
Linked In: Nurul Sufitri
WA: 08129634587

64 comments:

  1. Baguuussss banget tamannya.. Di deket rumahku ga ada yg begini mba :(. Yg terdekat palingan taman jogging kelapa gading. Tapi ga segede dan sekomplit ini fasilitasnya.. Anakku sih bakal seneng banget kalo bisa main k taman begini mba :).. Akunya jg semangat olahraga :p. Alasan aja males olahraga krn g nemu tempat asyik :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih Taman matoa oke banget buat anak-anak bermain bebas. Ada jadwal kegiatannya pula jadi makin kreatif dan mengembangkan hobi ya. Bahkan orangtua pun bisa ikutan seru di sini.

      Delete
  2. Bersyukur sekali ada program Pemprov ini ya mba, anak-anak tetangga bisa bermain di ruang terbuka. Karena bermain adalah kebutuhan mereka. Sayangnya dekat rumah saya belum ada RPTRA, ada tapi lumayan jauh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh begitu ya..RPTRA di DKI sangat membantu memenuhi hak anak-anak untuk bermain sesuai minat dan bakat masing-masing.

      Delete
  3. RPTRA ternyata beda2 ya antara satu dan yg lain. Baik dari segi luas dan fasilitas. Tapi setuju nih sama poin : dilarang berbuat asusila di taman (y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, uni Aira. Beda wilayah, beda fasilitasnya juga. Alhamdulillaah ini masih termasuk dekat rumah lah bahkan jalan kaki juga bisa..itung-itung pemanasan olahraga kan mau main bulu tangkis hehehe...

      Delete
  4. wah baru tau RPTRA dikampung sini gabada soalnya mba hahaha *kesian* aku jd inget dlu kecil ada taman bermain tuh emang seneng bisa ketemu sama temen2 dari kompoek yg beda bisa kenalan deh. disini anakku main y sama itu2 aja krn ga ada penyedeiaan kek RPTRa gini 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih mbak Herva, sekarang ga usah khawatir ternyata masih ada kepedulian pemerintah terhadap anak-anak yang punya hak bermain. Masa belajar mulu hihii..keren ya tamannya :D

      Delete
  5. Aiihh tamannya asri ya mbak, lengkap lagi. Dah gitu lokasinya di area perumahan jadi anak2 ga jauh dari rumah ya mainnya.. tetep hrs diawasi dan didampingi pastinya donk. Keren ya.. Anak2 bisa seharian tuh main, eh tp klo keasyikan main suka tiba2 panas demam ya. Anakku klo demam jg suka ku ksh tempra tuk penurun panasnya. Alhamdulillah cocok ☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah toss yuk mbak Hida :) Fakhri juga cocok sama Tempra terutama rasa anggur. Betul, saking seru mainsama teman, panas dan hujan ga peduli, teruuuuss aja mainnya hehehe.

      Delete
  6. keren ide bikin ginian, kapan walkot cirebon bikin ginian hsrnya sesuatu yg bagus itu dicontoh ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya keren ya...maybe next project bakalan ada di Cirebon aamiin ya mbak Tira :)

      Delete
  7. Alhamdulillah ya ada taman Matoa yang bisa mengakomodir kebutuhan anak akan bermain bagi lingkungan sekitar pada khususnya & bisa jadi alternatif juga untuk yang kebetulan sedang mengunjungi daerah ini. Anak- anak memang akan selalu senang dan gembira melihat tempat yang lapang dan juga ada fasitas bermain. Smoga kebersihannya dapat kita jaga bersama- sama

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya alhamdulillaah banget. Anak-anak happy di sini. Bersih pula arenanya. Salut sama pemprov DKI. Kita mesti menjaga kebersihan taman bersama2 nih.

      Delete
  8. RPTRA emang bantu banget ya mba buat warga di Jakarta. Saya di Utan Kayu juga ada satu. Anak anak punya ruang buat main di situ. Meski sayangnya, banyak pengunjung RPTRA yang kadang ngga sadar diri dengan kebersihan. Parahnya orang tua pun ngga mengingatkan saat anak buang sampah sembarangan. Mentang-mentang ada petugas bersih bersihnya. Berharap panjang umur RPTRA.

    Nice review mba. Salam kenal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh mbak tinggal di Utan Kayu ya? Weehh... gitu ya? Masih banyak yang belum sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan sendiri ya. Padahal untuk kebaikan bersama hehe..tq ya mbak :)

      Delete
  9. Keren ih tamannya, semoga makin banyak ruang terbuka hijau ramah anak yang tidak hanya menjadi tempat bersantai keluarga dan bermain anak2 tapi juga menyediakan sarana bermain anak2 yang edukatif. Bahasannya lengkap mbak bisa jadi referensi buat keluarga yg mencari tempat bersantai keluarga terutama di Jakarta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mbak Elisa :) Iya nih waktu itu Fakhri maksa banget ke Taman Matoa. Dia kan punya sepeda baru, suka main ke sana bareng teman2nya. Agak was-was sih takut kan...tapi setelah aku tau tempatnya seperti ini waaahhh...jadi suka main2 ke Taman Matoa deh.

