Wednesday, May 10, 2017

# Family's health # Review

Dokter Gigi Anak dan Keluarga di Klinik Palapa Dentists Jakarta

Teteh Rafa bersama Dr. drg. Anggraeni Sp. KG

Apa kabar, teman-teman? Semoga sehat wal'afiat semua ya aamiin 😊 Kali ini saya mau berbagi cerita saat anak saya mengeluh sakit gigi. Teteh Rafa bilang,"Mah, ga enak nih gigi Rafa. Yang kanan dan kiri bawah sakit deh. Terus yang waktu itu perawatan saluran akar juga terasa ngilu". 

Panik? Jelas dooooong soalnya anak saya yang kini duduk di kelas 6 SD ini lagi menghitung hari menjelang tes masuk MTSN 4 lho. Saya mikir, duuuh gimana nih kalau periksa gigi lalu nanti saat hari H tes terasa cenat-cenut gigi maupun gusinya? Ke dokter gigi sebelum atau sesudah tes ya?

Saya sih ingat bahwa di Bulan April ada jadwal konsultasi kembali setelah terakhir ke sana 6 bulan yang lalu untuk perawatan akar gigi (endodontik). Saat itu gusinya diberi semacam vitamin agar akar bisa tumbuh dengan sempurna sehingga bisa ditambal. Wah, saya kurang paham nih, pokoknya Rafa penanganan dan perawatannya termasuk konservasi gigi. Saya ga membahas detil tentang hal ini ya, hanya sharing sekilas pengalaman kami di Klinik Palapa Dentists.

Perawatan saluran akar. Foto: health.liputan6.com

Perawatan saluran akar. Foto: health.kompas.com

Perawatan saluran akar dilakukan di bagian dalam gigi. Pulpa membengkak atau terinfeksi bisa disebabkan oleh lubang dalam, prosedur berulang, kerusakan pada mahkota gigi atau keretakan gigi. Saat perawatan saluran akar, pulpa yang bengkak/ terinfeksi dikeluarkan dan bagian dalam gigi dibersihkan mendetil kemudian diberi disinfeksi, diisi dan disegel dengan bahan mirip karet yang disebut gutta-percha. Setelah gigi pulih maka gigi dapat berfungsi kembali dengan baik.

Kembali ke cerita anak saya ya. Jadwal tes tulis akademik dan baca tulis Al Qur'an waktu itu 29 April 2017. Memang sih masih seminggu lagi, tapi namanya jadi seorang mama tuh khawatirnya kadang lebay hehehe. Apalagi saya yang suka kebanyakan mikir, nanti efeknya gimana? Takut begini, begitu, ga mau kan anaknya gelisah gara-gara si gigi 😷


Saya termasuk selektif dalam memilih dokter tiap kali hendak berobat. Kebanyakan orang menganggap sakit gigi itu pesoalan kecil yang 'ntar aja deh', dianggap remeh. Gigi mesti dirawat dengan baik misalnya sikat gigi sebelum tidur itu wajib deh. Penanganan yang ga tepat/ terarah akan menyebabkan sakit gigi yang berkepanjangan. Kalau gigi dan jaringan mulut rusak gawat deh, akan komplikasi dengan penyakit lainnya. Ga mau kan? 😎
 
Akhir-akhir ini teteh Rafa hangat badannya tapi ga disertai batuk dan pilek. Terkadang mengeluh pusing juga. Saya rasa itu karena anak saya terlalu letih, kan namanya anak kelas 6 sibuk banget. Persiapan UN alias Ujian Nasional tuh Hari Senin hingga Kamis ada jadwal TB alias Tambahan Belajar dan PM atau Pendalaman Materi di sekolah.

Saya langsung menelepon klinik gigi langganan keluarga untuk daftar konsultasi. Hari Minggu, 23 April 2017 deh jadwal anak saya, pukul 09.30 WIB. Ini informasi mengenai kliniknya ya sebagai berikut:
Nama klinik: Palapa Dentists
Lokasi: Jalan Palapa 1 No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520. 
Kontak: (021) 7806291 / (021) 29048890 / (021) 29048891
0857 1040 0073 / 0813 1220 1681 



Foto: Palapa Dentists
Palapa Dentists merupakan klinik gigi spesialis di Jakarta Selatan dengan konsep pelayanan klinik gigi profesional dan terpadu dengan nuansa rumah yang nyaman/ homey, sehingga berbeda dengan nuansa rumah sakit pada umumnya.  

Dekat nih dengan pempek Pak Jenggot yang terkenal itu, sudah saya ulas sebelumnya, silakan baca di sini. Nah, makanya kita harus menjaga kesehatan gigi kita supaya tetap bisa makan enak 😋

Para dokter gigi di Klinik Gigi Palapa Dentists merupakan dokter gigi profesional. Terdapat 16 orang dokter dengan masing-masing keahlian spesifik. Ada dokter gigi umum maupun spesialis, semua di bawah pengawasan  Dr. drg. Anggraeni, Sp.KG. Ini foto lebih jelasnya....taraaaaa....cantik ya...baik pula dan ramah banget lho 😄





Dr. drg. Anggraeni Sp. KG, sering dipanggil dengan nama Dr. Rani adalah dokter gigi spesialis konservasi gigi. Beliau adalah lulusan Universitas Indonesia tahun 1999, lalu melanjutkan Pendidikan Spesialis Konservasi Gigi. Pada tahun 1998-1999, dr. Rani mendapatkan penghargaan sebagai Mahasiswa Berprestasi Utama UI. Di dua ajang kompetisi, beliau meraih Case Report Award.  Selain itu dr. Rani juga menjadi dosen selama 8 tahun di Departemen Ilmu Konservasi FKG UI dan lulus program doktor S3 dengan predikat cum laude. Keren kan? 😍😗






Pada awalnya, klinik ini merupakan bagian dari rumah pribadi drg. Solhah Busro, dikenal sebagai praktek gigi drg. Solhah Busro, M.Kes. yang telah berdiri sejak tahun 1980. Beliau adalah dokter gigi sekaligus dosen di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti. Beliau wafat pada tahun 2007.

Berbagai piagam penghargaan maupun sertifikat para dokter di Palapa Dentists



Tau dari mana sih Klinik Gigi Palapa Dentist?
Awalnya adik perempuan saya yang suka cerita, "Temanku SMPN 41 dan SMUN 28 ternyata dokter gigi di Palapa Denstist. Sejak dulu udah pintar gitu, pantas aja bisa kuliah di UI, kedokteran gigi pula. Nih aku kelar dipasang kawat gigi sama temanku itu. Enak deh dapat diskon hahahaha".....😍 

Memang sih suami adik saya itu juga temannya se-SMPN 41. Adik saya kuliah di IPB Bogor sedangkan suaminya di Universitas Brawijaya. Eh, saya juga alumnus SMPN 41 loh beda angkatan aja 3 tahun. "Tempatnya cozy banget, dokter-dokternya baeeekk dan ramah. Udah gitu kita ga merasa diburu-buru jadi nyaman deh. Bisa tanya juga dan dijawab lho", kata adik saya lagi.

Ruang tindakan yang nyaman di Palapa Dentists. Foto: Palapa Denstists

Oh ya, dokter gigi teman adik saya ini namanya drg. Isma Tri Savitri, (res) BM. Teteh Rafa dan Fakhri beberapa kali diperiksa giginya nih sama drg Isma. Ramah dan sabar banget orangnya 😚 Anak-anak yang tadinya merasa gimanaaa gitu saat akan dibersihkan karang giginya, malah jadi berani deh. Anak-anak saya juga pernah dicabut gigi, tambal gigi dll. Saya juga sempat periksa gigi sama beliau gara-gara ada gigi atas yang tinggal 1/3 bagian kayaknya dan itu bikin sakit berulang-ulang.

drg. Isma Tri Savitri, (res) BM. Foto: Palapa Dentists
drg. Isma memulai pendidikan dokter gigi di Fakultas Gigi UI tahun 2001 dan lulus pada tahun 2006. Sebelumnya beliau tergabung dalam program pertukaran pelajar di Swiss. Pernah menjalani PTT di Maluku. Saat ini, drg. Isma sedang menyelesaikan program pendidikan dokter gigi spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial di Fakultas Kedokteran Gigi UI.