      Delete
  10. Iya mbak, RPTRA di dekat aku lokasinya cukup jauh. Sedih ya... tapi senang sih soalnya sekarang taman bermain anak difasilitasi pemerintah ya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mb Nici :) Aku dan anak-anak ke Taman Matoa naik motor sih. Kalau jalan bisa juga cuma karena jaraaang olahraga kok rasanya jauh ya hihhii.... Fasilitasnya oke kan... yuk mampir.

      Delete
  11. waah enak banget ya fasilitas tamannya lengkap, anak2 jadi ngga perlu jauh2 kalau mau main :)
    Deket rumahku jg ada kyk gini, ga terlalu lengkap, tapi mayan lah kalau lagi bosen raya bisa main2 & menghidup udara segar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku ke Taman Matoa biasanya naik motor, mbak Sandra..kalau jalan kaki udah keburu ngos-ngosan hahhaha... enak aulanya bersih, terus baca buku di perpustakaan deh.

      Delete
  12. ROTRA sekarang makin banyak dan terawat ya mba. Hak anak untuk bermain bisa terpenuhi. Keren banget ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, salut kepada pemprov DKI. Semoga makin ke sini makin menjamur RPTRA ya mbak Alida.

      Delete
  13. Bagus banget..... Taman bermain seperti sekolah Tk saja, apalagi ada perpustakaannya. Top banget deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Senang ya kalau lihat RPTRA kayak gini. Anak-anak bahagia jadinya punya arena bermain yang nyaman, mbak Munasyaroh.

      Delete
  14. Lihat foto serodotan itu mengingatkanku akan masa kecil. Di mana dimasa itu cukup senang dengan mainan itu..he

    Eh, sebelumnya jawab dulu ya. Alhamdulilah kabarnya baik teh, dan sehal selalu serta bahagia. Bahagia karena sebentar lagi berbuka. Kurang lebih satu jam-an lebih lah. Karena bahagianya orang yang berpuasa salah satunya saat berbuka..

    Jujur nih, aku baru dengar RPTRA. Dan disinilah aku tahu lengkapnya. Khususnya singkatannya. Karena ketika menyebutkan RPTRA, yang ada dalam pikiran tentu singkatannya apa..hehe

    Suka dengan tempatnya, selain rapih dan tertata. Bersih juga. Tentu bikin anak betah ya, Teh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Helo mas Andi..syukurlah kalau baik dan sehat hehehe...Iya, alhamdulillah ya ternyata tulisanku bermanfaat. Jadi pada tau deh teman2ku tentang RPETRA ini :D Ayo coba santai sejenak main-main di Taman Matoa dan taman-taman lainnya , mas. Makasih ya :) Met buka puasa deh.

      Delete
  15. baru main ke RPTRA lebak bulus sama RPTRA pondok labu, RPTRA taman matoa ini wajib kunjung

    tiap ke RPTRA pasti bawa bekal + bola, asik bisa berjam2 main dan free

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Maria...RPETRA Taman Matoa lebih keren ya hihihi..ayo lah kapan-kapan kita janjian ke sini, ajak mbak April juga. Enaknya pagi atau sore jadi adem.

      Delete
  16. Bagus banget menjadi wisata bermain anak ya mbak, sayang jauh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Elva...sedikit demi sedikit nanti akan dikembangkan terus kok pembangunan RPTRA di Jakarta..siapa tau dekat rumah mbak akan ada juga 😄

      Delete
  17. Rpetra nya cakep bgd ya mbk, asri gitu, nemenin anak main, smbil nikmatin suasana di sini, cucookkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asri, bersih begini bikin kita makin betah bermain di RPTRA ya mbak Inda. Hayuk lah mampir 😄

      Delete
  18. waaa... seru banget tempat bermainnya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru memang...banyak fasilitasnya ya hehe yuk main ke Taman Matoa, mbak Farida.

      Delete
  19. Wew anak2 mah betah ya main ke taman secakep ini. Apalagi kalau kondisinya sehat2 ya. Misal demam2 dikit iya mesti sedia Tempra di rumah, biar tetap sehat dan bisa main ke taman yang cakep ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setujuuu...anak2 mesti sehat dong biar bisa main asik di RPTRA. Untung aku selalu siapin Tempra di rumah, praktis juga buat dibawa di tas, tq Nita.

      Delete
  20. Saya tinggalnya di tangerang mba. Tapi dekat dengan perbatasan jakarta, jadi sering lewatin tuh sebuah tempat yang ada RPTRAnya. Tiap saya lewat kok selalu sepi ya...? Jangan-jangan orang-orang disini kurang tertarik. Kapan-kapan pingin sih ajak anak ke RPTRA. Pasti bahagia banget deh dia ngeliat segitu banyak arena bermain.