Nah, selain pernah konsultasi dengan drg. Isma dan drg. Rani, saya periksa gigi yang bermasalah ke drg. Teuku Ahmad Arbi, Sp. BM. Itu karena drg. Rani yang menyarankan demikian.


drg. Teuku Ahmad Arbi, Sp. BM. Foto: Palapa Dentists
drg. Teuku Ahmad Arbi, Sp. BM ga kalah baik dan ramah lho. Cukup lama juga tindakan semacam bedah mulut waktu itu. Pokoknya ceritanya tuh cabut permanen gigi atas yang bermasalah tinggal se per sekian bagian lah kira-kira 1/3 nya. Dibius dulu lah dengan cara disuntik bagian gusi 2 kali beda tempat. Beberapa menit setelah itu, sudah 'baal' alias mati rasa, baru deh dicabut. 

Eiits, ternyata ga semudah yang dipikir deh. Itu gigi entah kenapa sulit sekali dihilangkan. "Tenang, bu, ini bisa kok pelan-pelan ya", kata dokter. Wah, mulut saya udah lelah terbuka sekian menit lamaaaa deh rasanya ga kuat. Dengan segala upaya akhirnya berhasil deh gigi tersebut dicabut, alhamdulillaah 😄 

Lalu dijahit deh gusi saya... ga sakit lah kan masih dalam keadaan terbius. Ga bisa makan enak nih hampir seminggu saya makan makanan lunak seperti bubur gitu hahaha ga apa-apa lah demi kesehatan. Eh ya, sekarang ompong nih, gigi permanen yang bermasalah udah hilang.

Waktu itu kan kulit wajah saya di sekitar dagu dan mulut sedang kumat eksimnya. Nah, ternyata drg. Arbi ini juga perhatian terhadap pasien. Sampai saya dikasih nomor telepon seorang dokter kulit senior kenamaan yang praktek di sekitar Pondok Indah. Katanya, beliau juga pernah mengalami keluhan kulit seperti saya dan bisa teratasi oleh dokter kulit itu hehehe  😃 Dokternya informatif juga ya....

drg. Arbi adalah spesialis bedah mulut dan maksilofasial. Beliau alumni FKG Universitas Indonesia tahun 1996. Pernah menjadi ketua Senat Mahasiswa FKG UI, ketua Badan Perwakilan Mahasiswa FKG UI dan Mahasiswa Berprestasi II FKG UI tahun 1999. Sempat melaksanakan PTT di Pusat Kesehatan Mahasiswa UI tahun 2003 - 2007. Tahun 2007 melanjutkan ke pendidikan Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial di FKG UI dan lulus tahun 2012, dengan predikat lulusan tercepat. Saat ini drg. Arbi memfokuskan pekerjaan di bidang dental implant, dento alveolar surgery dan dental traumatology.
  
Kalau begini, yakin dong bahwa klinik gigi Papala Dentists terpercaya jadi saya ga ragu deh periksa gigi teteh Rafa dan Fakhri, termasuk saya. Oh ya, kedua orangtua saya juga berobat gigi di sini. Mama saya terakhir sih pasang 8 gigi palsu hihihi...istilahnya prostodontics. "Mama bisa makan nikmat nih, udah dipasang gigi baru", ujar mama saya sambil ketawa-ketiwi senang.

Kwitansi pembayaran konsultasi gigi di Palapa Dentists


Percaya kan? Saya tuh orangnya kalau sudah dapat yang cocok, ga bisa pindah ke lain hati, termasuk dokter gigi. Rajin bener ya saya, semua kwitansi dikumpulin. Iya lah, mulai zaman saya hamil sampai dengan sekarang, dokumen kesehatan beserta kwitansinya saya simpan rapi di file khusus 😗



Apa fasilitas dan kelebihan Klinik Gigi Palapa Dentists? Kok saya dan keluarga sampai suka banget ke sini jika ada keluhan maupun perawatan gigi? Jawabannya antara lain kemudahan janji bertemu, lalu dokter spesialis yang berpengalaman, ruang tunggu yang nyaman, steril, taman bermain anak, fasilitas x-ray terlengkap, ruang periksa yang nyaman, kantin, mushola, toilet, lahan parkir yang luas disertai CCTV, pembayaran selain tunai bisa juga dengan kartu debit maupun kartu kredit serta biaya berobat yang terjangkau.

Foto: Palapa Dentists





Hasil ronsen anak saya 6 bulan lalu dan saat berkunjung kembali ke dokter gigi, Minggu, 23 April 2017. "Kembali lagi ya 6 bulan mendatang", kata drg. Rani. Mengenai panas, anget suhu badan teteh Rafa, ternyata di kanan dan kiri geraham tumbuh tuh. Oh, memang pas banget seusia anak saya ini tumbuh giginya sekarang. 11 tahun 7 bulan usia Rafa saat ini.

Bersama Dr. drg. Anggraeni Sp. KG

Setelah konsultasi gigi teteh Rafa nih pose bareng dulu ah sama bu dokter Rani 😃

Ruang tunggu pasien didominasi warna ungu. Cantik banget kan...

Ruang tunggu pasien di Palapa Dentist. So cozy deh....

Ruang pendaftaran yang sangat bersih dan apik

Ruang pendaftaran pasien Palapa Dentists

Kantin yang bersih dan nyaman di Palapa Dentists

Ruang pendaftaran pasien Palapa Dentists. Foto: Palapa Dentists
Foto: Palapa Dentists

Ruang tunggu/ area bermain anak di Palapa Dentists keren banget. Foto: Palapa Dentists

Ruang tunggu/ arena bermain anak di Palapa Dentists. Foto: Palapa Dentists

Area taman bermain anak di Palapa Dentists

Taman luar indah nan asri. Foto: Palapa Dentists



Buat yang mau dapat diskon, cekidot deh foto di atas 😄😄 biasanya mama2 suka banget kalau ada potongan biaya/ harga hihihi. Saya juga pernah beberapa kali dapat diskon lho 😍
 
Sekian dulu cerita saya tentang kesehatan gigi keluarga dan Klinik Gigi Palapa Dentists. Alhamdulillaah kondisi gigi anak saya sampai hari ini masih baik dalam proses perawatan dan ga ada hambatan apa pun saat mengerjakan tes masuk MTSN 4 tanggal 29 April 2017 lalu. Terima kasih kepada para dokter gigi di Palapa Dentists 😊 

Alhamdulillaah lagi, teteh Rafa lulus diterima di madrasah tersebut yang in sya allah termasuk terbaik di Jakarta. Dari 1200 an pendaftar, hasil akhir yang diterima adalah 256 anak 😂 Pastikan kondisi fisik maupun mental buah hati kita terjaga dengan baik supaya mudah-mudahan hasilnya baik juga aamiin.

Kepengen sih teruuuuuss rasanya belum selesai nih hehehe soalnya kalau udah suka dan puas dengan pelayanannya, ga nolak deh. Teman-teman dan adik-adik sekalian, juga papa, mama, kakek, nenek, kakak, adik dan semuanya, ingat ya jangan lupa menggosok gigi sebelum tidur malam. 