    Thanks for sharing mba, kalau bukan karena baca artikel ini aku gak tau RPTRA itu dalemnya kayak apa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kembali, mbak Dzulkhulaifah 😃😄 bisa jadi RPTRA yang satu dengan lainnya beda fasilitas mbak. Sama sih di wilayah aku di Jagakarsa beda2 juga. Ada yang areal olahraganya lebih luas, ada yang arena bermain anak2nya yang lebih banyak dll. Kebetulan di Taman Matoa ini yang paling lengkap menurut aku hehehe..kapan2 mampir lah ke sini ajak anak2 mbak.. 😃😄

      Delete
  21. Wowo, terawat sekali RPTRAnya. Mana lengkap pula. Di dekat rumahku ada juga, cuman nggak se-oke ini. Kapan2 wajib dicoba nih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Damar 😊 yuk kapan2 main ke Taman Matoa. Tq

      Delete
  22. sekarang kayaknya tiap kota berlomba2 bikin taman. keren ya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali mbak Vanisa...pemerintah kian peduli dengan hak anak nih terutama DKI dahulu...semoga kelak menyusul di kota2 lainnya di Indonesia.

      Delete
  23. Aku suka kalau setiap daerah minimal satu kecamatan aja punya taman kayak gini anak anak aman bermain

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa.... mbak Yurma, asik ya kalau tiap wilayah punya RPTRA kayak gini :)

      Delete
  24. Saya suka sekali berkunjung ke taman-taman kota. Di Semarang, kota tempat saya tinggal, saya sedang mencoba menapaki masing-masing tamannya juga. Tapi seingat saya tidak ada taman yang lengkap sekali fasilitasnya seperti di RPTRA Matoa ini, sampai ada jadwal latihan pula. Alamaaaak!. Jadi pengen maen ke taman trus ngajak si kecil hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk lah mampir ke Taman Matoa, deket juga dengan rumah saya, siapa tau bisa ngebakso bareng hahaha..tapi bukan di taman ya karena ga boleh ada abang2 jualan di sini. Bagus kan ya ada jadwal kegiatannya, komplit :)

      Delete
  25. Wah RPTRA serupa dengan taman bermain di Depok. Hanya saja kalau di Depok nama tamannya sesuai dengan nama jalannya. Kalau di jalan Mawar namanya Taman Mawar, di jl gurame, Taman Gurame. Tapi diluar taman ada tukang jajannya. Kalau di dalam taman sih ga boleh. Bukan cuma ramah anak, tapi ada alat fitnesnya juga buat org dewasa. Ada saung2 buat duduk2. Enak deh.

    Seneng ya kalau pemerintah kota peduli dengan ruang bermain anak2.

    ReplyDelete
    Replies
    1. OOoooh di Depok ada juga ya? Lucu ya kalau nama tamnnya sesuai dengan nama jalannya hehehe...yuk mampir ke Taman Matoa :)

      Delete
  26. Fasilitasnya lumayan bnyk ya mbaaa...oia Kaina juga sukanya yg rasa anggur mbaaa
    Hrs makin dibanyakin nih yg kayak gini. Di dkt rmh juga ada model kayak gini mba ..taman ekspresi dan taman pisang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, sama dong toss yuk anak2 kita suka Tempra rasa anggur. Iya mesti diperbanyak taman kece kayak gini :)

      Delete
  27. Wow...RPTRA nya kereen banget, luas dan lengkap. Di deket rumahku ada juga tapi nggak seluas itu. Cuma ada parkir motor dan sepeda aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Ety, bagus kan Taman Matoa deket rumahku? Hehehe..ayuk lah ajak anak2 main ke sini.

      Delete
  28. Ih jd pengen ajak ponakan ponakan main ke tempat kayak giniiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk mbak Icha kita main bareng di RPTRA Taman Matoa, asik kan lengkap fasilitasnya.

      Delete
  29. Waa bagus juga RPTRA Matoa ini ya mba. Gak terlalu jauh pun dari Depok, pankapan aku pingin mampir ah ajak anak2.. :) Kegiatannya banyak juga ya dan gak cuma untuk anak2.. Buat lansia jg ada kegiatannya.. Keren.. Semoga makin banyak tempat main kayak gini jg di daerah2 lain.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Deket lah dari Depok kalau sekalian sambil lewat Jagakarsa hehee... komplit dan ada kegiatan anak2 maupun dewasa di sini.

      Delete
  30. Wah mbak nurul pun nulis RPTRA Jagakarsa, akupun juga nulis RPTRA tapi yang daerah Kalijodo Jakarta Barat. Emang benr ya ini taman hiburan rakyat murah meriah. Semoga terjaga terus lah ya supaya makin banyak orang yg bisa memanfaatkan fasilitasnya dengan baik tanpa merusaknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, toss dulu kalau gitu, Febri haha :D Iya ya, RPETRA ini memang sangat brilian diciptakan untuk masyarakat Indonesia. Memenuhi kebutuhan dan hak bermain anak-anak kita biar banyak bergerak, jangan belajar terus lah biar seimbang antara fisik dan mental.

      Delete
  31. Semoga RPTRA banyak dibangun lagi ya pada pemerintahan berikutnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Semoga kian bertambah RPETRA yang makin lengkap fasilitasnya ya:)

      Delete
  32. RPTRA, salah sati solusi hiburan dari hiruk pikuknya ibukota.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anak-anak dan kta semua butuh taman bermain buat bersantai sejenak ya :)

      Delete