Terus kalau abis makan terutama yang manis-manis, sebaiknya langsung sikat gigi aja ya. Menjaga kesehatan gigi itu penting sekali lho. Yuk, tingkatkan rasa pedulimu, biar makin sehat, makin nikmat makan enak tambah sehat. Wassalam 😊



FB: Nurul Sufitri
Email: nurulsufitri@gmail.com
Instagram: @nurul_sufitri
Twitter: @Nurulsufitri
Linked In: Nurul Sufitri
WA: 08129634587






35 comments:

  1. Aish nyaman banget ini klinik ya. Apalagi buat anak2. Aku tahu ini tempatnya secara anakku TK di baitus salam palapa & SD di pelita

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh SD Pelita? Sama dong :D Iya nyaman banget klinik giginya homey kan... tks mb Gita.

      Delete
  2. Duh klo ke dokter gigi masih mikirin biaya nya. Paling masih sekedar ke puskemas..

    ReplyDelete
  3. Boleh tahu pricelistnya,,Mak? Ga keliatan di foto. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mbak Reema, kalau dokter gigi termasuk usaha bidang jasa, berbeda dengan produk seperti makanan, pakaian dll. Jadi memang ga ada daftar harganya secara spesifik :) Misalkan pemasangan kawat gigi, cabut gigi dll tiap pasien ga selalu sama, kan tergantung kondisinya. Silakan tanya langsung ya, makasih.

      Delete
  4. iiih terasa homey ya.. asri banget. Iyalah ya, berawal dari rumah pribadi sih ya. Tapi biar nyaman tetep aja nggak ada yang mau sakit ya, rul.. xixixi apalagi sakit gigi. Lebih baik sakit hati daripada sakit gigi.. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya betul dong mbak Ade...sakit itu ga pernah direncanakan. Gimana kalau dibalik, lebih baik sakit gigi dari pada sakit hati :D :D paling lama sembuhnya tuh.

      Delete
  5. aku tuh dulu langganan ke dokter gigi mba... dr SD kls 2... krn gigiku jelek ampun2an dulu, trs maju, trs saling tindih ;p... bagian depannya berjendala alias jarang pula ;p. makanya dr sd kls 2 udh rajin bolak balik... ditungguin dulu sampe gigi susu pada lepas.. trs mulai kls 5 sd, di cabutin gigi2 tetap yg saling tindih, baru terakhir pasang kawat utk rapiin.. itu br lepas kls 1 smu.. bayangin aja selama apa aku perawatan ;p... dan itu bnr2 bikin aku kapok... krn msh kebayang sakitnya gigi permanen yg dicabut, apalagi suntikan bisunya gede bgt gitu hahahaha....

    sejak itu, setlah gigiku rapi, aku g prnh mau lupa gosok gigi... dijaga banget saking takutnya utk balik ke dokter gigi ;p.. alhamdulillah sampe skr g prnh ada mslh lagi... prnh iseng ke dr gigi sekedar ngecek, dan dia bilang gigiku ga ada masalah samasekali :D.. beneran deh, kalo ada yg prnh nyanyi mnding sakit gigi drpd sakit hati, aku milih sebaliknya mba hahahaha... mndingan sakit hati drpd gigi ;p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha mbak Fanny bisa aja 😃 jadi nyanyi deh kita... paling enak ga sakit gigi dan hati gembira dong ya 😆😉 wah riwayat gigi mbak seru juga nih. Aku pas SD pernah pake kawat gigi yg lepas pasang gitu...skrg sih baik2 aja alhamdulillaah. Aku ompong 1 nih kalo ngakak sisi kiri ada jendelanya deh wkwkwkak...

      Delete
  6. Keren lengkap banget yg nulis,selengkap fasilitas dan pelayanan klinik giginya wkwkwk. Mau main2 juga bisa dan ga bosen pasti kalo lihat begitu. Wahhh bukan cuma alam aja yg perlu konservasi ya,tapi gigi pun juga haha. Btw dr nya ada 16 ckckckk gede banget berarti ya. Di Tangerang klo sebanyak itu ya RS itungannya udah wkwk bukan klinik lagi haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makin canggih ya ilmu kedokteran gigi zaman sekarang. Hahaha iya nih gigi Rafa ala2 konservasi 😂😃😄 yoi udah bnyk dokternya dan lengkap fasilitasnya kayak rs nih, Feb.

      Delete
  7. Ini udah klinik macam rumah sakit ya, dokternya banyak juga. Kliniknya juga cakep banget dan lengkap fasilitasnya. Pantes Teteh senang ya periksa gigi di sini, hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Nita .... ini klinik udah kayak rumah sakit ya komplit gitu, mana homey pula 😄 Adem di sini, dokter2nya baeekkk juga hehe...

      Delete
  8. Sayangnya Jaksel jauh euy, saya di Padang.hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ohhh tinggal di Padang ya, mb Elrisa....hehe gpp ini biar berbagi cerita aja, siapa tau pas kebetulan main ke Jakarta mau mampir :D Tq yach.

      Delete
    2. Hehe siap bu, sebelumnya saya belum pernah nemu (bahkan di gambar) klinik gigi yang kayak begini dekorasinya. Nyaman banget, dan homey kayaknya. Makasi udah berbagi. Insipari banget ini

      Delete
  9. Kliniknya cozy banget ya Mbak malah bikin betah :D
    Kesehatan gigi emang penting banget, kalo udah ngilu dikit aja bisa migrain. Makasih rekomendasi dentist-nya Mbaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 mbak Ayaa 😃 betul...kalo kota lg sakit bagian tubuh lain, dokternya biasanya tanya tentang gigi sudah dicek atau belum, begitu mbak hehe.

      Delete
  10. dokternya cantik dan ruang perawatannya modern pasti bikin anak nggak takut. Semoga Surabaya jug akan ada kayak gini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya taman bermain anaknya kekinian bangets 😃😄 memang suka ada acara kok di klinik ini barengan anak2. Tq mbak Fika di Surabaya 😄

      Delete
  11. Lengkaaap banget mbaak ulasannyaa :D jadi keinget tiba" sama dokter gigi favorit saya hehehe baguss banget fasilitas kliniknya mbak, lengkap dan rapi gtu :') pasti kalau anak" disitu juga seneng yaak soalnya ada arena bermain untuk anak juga, jd ndak bosan kalau misal menunggu, eits ruang tunggunya juga cozy gtu serba ungu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mbak Lucky 😃 iya nih serba ungu kayaknya warna fave bu dokter Rani deh hehehe bener cozy n homey banget kliniknya 😄

      Delete
  12. Aku paling takut ke dokter gigi, kemarin sempet nulia tentang drama ke dokter gigi. Gusiku bengkak dan harus cabut gigi sebenernya ni cuman belum berani.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Butuh nyali tinggi dan PD kalo berobat ke dokter gigi. Sebenarnya mbak Tetty ga perlu takut. Kan ditangani dokter profesional dan secara personal baik dan ramah hehe cobain ke sini deh 😊

      Delete
  13. Tempatnya enak banget nih Mak. Udah lama gak ke dokter gigi karena males antri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, nyaman dan bersih ya, mbak Leyla :)

      Delete
  14. Tempatnya kereeen dan enak banget ya. Ini aku ada bolong gigi dr hamil anak k-2, mau cabut ga jadi2 sampe sekarang. Kok ngeri yaa 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, harus berani dong, Amel :) kan kasih contoh ke anak2 nanti gimana kalau mamanya takut ke dokter gigi? hehehe....yuks!

      Delete
  15. Wah nyaman banget ya klinik giginya. Anak anak juga pasti enggak tegang kalau diajak kesana utk periksa atau perawatan gigi karena tempatnya yang ramah anak. Dokter-dokternya juga pengalaman ya. Recommended bgt nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betuuul, mbak Dewi :) Homey banget di sini. Dokternya baik2 semua. Cobain aja mbak.

      Delete
  16. beuuuuh itu mini playground-nya keren banget, anak gak bakal takut ke dokter gigi ya mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Habis main2 di mini playground langsung hilang rasa takutnya deh hehe...

      Delete
  17. Aku menyiapkn mental nya wohh.. harus gimana mumet mba ama babam hikss..

    ReplyDelete